Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengembangan Komik Digital Materi Hak, Kewajiban, dan Tanggung Jawab untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Hanna Hanifah; Ani Nur Aeni; Asep Kurnia Jayadinata
ASANKA : Journal of Social Science and Education Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/asanka.v4i1.5782

Abstract

Media digital terus berkembang diberbagai aspek kehidupan khususnya pada pendidikan. Guru dituntut untuk memberikan media pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan saat ini untuk membuat siswa dapat beradaptasi dengan media digital yang berkembang. Pengembangan suatu media pembelajaran sangat berguna agar  siswa dapat lebih memahami pembelajaran dan meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui kelayakan media komik digital dalam pembelajaran PKN siswa kelas VI, (2) mendeskripsikan hasil penggunaan media komik digital pada pembelajaran PKN, 3) menguji besarnya peningkatan pemahaman siswa kelas VI pada penggunaan komik digital. Jenis penelitian ini merupakan Research and Development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE yaitu Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluate.  Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VI SDN Cimalaka III. Instrumen yang digunakan menggunakan angket validasi dan soal pretest-posttest. Hasil dari penelitian ini menunjukan, 1) kelayakan komik digital diperoleh dari persentase hasil validasi oleh ahli media sebesar 83,3% dan ahli materi sebesar 90% , 2) Terdapat perbedaan rata-rata antara pretest dan post test, dimana hasil post test sebesar 84,23 lebih baik daripada hasil pretest sebesar 74,43 , 3) Peningkatan pemahaman yang terjadi setelah pembelajaran PKN dengan menggunakan Komik Digital adalah sebesar 38,47%
Pengembangan LKPD Berbantuan Liveworksheet Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep IPA Siswa Kelas IV SD Juniar Maulani; Jajang Bayu Kelana; Asep Kurnia Jayadinata
Jurnal Profesi Pendidikan (JPP) Vol 1, No 2 (2022): Desember
Publisher : PPG IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1008.883 KB) | DOI: 10.22460/jpp.v1i2.11613

Abstract

Permasalahan yang ada dilapangan sebagian guru hanya melakukan pembelajaran dengan metode ceramah saja tanpa adanya bahan ajar berupa LKPD pembelajaran praktik  hanya sesekali digunakan khususnya pembelajaran IPA hanya di contohkan saja dan tidak ada keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. LKPD yang digunakan  masih berupa buku atau modul. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan produk LKPD interaktif  yang valid dan praktis menggunakan berbantuan liveworksheests untuk meningkatkan pemahaman konsep IPA. Metode penelitian ini menggunakan metode research and development (Rnd) dengan model Borg and gall yang dimodifikasi menjadi 9 tahapan. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, angket validasi digunakan kepada 3 ahli, yakni ahli media, ahli materi dan ahli praktisi. Angket validasi  yang digunakan untuk mengetahui kelayakan produk yang akan dikembangkan  serta soal tes berupa pretest dan postest.  Berdasarkan hasil penelitian memperoleh rata rata dalam ahli media sebesar 95 % sedangkan ahli materi 97% dan ahli praktisi 100% dengan kriteria sangat layak. Respon siswa pada saat uji terbatas memperoleh hasil 85% dan uji luas 87% dengan kategori sangat tertarik dan untuk soal tes memperoleh nilai Ngain sebesar 0,67 dengan interpretasi sedang. 
Pengaruh Bahan Ajar Power Point Interaktif Dengan Model Contextual Teaching And Learning (CTL) Untuk Meningkatan Pemahaman Konsep Pelajaran Pkn Kelas V SD Rai Restu Gustina; Asep Kurnia Jayadinata
Jurnal Profesi Pendidikan (JPP) Vol 2, No 1 (2023): Juni
Publisher : PPG IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/jpp.v2i1.11615

Abstract

Pada jenjang sekolah dasar, pelajaran PKn memiliki peran yang sangat penting bagi siswa, PKn menjadi tolak ukur siswa untuk mempelajari norma-norma kehidupan berbangsa dan bernegara yang berpengaruh pada kehidupan sehari-hari, PKn memerlukan pemahaman konsep lebih terperinci maka diperlukannya sebuah strategi pembelajaran yang tepat. Salah satunya dengan menggunakan bahan ajar power point interaktif dengan menggunakan model contextual teaching and learning (CTL). Metode peneltian yang digunakan yakni Research Development (RD). Subjek dalam penelitian ini yakni guru dan siswa kelas V SD Negeri Cikitu 01 dan SD Negeri Cikitu 03. Data dikumpulkan dengan obsevasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Hipotesis penelitian diuji dengan menggunakan program Microsoft Office Excel dan SPSS. Hasil menunjukan bahwa dengan menggunakan bahan ajar dan model tersebut peningkatan pemahaman konsep melalui posttest meningkat ebesar 52% dan 42 % dengan validasi masing-masing berada pada interval 61%P ≤ 80 % representasi baik ditambah dengan hasil respon guru yakni mendapat persentase 92% dan 93 % dari persentese ideal 100%, dan peserta didik berada pada klasifikasi 3,56 dan 3,71 dengan representasi sangat baik. Penelitian ini berkesimpulan bahwa terdapat peningkatan pemahaman konsep pada peserta didik dengan menggunakan bahan ajar power point interaktif dan menggunakan model contextual teaching and learning (CTL).
Optimization of Stunting Prevention Education Programs in Improving The Quality of Parenting and Nutritional Balance of Children Khansa Dinah Trisnawati; Muthia Lestari; Widi Syawali; Firda Alfira Muklis; Asep Kurnia Jayadinata; Idat Muqadas; Gia Nikawanti
TAAWUN Vol. 5 No. 01 (2025): TA'AWUN FEBRUARY 2025
Publisher : Pusat Penelitian Pengabdian Pada Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Fattah Siman Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37850/taawun.v5i01.896

Abstract

This Community Service Activity aims to increase the understanding and awareness of parents in Margamukti Village regarding the importance of proper parenting patterns and balanced nutritional health in early childhood. The research method used is a qualitative approach with observation data collection, interviews, and documentation. The study's results showed increased public knowledge and awareness of the importance of proper parenting patterns and balanced nutrition to prevent stunting. The interactive discussion opened space for participants to share experiences and find solutions to various challenges faced in maintaining children's health and nutrition. Overall, this activity succeeded in achieving its goal of providing education and awareness to the community, which is expected to be the first step in reducing stunting rates in Margamukti Village. This community service activity emphasizes the importance of the involvement of various parties, including pregnant women, breastfeeding mothers, posyandu cadres, and the community, in supporting stunting prevention. With a qualitative approach focusing on counseling and in-depth information delivery, this program can help reduce the risk of stunting in the target area. The impact is not only on children's health but also on improving the quality of human resources in the future.
Parents' Views on the Role of Male Teachers in Early Childhood Education Yosifa Qolbi Noor; Asep Kurnia Jayadinata; Dhea Ardiyanti
TEMATIK: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 11 No. 2 (2025): TEMATIK: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tematik.v11i2.10146

Abstract

This study aims to examine parents' views on the usefulness and professional role of male teachers in the Early Childhood Education (ECE) unit. The background of this research stems from the low number of male teachers in ECE, both nationally and globally, which has led to various perceptions among parents, ranging from doubts about competence to recognition of the positive contributions of male teachers. The research method used is a phenomenological qualitative approach with interpretative phenomenological analysis, covering aspects of parental trust, professional competence, parenting roles, gender stereotypes, and acceptance and expectations. The respondents were ten parents of ECE students at TKIT Cendekia, Purwakarta. Participants were selected by purposive sampling, with the main criterion. The results of the study are expected to provide a comprehensive picture of the level of parental acceptance of male teachers, as well as identify factors that strengthen or weaken this trust. Theoretically, this research contributes to expanding the study of the role of gender in early childhood education. Practically, the results of the research can be the basis for ECE institutions and policymakers in designing strategies to increase the representation of male teachers and build effective communication with parents to reduce negative stereotypes.
Design and Evaluation of Digidongeng: An Interactive Digital Storybook for Early Childhood Sexual Education Naura Shafwah; Asep Kurnia Jayadinata; Risty Justicia; Lily Muliana Mustafa; Dhea Ardiyanti
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 4 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i4.8215

Abstract

Cases of sexual violence against young children continue to rise, underscoring the need for developmentally appropriate and engaging early childhood sexual education. This study aimed to (1) analyze teachers’ needs for sexual education learning media and (2) design, develop, and conduct an initial evaluation of Digidongeng, an interactive digital storybook for children aged 5–6 years. Using a Design and Development approach with the ADDIE model, the analysis stage involved interviews with two early childhood teachers to identify content priorities, preferred media features, and implementation concerns. Based on these findings, Digidongeng was designed and developed using Book Creator with multimedia elements (narration, visuals, and interactive buttons). The product was validated by two experts (content and media) using a 4-point rubric covering presentation, relevance, usability, and safety. A limited classroom trial was then conducted with 20 kindergarten children; children’s engagement, ability to operate the media, and observable comprehension were documented using observation sheets. Expert validation indicated that Digidongeng was highly feasible (98.07% for both content and media validation). In the field trial, overall feasibility reached 93.5% (374/400), with children showing high interaction and sustained interest, and teachers reporting that guided facilitation supported children’s participation. Digidongeng demonstrates strong initial feasibility and acceptability as an interactive, child-friendly medium to support early childhood sexual education. Further research should examine learning outcomes with stronger evaluation designs and broader implementation across diverse settings.
ANALISIS DAMPAK POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP KESEHATAN GIZI ANAK DI DESA MARGAMUKTI Farel Azzahra; Gina Kharisma Hammudah; Kireina Putri Adzkia; Risma Koriah Solihat; Asep Kurnia Jayadinata; Gia Nikawanti; Dhea Ardiyanti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.40311

Abstract

Pola asuh orang tua adalah peran penting dalam menentukan status kesehatan dan gizi anak. Aspek perkembangan anak yang terpengaruh dari pola asuh orang tua hanya sebatas pembentukan karakter dan kepribadian anak saja. Akan tetapi, banyak aspek perkembangan anak yang dipengaruhi oleh pola asuh orang tua, salah satunya yakni aspek tumbuh kembang gizi anak usia dini. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis bagaimana pola asuh orang tua yang memberikan dampak pada status gizi anak di Desa Margamukti. Metode penelitian nya yaitu pendekatan kuantitatif dan desain deskriptif survei, instrumen yang dipakai yaitu menggunakan kuesioner. Hasil analisis yang telah dilakukan tingkat kesadaran gizi  orang tua di Desa Margamukti mayoritas memiliki tingkat kesadaran yang tinggi, akan tetapi terdapat tantangan yang dirasakan oleh orang tua yaitu kondisi ekonomi.
PEMANFAATAN BAHAN MAKANAN LOKAL SEBAGAI SUMBER NUTRISI UNTUK ANAK USIA DINI DI DESA MARGAMUKTI KECAMATAN PANGALENGAN Dea Amelia; Fairuz Afra Rafifah; Jihan Fauziah; Zulfa Syarifah; Asep Kurnia Jayadinata; Idat Muqodas
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.41561

Abstract

Pemanfaatan bahan makanan lokal sebagai sumber nutrisi untuk anak usia dini memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak, khususnya di Desa Margamukti, kecamatan Pangalengan. Desa Margamukti memiliki potensi besar dalam menghasilkan sayur-sayuran seperti kentang, wortel, dan lainnya, yang dapat menjadi sumber nutrisi penting bagi anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemanfaatan bahan makanan lokal sebagai sumber nutrisi melalui edukasi dan pelatihan masyarakat. Metode yang digunakan meliputi pelatihan, workshop, wawancara dan pendampingan ibu rumah tangga dalam pengolahan bahan lokal menjadi makanan menarik, seperti bento. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan ini bisa meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya makanan lokal dalam mencegah stunting dan mendukung tumbuh kembang anak. Selain itu, kreativitas dalam pengelolaan bahan makanan lokal mampu membuat anak tertarik untuk mengkonsumsinya.
Peran Guru dalam Menumbuhkan Kemandirian Anak Usia 5-6 Tahun di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur Dwinta Nuha Afifah; Asep Kurnia Jayadinata; Dhea Ardiyanti; Budi Siswanto; Rupinis
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 11 No 1 (2026): Vol. 11 No. 1 (2026): Volume 11, Nomor 1, April 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp.v11n1.p40-48

Abstract

This study aims to explain the role of teachers in fostering the independence of children aged 5-6 years. The purpose of this study is to examine teachers' roles in fostering independence among children aged 5-6 years. Children's independence is an important aspect of development closely related to problem-solving skills and the formation of a responsible, confident character. This study uses a qualitative case study approach. Data were obtained through observation, in-depth interviews, and documentation, and analyzed using Miles and Huberman's interactive model. The findings of this study show that teachers serve as facilitators, role models, encouragers, and consistent rule-makers to instill independent habits in children. The steps taken include providing real examples, providing verbal encouragement, positive appreciation, and providing opportunities for children to complete tasks independently. Simple activities such as eating, putting on shoes, buttoning clothes, and tidying up toys are practical for developing a sense of responsibility and problem-solving skills. This study emphasizes the importance of consistency in habituation, a supportive environment, and cooperation between teachers and parents to increase children's independence from an early age
Analysis of Scribbling Activities as Self-Expression and Creativity in Early Childhood Wilda Fitria Nurliani; Asep Kurnia Jayadinata; Dhea Ardiyanti
TEMATIK: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 12 No. 1 (2026): TEMATIK: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini (On Progres
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tematik.v12i1.12638

Abstract

This study aims to analyze scribbling activities as a medium of self-expression and creativity in early childhood. The study is based on the view that children’s scribbles are often perceived merely as random marks or fine motor exercises, although they may contain symbolic meanings related to emotions, experiences, and imagination. Using a qualitative case study approach, this investigation was conducted at one of the early childhood education units in Purwakarta. Data were collected through observation, interviews, and documentation of children’s visual works. The findings show that scribbling goes beyond ordinary physical-motor activity; it functions as symbolic representation that communicates feelings, daily memories, and children’s imagination. Children who are given the freedom to scribble tend to show creativity, flexibility in thinking, and confidence in expressing ideas. Environmental factors, especially teachers and the learning environment, play an important role in facilitating children’s expressive and creative development. This study concludes that scribbling should be positioned as a meaningful learning activity that supports children’s holistic development.