Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

URGENSI DAKWAH NABI MUHAMMAD SAW DAN PENDIDIKAN ISLAM Kuswadi, Ali
Istinbath Vol 15 No 1 (2015): Istinbath
Publisher : Kopertais Wilayah VII Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada dasarnya Islam memandang setiap manusia merupakan pemimpin (Khalifah). Sehingga setiap umat Islam sebagai pemimpin harus berusaha secara maksimal untuk meneladani kepemimpinan Rasulullah sebagai konkretisasi kepemimpinan Allah SWT dan peran Allah sebagai pencipta, pengajar dan pendidikan terhadapt umat manusia secara operasional diamanahkan kepada Rasulallah Muhammad SAW yang kemudian dilanjutkan para ulama’ sebagai pewarisnya. Nabi Muhammad SAW selalu berdakwah untuk mendorong manusia agar melaksanakan kebaikan dan menuruti petunjuk, menyuruh mereka berbuat kebajikan dan melarang mereka dari perbuatan munkar, agar mendapat kebahagiaan di dunia dan di akhirat, begitupula dalam dunia pendidikan selalu membimbingan atau memipin secara sadar oleh si pendidikan terhadap perkembangan jasmani dan rohani peserta didik menuju terbentuknya kepribadian yang utama.
PAI dan Radikalisme Feri Riski Dinata; Ali Kuswadi; Muslih Qomarudin
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v9i2.1709

Abstract

Kasus radikalisme atau terorisme di Indonesia banyak terjadi, salah satunya cara untuk menderadikalisasi melalui bidang pendidikan yaitu dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam sebagai salah satu upaya untuk mendorong arus radikalisme harus dilakukan dengan cara komprehensif, dimulai dengan desain perencanaan dan kurikulum melalui proses penyiapan, pengayaan dan atau penguatan terhadap berbagai kompetensi yang telah ada, mendesain proses pembelajaran yang dapat mengembangkan sikap siswa untuk mampu menghormati hak-hak orang lain tanpa membedakan latar belakang ras, agama, bahasa dan budaya, dan tanpa membedakan mayoritas atau minoritas. Nilai-nilai pendidikan anti radikalisme yang diintegrasikan pada pembelajaran PAI meliputi citizenship, compassion, courtesy, fairness, moderation, respect for other, respect for the creator, self control, dan tolerance. Dengan demikian pendidik dapat mengembangkan sikap siswa untuk mampu menghormati hak-hak orang lain tanpa membedakan latar belakang ras, agama, bahasa dan budaya, dan tanpa membedakan mayoritas atau minoritas.
Islam Konservatif dan Masalah Kenegaraan Feri Riski Dinata; Ali Kuswadi
TAFAHUS: JURNAL PENGKAJIAN ISLAM Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Kopertais Wilayah XV Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.891 KB) | DOI: 10.58573/tafahus.v1i1.6

Abstract

This article will discuss several discussion topics related to Conservative Islam and state issues. The research method used is descriptive-historical, which describes what happened in the past, and Analytical-Evaluative in dissecting the writings of Ahmad Syafi'i Ma'arif in his book Islam and State Problems, namely the emergence of the root problems of Islamic politics in Indonesia began during a period of political schism that occurred during the revolutionary period, where Islamic organizations separated from Masjumi, causing the weakening of the political power of the Muslim Ummah in Indonesia. As for Syafi’i Ma’arif's view of the debate that took place in the Constituent Assembly, he was openly grateful that the efforts of Islamic figures who wanted to make Islam the basis of the Indonesian state failed to materialize. So what will happen is great difficulty to implement it in the modern era, because all of this is the result of their ijtihad long before the fall of the Baghdad caliphate and he affirms his stance that efforts to turn Indonesia into an Islamic state, even if it is legal according to the Constitution in 1999 1950 was an unrealistic premature attempt because a solid religious intellectual foundation for such a building had not yet been created
URGENSI DAKWAH NABI MUHAMMAD SAW DAN PENDIDIKAN ISLAM Ali Kuswadi
Istinbath Vol 15 No 1 (2015): Istinbath
Publisher : Kopertais Wilayah VII Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada dasarnya Islam memandang setiap manusia merupakan pemimpin (Khalifah). Sehingga setiap umat Islam sebagai pemimpin harus berusaha secara maksimal untuk meneladani kepemimpinan Rasulullah sebagai konkretisasi kepemimpinan Allah SWT dan peran Allah sebagai pencipta, pengajar dan pendidikan terhadapt umat manusia secara operasional diamanahkan kepada Rasulallah Muhammad SAW yang kemudian dilanjutkan para ulama’ sebagai pewarisnya. Nabi Muhammad SAW selalu berdakwah untuk mendorong manusia agar melaksanakan kebaikan dan menuruti petunjuk, menyuruh mereka berbuat kebajikan dan melarang mereka dari perbuatan munkar, agar mendapat kebahagiaan di dunia dan di akhirat, begitupula dalam dunia pendidikan selalu membimbingan atau memipin secara sadar oleh si pendidikan terhadap perkembangan jasmani dan rohani peserta didik menuju terbentuknya kepribadian yang utama.
ORGANISASI DAN KEPEMIMPINAN Ali Kuswadi
Jurnal Al-Hikmah Vol. 1 No. 1 (2020): Al-Hikmah Way Kanan
Publisher : LP2M STIT Al-Hikmah Way Kanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The leader in an organization has an important role in directing and influencing his subordinates. Without the people who organize and direct an organization, the organization can achieve its goals in accordance with its vision and mission. Therefore, a leader figure is needed to be able to manage and organize the organization to achieve its goals. This study aims to examine the importance of leadership in organizations with a literary approach. This type of research is research with a literature study approach which is done by finding theoretical references in accordance with the case obtained. The leader is a positive and confident person who has a high vision, mission and ethical values, with the ability to convey ideas and be able to encourage and relate well with others. Leadership will be the determining factor for success in an organization. This is because leadership becomes a focal point for significant changes in the organization, leadership becomes a personality that has an impact and leadership is an art in creating organizational compatibility and stability. Keywords: Organization, Leadership
PAI dan Radikalisme Feri Riski Dinata; Ali Kuswadi; Muslih Qomarudin
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v9i2.1709

Abstract

Kasus radikalisme atau terorisme di Indonesia banyak terjadi, salah satunya cara untuk menderadikalisasi melalui bidang pendidikan yaitu dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam sebagai salah satu upaya untuk mendorong arus radikalisme harus dilakukan dengan cara komprehensif, dimulai dengan desain perencanaan dan kurikulum melalui proses penyiapan, pengayaan dan atau penguatan terhadap berbagai kompetensi yang telah ada, mendesain proses pembelajaran yang dapat mengembangkan sikap siswa untuk mampu menghormati hak-hak orang lain tanpa membedakan latar belakang ras, agama, bahasa dan budaya, dan tanpa membedakan mayoritas atau minoritas. Nilai-nilai pendidikan anti radikalisme yang diintegrasikan pada pembelajaran PAI meliputi citizenship, compassion, courtesy, fairness, moderation, respect for other, respect for the creator, self control, dan tolerance. Dengan demikian pendidik dapat mengembangkan sikap siswa untuk mampu menghormati hak-hak orang lain tanpa membedakan latar belakang ras, agama, bahasa dan budaya, dan tanpa membedakan mayoritas atau minoritas.
Asesmen Pembelajaran PAI(Teknik dan Instrumen Asesmen Ranah Pengetahuan Psikomotor) Kelas X SMK Muhammadiyah Tawang Rejo Feri Riski Dinata; Muslih Qomarudin; Ali Kuswadi; Marlina, Marlina; Nabila Raiisa Putri
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 12 No 1 (2025): Al I'tibar: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/v0f03006

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji teknik dan instrumen asesmen ranah psikomotor dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) guna meningkatkan efektivitas pembelajaran. Keberhasilan pembelajaran bergantung pada asesmen yang tepat, yang tidak hanya menilai aspek kognitif dan afektif, tetapi juga psikomotor sebagai cerminan keterampilan fisik peserta didik. Penelitian ini membahas berbagai teknik penilaian psikomotor, seperti tes performa, produk, proyek, dan portofolio. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan analisis deskriptif terhadap berbagai sumber akademik. Hasil kajian menunjukkan bahwa asesmen psikomotor harus mencakup aspek persepsi, kesiapan, keterampilan, dan refleksi tindakan. Instrumen seperti daftar cek, skala penilaian, dan catatan kejadian dapat digunakan untuk menilai keterampilan peserta didik secara objektif. Dengan asesmen yang tepat, pendidik dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran serta memastikan pencapaian kompetensi secara menyeluruh.
Manajemen Pendidikan Kepala Sekolah dalam Mengaplikasikan Visi dan Misi di SMK Negeri 1 Pakuan Ratu Dinata, Feri Riski; Kuswadi, Ali
Islamic Management : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 1 No. 1 (2024): Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Hikmah Bumi Agung Way Kanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63097/vsgqcx74

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran manajemen pendidikan di SMK Negeri 1 Pakuan Ratu Kabupaten Way Kanan, mengetahui gambaran visi dan misi di SMK Negeri 1 Pakuan Ratu Kabupaten Way Kanan serta untuk mengetahui peran manajemen pendidikan kepala sekolah dalam mengaplikasikan visi dan misi di SMK Negeri 1 Pakuan Ratu Kabupaten Way Kanan. Penenlitian ini juga memiliki kegunaan untuk berbagai pihak, baik itu dari pihak tempat penelitian maupun dari pihak peneliti sendiri. Penelitian ini termasuk deskriptif kualitatif, sumber data dalam penelitian ini menentukan subjek dan objek penelitian, metode pengumpulan datanya dengan mengacu pada pedoman wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analis data kualitatif dilakukan secara terus menerus sampai tuntas sehingga datanya jenuh. Aktivitas yang dilakukan dalam analisis data yaitu data reduction, data display, dan clonclusion drawing verification. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajerial kepala sekoalah dalam mengelola manajemen pendidikan untuk mewujudkan visi dan misi di SMK Negeri 1 Pakuan Ratu Kabupaten Way Kanan sangat berperan. Baik kebijakan maupun keputusan yang diambil menjadi dasar untuk menjalankan pendidikan yang muaranya adalah pencapaian visi dan misi sekolah. Untuk menciptakan pendidikan yang berkualitas maka tak lepas dari visi dan misi pendidikan, semakin kuat visi dan semakin baik misinya maka akan semakin berkualitas juga sumber daya manusia yang dapat dihasilkan sehingga dalam mengaplikasikakan visi dan misi pendidikan membutuhkan kebijakan sebagai pedoman atau dasar dalam setiap pelaksanaannya. Selain itu, dibutuhkan kerjasama seluruh warga sekolah melalui kerjasama tertentu baik dalam kegiatan organisasi maupun kegiatan manajemen akan mampu terealisasi dan mencapai tujuan pendidikan yang optimal
Manajemen Ekstrakurikuler Bidang Musik dalam Mengembangkan Minat dan Bakat Siswa di SMK PGRI Sumber Agung Dinata, Feri Riski; Kuswadi, Ali
Islamic Management : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 1 No. 1 (2024): Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Hikmah Bumi Agung Way Kanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63097/p74v3702

Abstract

Manajemen Ekstrakurikuler Bidang Musik di SMK PGRI Sumber Agung. Kajiannya dilatar belakangi oleh ketertarikan peneliti tentang ekstrakurikuler disekolah tersebut sering tampil dalam event-event yang diselenggarakan Pemerintah Buay Madang khususnya dibidang musik. Hal ini dikarenakan SMK PGRI Sumber Agung sangat fokus dalam pembinaan ekstrakurikuler khususnya dibidang musik. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana manajememen ektrakurikuler bidang musik dalam mengembangkan minat dan bakat siswa di SMK PGRI Sumber Agung. Kajian ini menunjukan bahwa: (1) Dalam hal Manajemen ekstrakurikuler di SMK PGRI Sumber Agung mampu memanajemen dengan baik sesuai dengan tujuan yang telah ditentukan. (2) Dalam manajemen ekstrakurikuler bidang musik di SMK PGRI Sumber Agung dapat berjalan dengan baik karena dari pihak sekolah sangat berpartisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler. Manajemen ekstrakurikuler bidang musik di SMK PGRI Sumber Agung Kecamatan Buay Madang Kabupaten OKU Timur berjalan dengan sangat baik, hal ini dapat dilihat dari keberhasilan ekstrakurikuler bidang musik di SMK PGRI Sumber Agung dengan menciptakan sebuah band. Dan keberhasilan ekstrakurikuler bidang musik dalam mengikuti efent yang diadakan di Buay Madang. Manajemen ekstrakurikuler bidang musik mendapat perhatian lebih dari kepala sekolah, dikarenakan melalui ekstrakurikuler musik menjadi bahan promosi agar dapat menarik siswa siswi baru
Tantangan dan Peluang Manajemen Pendidikan Islam dalam Penguatan Moderasi Beragama di Lingkungan Pesantren Malik, Muhammad Abdul Malik; Feri Riski Dinata; Ali Kuswadi
Islamic Management : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 1 No. 2 (2025): Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Hikmah Bumi Agung Way Kanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63097/6m6rfn42

Abstract

Artikel ini membahas tantangan dan peluang yang dihadapi oleh manajemen pendidikan Islam dalam penguatan moderasi beragama di lingkungan pesantren. Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter dan pemahaman keagamaan santri. Dalam konteks ini, manajemen pendidikan Islam harus mampu mengintegrasikan kurikulum yang menekankan nilai-nilai toleransi, saling menghormati, dan keterbukaan terhadap perbedaan. Di sisi lain, terdapat peluang besar bagi pesantren untuk berperan aktif dalam mempromosikan moderasi beragama. Dengan memanfaatkan jaringan alumni dan kerjasama dengan berbagai lembaga, pesantren dapat menjadi garda terdepan dalam menyebarkan nilai-nilai moderat. Program-program pelatihan bagi pengasuh pesantren dan santri yang berfokus pada pengembangan kapasitas dalam berdialog dan berinteraksi dengan berbagai kelompok masyarakat juga perlu ditingkatkan. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dan organisasi masyarakat sipil dalam memperkuat moderasi beragama di Indonesia. Secara keseluruhan, meskipun terdapat berbagai tantangan, manajemen pendidikan Islam di pesantren memiliki peluang yang signifikan untuk memperkuat moderasi beragama. Dengan pendekatan yang tepat, pesantren dapat menjadi model dalam menciptakan masyarakat yang toleran dan harmonis. Artikel ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi para pengambil kebijakan, pendidik, dan masyarakat luas mengenai pentingnya peran pesantren dalam penguatan moderasi beragama di Indonesia