Salsabila Maharani
Universitas Esa Unggul

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Gambaran Stres Kerja pada Pekerja di PT X pada Tahun 2026 Salsabila Maharani; Eka Cempaka Putri; Fierdania Yusvita; Izzatu Millah
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.9178

Abstract

Stres kerja merupakan salah satu masalah psikososial utama dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) perkantoran yang dapat menurunkan produktivitas dan memicu gangguan kesehatan. Karyawan PT X dihadapkan pada tuntutan akurasi tinggi dan tenggat waktu ketat dalam industri inspeksi, yang berpotensi memicu stres kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran stres kerja pada pekerja di PT X Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan analisis deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 54 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner untuk mengukur stres kerja dengan menggunakan Perceived Stress Scale-10. Metode deskriptif dan teknik total sampling dipilih agar dapat menyajikan gambaran tingkat stres kerja seluruh populasi karyawan secara objektif dan menyeluruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pekerja berada pada kategori sedang, yaitu sebanyak 45 pekerja (83,3%). Kemudian pekerja dengan kategori stres ringan berjumlah 7 orang (13,0%) dan pekerja dengan kategori stres tinggi berjumlah 2 orang (3,7%). Berdasarkan analisis distribusi jawaban per item pernyataan, bentuk respons stres yang paling menonjol dirasakan pekerja adalah perasaan gelisah dan tertekan (item nomor 3) dengan nilai mean tertinggi sebesar 2,35, sedangkan aspek yang paling minimal dikeluhkan adalah keyakinan diri dalam mengatasi masalah pribadi (item nomor 4) dengan nilai mean terkecil sebesar 1,57. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pekerja di PT X mengalami tingkat stres kerja pada kategori sedang yang didominasi oleh respons psikologis berupa perasaan gelisah dan tertekan. Rekomendasi bagi manajemen PT X yaitu penyediaan program pelatihan manajemen stres kerja, penyederhanaan alur pelaporan administrasi internal, penguatan dukungan sosial, serta implementasi pemantauan tingkat stres kerja secara berkala, serta bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk meneliti faktor-faktor spesifik yang memengaruhi stres tersebut.