Mega Ika Mariana
SMP Negeri 3 Madiun

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Pemahaman Bullying melalui Bimbingan Klasikal Berbasis Cooperative Learning Siswa SMP Negeri 3 Madiun Rahmadhani Putri Ningtiyas; Dahlia Novarianing Asri; Mega Ika Mariana
DA'WA: Jurnal Bimbingan Penyuluhan & Konseling Islam Vol. 6 No. 1 (2026): September
Publisher : IAI Miftahul Ulum Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36420/e8t2aq89

Abstract

Bullying masih menjadi salah satu permasalahan yang ditemukan di lingkungan sekolah dan dapat memberikan dampak negatif terhadap kondisi psikologis maupun akademik siswa. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai bullying sebagai langkah pencegahan perilaku bullying di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan layanan bimbingan klasikal berbasis cooperative learning terhadap pemahaman bullying siswa kelas VII A SMP Negeri 3 Madiun. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-eksperimen dan desain One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian berjumlah 30 siswa kelas VII A yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket pemahaman bullying dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta paired sample t-test dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor pemahaman bullyingsiswa meningkat dari 65,90 pada saat pretest menjadi 87,57 pada saat posttest. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan terdapat perbedaanyang signifikan antara skor pretest dan posttest (t = -7,811; p < 0,001) dengan ukuran efek yang besar (Cohen’s d = 1,426) yang menunjukkan bahwa layanan bimbingan klasikal berbasis cooperative learning memberikan pengaruh yang kuat terhadap peningkatan pemahaman bullying pada siswa. Dengan demikian, layanan bimbingan klasikal berbasis cooperative learning dapat meningkatkan pemahaman bullying siswa kelas VII A SMP Negeri 3 Madiun.
Peningkatan Kemampuan Interaksi Sosial Positif melalui Game-Based Learning pada Siswa SMP Negeri 3 Madiun Nurul Laily; Dahlia Novarianing Asri; Mega Ika Mariana
DA'WA: Jurnal Bimbingan Penyuluhan & Konseling Islam Vol. 6 No. 1 (2026): September
Publisher : IAI Miftahul Ulum Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36420/f6zsa915

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan interaksi sosial positif siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Madiun setelah mengikuti layanan bimbingan klasikal berbasis Game-Based Learning. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri dari 31 siswa kelas VIII B yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa angket 19 item yang diadaptasi dari Skala Interaksi Sosial Bella Muliana, kemudian diuji validitas dan reliabilitasnya. Prosedur pengumpulan data meliputi pemberian pretest, pelaksanaan layanan bimbingan klasikal berbasis Game-Based Learning melalui permainan Bingo Pertemanan, role play Kartu Tantangan Sosial, dan Game Rantai Respons Positif, serta pemberian posttest. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, dan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata skor pretest dari 44,10 menjadi 67,77 pada posttest. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai t = -9,729, df = 30, dan signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest. Nilai effect size Cohen’s d sebesar 1,747 menunjukkan bahwa perubahan yang terjadi berada pada kategori besar. Temuan ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan interaksi sosial positif siswa setelah mengikuti layanan bimbingan klasikal berbasis Game-Based Learning. Layanan ini membantu siswa belajar berinteraksi melalui pengalaman langsung, meningkatkan partisipasi aktif, keberanian bertanya, kerja sama, empati, dan kemampuan menyesuaikan diri dengan teman sebaya.