Abdul Kadir
Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Darul Ulum, Lampung Timur

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Maqāṣid al-Sharī‘ah terhadap Praktik Perdagangan Pakaian Bekas Impor (Thrifting) dalam Perspektif Kemaslahatan Ekonomi Urip Tega Aditya; Erina Diani Idawati; Andika Saputra; Abdul Kadir
Mekar: Jurnal Dinamika Manajemen dan Akuntansi Modern Vol. 1 No. 3 (2026): September: Mekar: Jurnal Dinamika Manajemen dan Akuntansi Modern
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67096/mekar.v1i3.407

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik perdagangan pakaian bekas impor (thrifting) dalam perspektif maqāṣid al-sharī‘ah dengan fokus pada kemaslahatan ekonomi. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis melalui kajian berbagai literatur jurnal dan buku yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa thrifting memberikan manfaat ekonomi berupa keterjangkauan harga, perluasan akses konsumsi, serta peluang usaha bagi pelaku UMKM. Namun, di sisi lain praktik ini berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap industri tekstil nasional, risiko kesehatan, serta ketidaksesuaian dengan regulasi perdagangan. Dalam perspektif maqāṣid al-sharī‘ah, thrifting memiliki nilai kemaslahatan pada aspek ḥifẓ al-māl, tetapi juga mengandung potensi kemudaratan pada aspek ḥifẓ al-nafs dan kepentingan publik. Oleh karena itu, praktik ini berada dalam posisi ambivalen yang memerlukan keseimbangan antara manfaat dan mudarat melalui pendekatan kebijakan yang proporsional. Kajian ini menegaskan bahwa analisis maqāṣid al-sharī‘ah relevan dalam menilai dinamika ekonomi modern agar tercapai kemaslahatan yang lebih komprehensif.
Peran Fintech Syariah dalam Memperluas Akses Pembiayaan UMKM: Studi Multi-Kasus Pada Platform Peer-To-Peer Lending di Indonesia Rangga Aprianto; Cut Yanti Nora; Abdul Kadir; Ardi Megantoro
Mekar: Jurnal Dinamika Manajemen dan Akuntansi Modern Vol. 1 No. 3 (2026): September: Mekar: Jurnal Dinamika Manajemen dan Akuntansi Modern
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67096/mekar.v1i3.411

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran fintech syariah berbasis peer-to-peer lending dalam terminologi regulasi yang disebut Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI) dalam memperluas akses pembiayaan UMKM di Indonesia. Penelitian menggunakan desain studi multi-kasus pada tiga platform syariah, yaitu ALAMI, Ammana, dan Ethis Indonesia. Analisis dilakukan melalui pengodean tematik, pencocokan pola, dan sintesis lintas kasus. Temuan menunjukkan bahwa digitalisasi proses, penggunaan data alternatif dalam penilaian kelayakan, dan fleksibilitas akad memperluas akses bagi UMKM yang sebelumnya sulit memperoleh pembiayaan bank. Sebanyak 22 dari 30 UMKM pernah mengalami penolakan pembiayaan bank, sedangkan 23 UMKM menilai mekanisme bagi hasil membantu pengelolaan arus kas. Perbandingan deskriptif setelah 12 bulan menunjukkan kenaikan omzet, modal kerja, tenaga kerja, kapasitas produksi, dan perluasan pasar; namun, hasil tersebut tidak ditafsirkan sebagai hubungan kausal. Efektivitas layanan ditentukan oleh kualitas credit scoring, pengawasan syariah, pendampingan usaha, tata kelola risiko, dan dukungan regulasi. Tantangan utama meliputi pembiayaan bermasalah, literasi keuangan dan digital yang belum merata, kesenjangan infrastruktur, serta keamanan data.
Preferensi Masyarakat terhadap Produk Tabungan Bank Syariah di Era Digital Mubarok; Muhamad Mahirkan; Arsyad Ali Fahmi; Abdul Kadir
Mekar: Jurnal Dinamika Manajemen dan Akuntansi Modern Vol. 1 No. 3 (2026): September: Mekar: Jurnal Dinamika Manajemen dan Akuntansi Modern
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67096/mekar.v1i3.412

Abstract

Penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang membentuk preferensi masyarakat terhadap produk tabungan bank syariah di era digital, dengan penekanan pada segmentasi generasional dan adopsi teknologi. Penelitian menggunakan mixed methods: survei terhadap 285 responden di enam kota besar Indonesia dianalisis dengan Structural Equation Modeling (SEM), sementara 18 informan kunci diwawancarai secara mendalam untuk mengonfirmasi temuan kuantitatif. Hasil menunjukkan kemudahan digital banking menjadi faktor preferensi tertinggi (82,4%), melampaui prinsip syariah (78,6%) dan tingkat bagi hasil (71,3%). Temuan ini berbeda dari riset sebelumnya yang menempatkan dimensi religiusitas sebagai faktor dominan. Terdapat kesenjangan adopsi digital antargenerasi: Gen Z menggunakan mobile banking 91,2%, berbanding 63,4% pada Gen X. Penelitian ini berkontribusi pada teori perilaku konsumen syariah dengan mengintegrasikan Technology Acceptance Model (TAM) dan Theory of Planned Behavior (TPB) dalam satu kerangka analisis yang kontekstual.