Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Literatur Review Analisis Kelengkapan Berkas Rekam Medis Pada Pelayanan Rawat Inap Di Fasyankes Mei Puspitasari; Sinta Novratilova; Nurlita Fauziah; Putri Ratna; Ranita Prahesthika Afvitanury; Romie Salmana Nabiila Faiz Putra
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 21 No. 3 (2026): Diagnosis : Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/trac6073

Abstract

Rekam medis merupakan dokumen penting dalam pelayanan kesehatan yang berfungsi sebagai sumber informasi klinis, alat komunikasi antar tenaga kesehatan, serta indikator mutu pelayanan. Namun, ketidaklengkapan pengisian rekam medis masih sering ditemukan pada pelayanan rawat inap dan dapat berdampak terhadap keselamatan pasien, proses administrasi, serta klaim pembiayaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelengkapan berkas rekam medis pada pelayanan rawat inap di fasilitas pelayanan kesehatan, mengidentifikasi faktor-faktor penyebab ketidaklengkapan, serta mengkaji upaya perbaikan yang dapat dilakukan. Penelitian menggunakan metode literature review dengan pendekatan narrative review. Data diperoleh melalui penelusuran artikel ilmiah pada database Google Scholar menggunakan kata kunci yang telah ditentukan. Sebanyak 8 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan diterbitkan pada tahun 2022–2026 dianalisis secara naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kelengkapan rekam medis masih belum optimal, terutama pada komponen identifikasi pasien, laporan penting, autentikasi petugas, dan resume medis. Faktor yang memengaruhi ketidaklengkapan meliputi aspek sumber daya manusia, kepatuhan terhadap standar operasional prosedur, keterbatasan sarana dan teknologi, serta penerapan rekam medis elektronik yang belum optimal. Disimpulkan bahwa kelengkapan rekam medis rawat inap masih perlu ditingkatkan melalui pelatihan petugas, audit berkala, penguatan penerapan SOP, serta pengembangan sistem rekam medis yang lebih efektif guna mendukung mutu pelayanan kesehatan
EFEKTIVITAS EDUKASI GIZI DALAM MENINGKATKAN PERILAKU IBU BALITA TENTANG PENCEGAHAN STUNTING DI DESA PANDAK, KABUPATEN SRAGEN Wahyu Ratri Sukmaningsih; Adhitya Wahyu Kurniawan; Nurlita Fauziah; Sri Rohmiyati; Zakiya Murni Setyawati; Munawwarah
Jurnal Farmasindo: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Politeknik Indonusa Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/farmasindo.v9i2.290

Abstract

Stunting is still a health priority in Indonesia and has an impact on children's physical growth, cognitive development, and long-term health. Although the national prevalence shows a downward trend, the achievement of the 2020-2024 RPJMN target has not been optimal so more effective nutritional intervention is needed, especially at the family level. This study aims to analyze the effectiveness of nutrition education in improving the knowledge, attitudes, and practices of toddler mothers related to stunting prevention in Pandak Village, Sragen Regency. The study used a quasi-experimental design with one group pretest-posttest on 30 purposively selected toddler mothers. Instruments include questionnaires of knowledge (15 item), attitudes (10 item), and practices (10 item) for which validity and reliability have been tested. Educational interventions are conducted through lectures, discussions, and demonstrations. Analysis of the data using the Wilcoxon test. The results showed a significant improvement in all variables after the intervention: the average knowledge score of 60 ± 8,5 to 85 ± 7,.2 (p = 0,000), the average attitude score of 65,2 ± 9,1 to 82,3 ± 6,8 (p = 0,001), the average practice score of 62,4 ± 10 to 84,7 ± 8,1 (p = 0,000). The pre-test and post-test took place on the same day. The measurement of practice in this study is self-reported. The proportion of categories both in knowledge, attitude, and practice increases meaningfully. This study concluded that nutrition education is effective in improving stunting prevention behavior in toddler mothers and is recommended to be implemented continuously in posyandu activities.