Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengelolaan penjaminan mutu internal di lembaga pendidikan tinggi Islam, khususnya yang berkaitan dengan perencanaan mutu, implementasi, evaluasi, pengendalian, perbaikan berkelanjutan, dan integrasi nilai-nilai Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan pimpinan lembaga, personel penjaminan mutu, pengelola fakultas atau program studi, dan dosen. Data dianalisis secara tematik melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sementara kredibilitas data diperkuat melalui triangulasi sumber dan teknik. Temuan menunjukkan bahwa penjaminan mutu internal diimplementasikan melalui siklus perumusan standar mutu, implementasi, pemantauan dan evaluasi, tindakan korektif, dan perbaikan berkelanjutan. Penelitian ini juga menemukan bahwa komitmen kepemimpinan, keterlibatan unit akademik, dan koordinasi antar struktur penjaminan mutu merupakan faktor penting dalam memastikan efektivitas sistem penjaminan mutu. Lebih lanjut, nilai-nilai Islam seperti integritas, tanggung jawab, disiplin, etika, dan pengembangan karakter diintegrasikan ke dalam praktik mutu lembaga dan berkontribusi pada identitas khas pendidikan tinggi Islam. Studi ini menyimpulkan bahwa penjaminan mutu internal tidak seharusnya hanya diposisikan sebagai mekanisme akreditasi dan administrasi, tetapi sebagai sistem manajemen institusional terintegrasi untuk mengembangkan budaya mutu yang berkelanjutan. Studi ini berkontribusi dengan mengusulkan perspektif terintegrasi yang menghubungkan manajemen mutu, kepemimpinan institusional, peningkatan berkelanjutan, dan nilai-nilai Islam dalam sistem penjaminan mutu internal.