Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pendampingan Pelaksanaan Disiplin Bahasa dengan Pendekatan Logic Consequence Di Pondok Modern Syafii, Muhammad Lukman; Sugianto, Alip; Cendriono, Nanang
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 3 No 1 (2019): Volume 3 Nomor 1 Tahun 2019
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.981 KB) | DOI: 10.29407/ja.v3i1.13553

Abstract

This Science and Technology Activities for Communities is to approve sanctions applied in upholding the discipline of language in modern boarding school which fall into the category of punishment or logical consequences, which support can instill a high awareness in students to use language only to be able to enforce it as requested, but more because of the awareness of the importance of this language in the learning process. The method applied in this PKM activity was published in several stages, namely: discussing and enforcing debates on language discipline, socialization programs to modern cottage leaders, seminars on Punishment VS Logic Consequences, followed by workshops on language safety agreements with logical consequences, Preparing relevant punishment for students who commit an offense. In the end, from the implementation of the PKM program, it is hoped that the modern boarding school will no longer use punishment consisting of punishment in the enforcement of language discipline but instead uses logical agreement, so as to increase the awareness and interest of students in learning foreign languages.
SDM DAN UMUM SEBAGAI PENDUKUNG OPERASIONAL PG REJO AGUNG BARU MADIUN Ardiansyah, Mukhlis; Cendriono, Nanang
Jurnal Pijar Vol 4 No 2 (2026): Jurnal Pijar : Studi Manajemen dan Bisnis
Publisher : PT Naureen Digital Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65096/pmb.v4i2.2005

Abstract

The general internship program was conducted at PG Rejo Agung Baru Madiun, with a focus on the Human Resources (HR) and General Affairs Department. The purpose of this journal is to examine the implementation of the work system, work programs, and the relevance of the internship activities to the field of study, as well as to identify the obstacles encountered and the efforts undertaken to address them. The method used in preparing this journal includes direct observation, active participation in work activities, and documentation studies during the internship period. The results of the observations indicate that the work system in the HR and General Affairs Department has been implemented fairly well and in a structured manner, supported by a clear division of tasks and the application of work procedures. The work programs carried out play an important role in supporting the smooth administration of personnel management and general services. However, several constraints were still identified, such as administrative processes that have not yet been fully digitalized and limited system integration, which require more time and careful attention in their implementation. Based on these findings, improvement efforts are needed through enhancing administrative digitalization, integrating the attendance system with personnel data, and improving HR competencies. With these improvements, it is expected that the performance of the HR and General Affairs Department of PG Rejo Agung Baru Madiun will become more effective and efficient in supporting the company’s objectives. This journal is expected to provide an overview and a reference for the development of human resource management in the industrial environment.
Tingkat Keberhasilan Mothercare dalam pendampingan KRTP pada Program Feminisasi Kemiskinan tahun 2017 di Kabupaten Madiun Cendriono, Nanang
FisiPublik: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik Vol. 3 No. 2 (2018): November
Publisher : Social and Political Sciences Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/fpb.v3i2.731

Abstract

Permasalahan kemiskinan secara keseluruhan menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur, namun secara khusus saat ini mencermati adanya peningkatan populasi perempuan yang hidup di bawah garis kemiskinan serta semakin tumbuh dan akutnya kondisi kemiskinan yang terjadi pada rumah tangga dengan kepala rumah tangga perempuan. Fenomena yang sering dikenal sebagai feminisasi kemiskinan atau kemiskinan yang semakin berwajah perempuan tersebut memerlukan upaya khusus dalam rangka penanganannya. Dalam rangka menangani permasalahan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur merancang program untuk menangani kemiskinan perempuan, terutama bagi rumah tangga yang Kepala Rumah Tangga Perempuan (KRTP) melalui Program Penanggulangan Feminisasi Kemiskinan.Program tidak hanya sebagai upaya jangka pendek untuk memberikan bantuan kepada KRTP tetapi terlebih daripada itu adalah sebagai program yang berkelanjutan dalam rangka untuk mengantisipasi adanya perangkap kemiskinan (poverty trap) pada KRTP. Kondisi permasalahan dan kemiskinan yang dihadapi rumah tangga dengan KRTP secara umum lebih kronis di banding dengan kepala rumah tangga laki-laki. KRTP tidak hanya mengalami permasalahan di sektor ekonomi, tetapi juga problematika psikologis, sosial, dan budaya. Kebutuhan untuk mendapatkan jalan keluar dari perangkap kemiskinan tidak cukup melalui fasilitasi akses ekonomi tetapi memerlukan dukungan interaksi secara intensif dari “figur” yang secara keseharian sudah dikenal, dinilai mampu memberikan perlindungan, berkelanjutan, serta memiliki legitimasi sosial. Figur tersebut yang selanjutnya menjadi “ mother care “ atau layaknya sebagai ibu/orang tua yang memiliki kepedulian yang tinggi, menjadi simpul interaksi dan berbagi antar KRTP sehingga akan memupuk harapan serta semangat untuk berjuang bersama-sama dalam upaya keluar dari kemiskinan sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Berdasarkan kebutuhan tersebut kader dari Tim Penggerak PKK adalah figur yang tepat sebagai “mother care” bagi KRTP. Gerakan PKK merupakan gerakan nasional dalam pembangunan masyarakat yang tumbuh dari bawah, yang pengelolaannya dari, oleh dan untuk masyarakat. Jejaring PKK dapat menjangkau kepada keluarga-keluarga secara langsung, karena telah terbentuk kelompok-kelompok PKK, RW, RT dan Kelompok Dasa Wisma. Sehingga melalui optimalisasi TP PKK dalam Jalin Matra PFK diharapkan dapat benar-benar secara riil memecahkan permasalahan problematika kemiskinan yang berwajah perempuan di tingkat keluarga.