Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Theory Of Constraints Dan Jidoka Untuk Mengatasi Bottleneck Pada ProsesTransfer Display Box Dari Packing Table Ke Shrink Tunnel Di PT ABC Anto Saryono; Eko Nugroho; Abby Yazid Bustommy
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 4 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i4.555

Abstract

Proses transfer Display Box (DB) dari packing table menuju shrink tunnel pada Line X PT ABC masih dilakukan secara manual oleh satu operator yang melayani enam mesin packing. Kondisi ini menimbulkan bottleneck, penumpukan Work In Process (WIP), waiting time yang tinggi, dan cycle time yang panjang. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bottleneck, menerapkan Theory of Constraints (TOC) dan prinsip Jidoka, serta mengevaluasi perubahan kinerja proses transfer setelah perbaikan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, pengukuran stopwatch, dan dokumen produksi pada kondisi sebelum dan sesudah perbaikan. Lima tahap TOC digunakan untuk mengidentifikasi, mengeksploitasi, menyesuaikan, meningkatkan kapasitas, dan mengevaluasi kembali constraint. Perbaikan pada tahap peningkatan kapasitas dilakukan melalui sensor, phuser pneumatik, penataan area transfer, dan peningkatan kecepatan conveyor dari 11 m/menit menjadi 15 m/menit. Hasil menunjukkan rata-rata output meningkat dari 1.395,9 DB/jam menjadi 1.519,6 DB/jam atau 8,86%. WIP turun dari 209,9 DB menjadi 77 DB atau 63,32%. Cycle time turun dari 13,70 detik/DB menjadi 9,00 detik/DB atau 34,31%, sedangkan waiting time turun dari 63,17 detik/DB menjadi 47,17 detik/DB atau 25,33%. Pencapaian produksi meningkat dari 84% sebelum perbaikan menjadi 90% pada Juni dan 91% pada Juli 2026. Hasil menunjukkan bahwa kombinasi TOC dan Jidoka memperbaiki kelancaran aliran proses transfer, meskipun target perusahaan sebesar 93% belum tercapai.
Edukasi Digital Marketing dan Pembayaran Cashless sebagai Upaya Pengembangan UMKM di Desa Pisangan Jaya Mochamad Eko Nugroho; Eka Sahari Arosanto; Yossy Arisandi; Hendro Purnomo; Anto Saryono
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 1 (2026): Abdira, Januari
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i1.1403

Abstract

This community service program, the Community Service Program (KKN), was implemented to address the low digital literacy of MSMEs in Pisangan Jaya Village, RT 02 RW 014, Sepatan District, Tangerang Regency. This lack of understanding of digital marketing, the use of online platforms, and the implementation of cashless payments hinders local MSMEs' growth and market expansion. This activity aims to increase the capacity of MSMEs to utilize digital technology, specifically through digital marketing education, optimization of WhatsApp Business, Google Business Profile, and the use of QRIS-based payment systems. Implementation methods included field observation, coordination with village officials, material development, hands-on application use, and outreach on the theme "Strengthening MSMEs Based on Technology." The results of the activity demonstrated an increased understanding of participants regarding digital promotion strategies, content creation, the convenience of cashless transactions, and the importance of digital financial records. This program helps MSMEs better prepare for competition through the use of modern technology and has a positive impact on local economic development.