Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Smart Safety for Kids melalui Penguatan Kompetensi Guru PAUD dalam Mengembangkan Media Edukasi Keselamatan Diri Berbasis Teachable Machine Dhea Ardiyanti; Asep Kurnia Jayadinata; Gia Nikawanti; Alfiana Nurussama; Alya Rizky Febriani; Alfira Khoirunnisa; Devi Aulianti; Annisa Al-Aribah; Laksminawati Agustine Arifin
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i3.5350

Abstract

Pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran membuka peluang bagi guru PAUD untuk mengembangkan media pembelajaran yang inovatif dan interaktif. Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan komptensi guru PAUD dalam mengembangkan media edukasi keselamatan diri berbasis Teachable Machine dan pictoblox. Kegiatan dilaksanakan di Gedung Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Purwakarta pada Kamis 16 Juli 2026 dengan menggunakan metode pelatihan partisipatif. Peserta berjumlah 10 guru PAUD dari sekolah mitra yang ditentukan melalui teknik purposive sampling, dengan kriteria guru aktif dan bersedia mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi. Materi pelatihan mencakup konsep keselamatan diri anak serta pemanfaatan AI dalam pengembangan media pembelajaran. Evaluasi dilakukan melalui pretest, posttest, dan observasi selama pelaksanaan kegiatan. Hasil pretest menunjukkan bahwa peserta telah memiliki kesiapan dalam menggunakana teknologi digital, yang ditunjukkan oleh 100% pesera terbiasa menggunakan laptop atau kemputer dan media pembelajaran digital. Namun, pengetahuan terkait dengan Teachable machine dan pictoblox masih terbatas. Setelah pelatihan, terjadi peningkatan respon yang positif terhadap pengguanaan teachable machine dan pictoblox. Secara keseluruhan, kegaitan pelatihan berbasis praktik dan penadmpingan dapat meningkatkan kesiapan dan kompetensi guru dalam memangfaatkan AI untuk mengembangkan media edukasi keselamatan diri anak. Kegiatan lanjutan diperlukan untuk memperkuat kemandirian guru dan mengoptimalkan implementasi media di lingkungan pembelajaran PAUD.
Hubungan Keterlibatan Orang Tua dengan Minat Seni Tari Anak Usia Dini Laksminawati Agustine Arifin; Gia Nikawanti; Dhea Ardiyanti
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 2 (2026): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v9i2.12651

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keterlibatan orang tua, tingkat minat seni tari anak usia dini, serta menganalisis hubungan antara keterlibatan orang tua dan minat seni tari anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional ex post facto. Responden penelitian berjumlah 32 orang tua yang memiliki anak usia 4-7 tahun yang mengikuti kegiatan seni tari di enam sanggar seni tari di Kabupaten Purwakarta. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner keterlibatan orang tua yang terdiri atas 20 pernyataan dan instrumen minat seni tari yang terdiri atas 15 pernyataan yang dinilai oleh pelatih sanggar berdasarkan pengamatan terhadap perilaku anak. Instrumen diuji validitas dan reliabilitasnya menggunakan data responden penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji linearitas, dan regresi linear sederhana dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua berada pada kategori tinggi pada 50,0% responden, sedangkan minat seni tari anak relatif seimbang pada kategori rendah (34,4%), sedang (34,4%) dan tinggi (31,3%). Hasil uji regresi menunjukkan koefisien regresi B = 0,119 (t = 1,981; p = 0,057; standardized Beta = 0,340) dengan interval kepercayaan 95% [-0,004,0,242]. Meskipun menunjukkan arah hubungan positif, hubungan tersebut belum sginifikan secara statistik pada taraf signifikansi 5%. Nilai R² sebesar 0,116 (Adjusted R² = 0,086) menujukkan bahwa keterlibatan orang tua menjelaskan 11,6% variasi skor minat seni tari anak dalam model penelitian. Mengingat ukuran sampel terbatas (n = 32), hasil ini mengindikasikan bahwa penelitian ini tidak menemukan hubungan yang signifikan secara statistik antara keterlibatan orang tua dengan minat seni tari anak usia dini pada taraf signifikansi 5%.