Nurul Azizah Syahbilla
Politeknik Penerbangan Indonesia Curug

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Rancangan Pemasangan Runway Guard Light pada Taxiway Golf dan Hotel di Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma Muhammad Raihan Jauhari; Nurhedhi Desryanto; Nurul Azizah Syahbilla
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.9113

Abstract

Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma memiliki intensitas pergerakan pesawat yang tinggi, namun Taxiway Golf dan Taxiway Hotel belum dilengkapi Runway Guard Light (RGL) sehingga berpotensi meningkatkan risiko runway incursion, terutama karena kedua taxiway tersebut berfungsi sebagai akses keluar-masuk apron selatan sekaligus taxiway paralel akibat bandara belum memiliki parallel taxiway tersendiri. Kondisi tersebut menjadi dasar dilakukannya penelitian ini, yang bertujuan menghasilkan rancangan teknis pemasangan RGL pada Taxiway Golf dan Hotel sesuai standar dan regulasi keselamatan penerbangan yang berlaku. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) Level 1 yang terdiri atas enam tahapan, yaitu potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, dan desain tervalidasi. Metode ini dipilih karena sesuai dengan sifat penelitian yang menghasilkan produk rancangan teknis serta memerlukan proses validasi oleh pihak teknis bandara sebelum rancangan dinyatakan layak. Hasil penelitian berupa Detailed Engineering Design (DED) yang meliputi gambar teknis, Rencana Anggaran Biaya (RAB), dan Rencana Kerja dan Syarat (RKS). Rancangan menggunakan 18 unit RGL Konfigurasi B (inset) tipe IRGL-STB-L, terdiri atas 9 unit pada Taxiway Golf dan 9 unit pada Taxiway Hotel, dengan memanfaatkan Constant Current Regulator (CCR) South Apron yang telah tersedia sehingga tidak memerlukan penambahan CCR baru. Hasil validasi oleh pihak teknis bandara menunjukkan bahwa rancangan telah memenuhi standar teknis dan keselamatan penerbangan yang berlaku, sehingga dapat dijadikan acuan dalam rencana pemasangan RGL di Bandara Internasional Halim Perdanakusuma. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengkaji penambahan sirkuit kedua pada CCR Taxiway Golf dan Hotel guna meningkatkan keandalan sistem apabila terjadi gangguan pada salah satu sirkuit.
Rancang Bangun Sistem Monitoring Transformator Distribusi Berbasis ESP-32 Guna Deteksi Dini Kondisi Abnormal Abimanyu Furqan Al-Hagus; Taryana; Nurul Azizah Syahbilla
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.9140

Abstract

Peningkatan beban pada transformator distribusi dapat menyebabkan kenaikan arus tiap fasa, ketidakseimbangan beban, dan peningkatan suhu yang berpotensi menurunkan keandalan serta umur operasi transformator. Pemantauan yang masih dilakukan secara berkala belum mampu memberikan informasi kondisi transformator secara kontinu dan real-time, sehingga diperlukan sistem monitoring yang dapat memberikan informasi kondisi abnormal secara lebih cepat. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem monitoring transformator distribusi berbasis mikrokontroler ESP-32 yang mampu memantau arus tiap fasa dan suhu serta mengolah data menjadi informasi overload, overheat, dan unbalance. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) karena penelitian berorientasi pada pengembangan dan pengujian purwarupa secara bertahap. Tahapan penelitian meliputi identifikasi potensi dan masalah, pengumpulan data, perancangan produk, validasi rancangan, revisi, pengujian produk, revisi produk, dan uji coba pemakaian. Purwarupa menggunakan tiga sensor SCT-013 untuk pengukuran arus fasa R, S, dan T, sensor suhu DS18B20, mikrokontroler ESP-32, Firebase Realtime Database, serta web monitoring. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu membaca data arus dan suhu, mengolah parameter overload, overheat, dan unbalance, mengirimkan data ke Firebase Realtime Database, serta menampilkan informasi kondisi transformator melalui web secara real-time. Sistem yang dikembangkan dapat digunakan sebagai media pemantauan kondisi transformator distribusi berdasarkan parameter arus dan suhu untuk mendukung deteksi dini kondisi abnormal. Penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk meningkatkan akurasi sensor arus, menambahkan parameter pengukuran lain, mengembangkan penerapan langsung pada transformator distribusi, serta menambahkan fitur keamanan siber, SOP penanganan, dan notifikasi otomatis.