Ayu Maruti
Universitas Teknologi Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Aktor dan Transisi Energi Berkeadilan dalam Mewujudkan Ketahanan Energi di Nusa Tenggara Timur Hidayat Chusnul Chotimah; Puguh Toko Arisanto; Tiffany Setyo Pratiwi; Ayu Maruti; Heri Purwanto
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 32, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.119009

Abstract

Transisi energi yang berkeadilan di Indonesia menghadapi tantangan serius akibat ketimpangan peran dan tanggung jawab antar aktor, khususnya di wilayah kepulauan seperti Nusa Tenggara Timur (NTT) yang memiliki potensi energi terbarukan besar namun indeks kesiapan transisi energi  yang rendah. Penelitian ini bertujuan menganalisis konfigurasi peran aktor dan dampaknya terhadap keadilan energi serta ketahanan energi di NTT. Melalui pendekatan desain penelitian kualitatif-deskriptif, penelitian ini menggunakan kerangka role-based responsibility dari Kortetmäki & Huttunen sebagai alat analisis untuk memetakan distribusi power, privilege, dan interest antar aktor. Pengumpulan data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, FGD, dan studi dokumen kebijakan serta laporan lembaga terkait. Temuan menunjukkan bahwa dominasi aktor global dan nasional menciptakan fragmentasi vertikal dan horizontal yang memperlebar kesenjangan distribusi manfaat dan beban transisi, sehingga memicu ketidakadilan prosedural dan distributif. Kontribusi ilmiah penelitian ini adalah pengayaan literatur transisi energi di tingkat subnasional melalui integrasi analisis kekuasaan aktor dengan konsep keamanan nasional. Kebaruan penelitian terletak pada identifikasi mekanisme kausal bagaimana ketimpangan peran aktor dalam transisi energi menghasilkan kerentanan sosial yang mengancam ketahanan nasional di kawasan perbatasan. Dengan demikian, penelitian ini memberikan implikasi kebijakan yang menuntut koordinasi regulasi yang mengikat secara vertikal-horizontal serta penguatan partisipasi masyarakat sebagai prasyarat transisi yang adil dan aman secara nasional