Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Sambas Nomor 14 Tahun 2015 Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2010 Tentang Perusahaan Daerah Air Minum (Pdam) Tirta Muare Lakan Kabupaten Sambas Terhadap Praktik Sambunga Pipa Ilegal Di Kecamat Paring Nuggroho; Zarul Arifin; Nashirun
Cross-border Vol. 9 No. 2 (2026): JULI-DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas Kalimantan Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi temuan sambungan pipa ilegal atau sambungan pipa tanpa izin dari PDAM Tirta Muare Ulakan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab di Kecamatan Sambas. Fokus permasalahan penelitian ini adalah: pertama, Bagaimana implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Sambas Nomor 14 Tahun 2015 Tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2010 Tenta Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Muare Ulakan Kabupaten Sambas terhadap praktik sambungan pipa ilegal di Kecamatan Sambas. Kedua, Apa saja faktor penghambat pengimplementasian Peraturan Daerah Kabupaten Sambas Nomor 14 Tahun 2015 Tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2010 Tentang Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Muare Ulakan Kabupaten Sambas terhadap praktik sambungan pipa ilegal di Kecamatan Sambas. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif- deskriptif, dengan pendekatan sosiologis empiris, yaitu digunakan untuk menganalisis hukum yang dilakukan dengan cara meneliti data primer. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi.Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Peraturan Daerah Kabupaten Sambas Nomor 14 Tahun 2015 Tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2010 Tentang Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Muare Ulakan Kabupaten Sambas Terhadap terhadap praktik sambungan pipa ilegal di Kecamatan Sambas telah diterapkan dalam menyelesaikan berbagai parktik sambungan ilegal. Namun, pengimplementasian Perda ini masih belum maksimal. Faktor-faktor penghambat implementasi kebijakan terkait praktik sambungan ilegal di PDAM meliputi: kurangnya sistem pelaporan yang terintegrasi dan mudah digunakan oleh masyarakat, kurangnya sanksi formal atau legal yang efektif bagi pelaku penyambungan ilegal, keterbatasan sumber daya manusia dan anggaran pengawasan, minimnya pemantauan berkala dan sistem pencatatan dan pelaporan digital, kurangnya kesadaran hukum di kalangan masyarakat, serta belum ditetapkannya sanksi hukum yang tegas dan sanksi administratif yang jelas dalam Peraturan PDAM Tirta Muare Ulakan.
ANALISIS DISTRIBUSI DANA ZAKAT YAYASAN BAITUL MAAL PLN (YBM PLN) MELALUI PROGRAM DESA CAHAYA DI DESA SEKUDUK Della Anggraini; Nashirun; Muslimin
Cross-Border Journal of Business Management Vol. 6 No. 2 (2026): Cross-Border Journal of Business Management
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammaad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the distribution of zakat funds by the Yayasan Baitul Maal PLN (YBM PLN) through the Desa Cahaya Program and its impact on the socioeconomic conditions of beneficiaries in Sekuduk Village, Sejangkung District, Sambas Regency. This study employed a qualitative approach with a descriptive research design. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving program managers and beneficiary communities as informants. Data analysis consisted of data reduction, data presentation, and conclusion drawing, while data validity was strengthened through source and technique triangulation. The findings indicate that zakat distribution was carried out in a planned manner and targeted community members who met the beneficiary criteria. The identification of beneficiaries involved data collection, field surveys, needs assessment, and coordination with the village government and community groups. The assistance was not limited to fulfilling consumptive needs but was also directed toward productive activities, including the development of stingless-bee honey businesses, food businesses, and oyster mushroom cultivation. The program contributed to beneficiaries' ability to meet food and clothing needs, support children's education, fulfill healthcare needs, and create opportunities for saving and developing productive businesses. Therefore, zakat distribution through the Desa Cahaya Program plays a role in supporting community empowerment and improving the welfare of beneficiaries in Sekuduk Village.