This Author published in this journals
All Journal IKRA-ITH ABDIMAS
Aditia Ones Mataus
Universitas Nusa Cendana

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kontribusi Hasil Hutan Bukan Kayu Madu pada Kelompok Tani Hutan Bangun Hidup di Desa Uiasa, Kecamatan Semau, Kabupaten Kupang Aditia Ones Mataus; Nixon Rammang; Norman P.L.B. Riwu Kaho; Bertila Avila Delvion
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 2 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Madu merupakan salah satu hasil hutan bukan kayu (HHBK) yang memiliki nilaiekonomi dan berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar hutan. Penelitian inibertujuan menganalisis kontribusi usaha madu terhadap pendapatan rumah tangga sertamengidentifikasi aspek ekologi yang mendukung pemanfaatan HHBK madu pada KelompokTani Hutan Bangun Hidup di Desa Uiasa, Kecamatan Semau, Kabupaten Kupang. Penelitiandilaksanakan pada Maret 2026 dengan metode sensus terhadap 13 anggota kelompok tani. Datadikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan penelusuran titik sarangmenggunakan metode jelajah dengan bantuan Avenza Maps. Analisis dilakukan secaradeskriptif dan kuantitatif melalui perhitungan biaya, penerimaan, pendapatan, dan kontribusi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya produksi madu sebesar Rp7.180.000 per tahundengan rata-rata Rp552.307 per petani. Total penerimaan mencapai Rp243.750.000 per tahundengan rata-rata Rp18.750.000 per petani, sedangkan pendapatan bersih mencapaiRp236.570.000 per tahun dengan rata-rata Rp18.197.692 per petani. Kontribusi usaha maduterhadap total pendapatan rumah tangga sebesar 40%, sedangkan usaha nonmadu memberikankontribusi 60%. Secara ekologis, ditemukan lima sarang, terdiri atas tiga sarang pada pohondan dua sarang pada lubang kayu dan batu. Sarang pada pohon ditemukan pada Alstoniascholaris dan Sterculia foetida, dengan lebah Apis dorsata, sedangkan sarang pada lubang kayudan batu ditemukan pada Trigona sp. Pola sebaran sarang tidak merata dan cenderungmengelompok pada habitat yang relatif dekat dengan kawasan hutan, memiliki sumber pakan,air, dan gangguan manusia yang lebih rendah. Usaha madu berperan penting sebagai sumber pendapatan tambahan, namun masih bersifat musiman sehingga pengelolaan danpengembangannya perlu ditingkatkan secara berkelanjutan.Kata Kunci: Hasil Hutan Bukan Kayu, Madu Hutan, Pendapatan, Kontribusi, Desa Uiasa.