Muliati
Universitas Efarina

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Brain Gym dan Massage dalam Meningkatkan Body Awarness pada Anak Autism Spectrum Disorder I Ngurah Gede Verar Fujastawan; Muliati; Meyana Marbun; Ria Lusi Utami; Sulaiman
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 6 No. 2: Juni 2026 Part 2
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v6i2.1521

Abstract

Penurunan body awareness pada anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) menghambat koordinasi motorik dan kemandirian fungsional mereka. Penelitian eksperimen kuasi ini bertujuan menguji efektivitas kombinasi latihan Brain Gym dan terapi masase terhadap peningkatan kesadaran tubuh anak ASD. Menggunakan teknik total sampling, 28 siswa-siswi terdiagnosis ASD di Klinik Fisioterapi Siti Hajar berpartisipasi dan dibagi menjadi kelompok eksperimen (n=14) serta kelompok kontrol (n=14). Kelompok eksperimen menerima kombinasi Brain Gym dan masase selama 6 minggu (18 sesi), sedangkan kelompok kontrol menerima terapi konvensional. Data dianalisis menggunakan SPSS melalui uji-t. Hasil penelitian menunjukkan kelompok eksperimen mengalami peningkatan skor body awareness yang signifikan secara statistik p kurang dari 0,05 dengan gain score 33,36-3,12 jauh lebih tinggi daripada kelompok kontrol (11,57-2,45). Kesimpulannya, integrasi Brain Gym dan terapi masase secara signifikan lebih efektif meningkatkan body awareness anak ASD dibandingkan terapi konvensional.
Efektivitas Kombinasi Kinesio Taping dan Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) terhadap Penurunan Nyeri pada Pasien Osteoarthritis Genu Muliati; I Ngurah Gede Verar Fujastawan; Meyana Marbun; Ria Lusi Utami; Sulaiman
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 6 No. 2: Juni 2026 Part 2
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v6i2.1536

Abstract

Osteoarthritis genu merupakan penyakit degeneratif sendi yang menjadi penyebab utama nyeri, keterbatasan fungsi, dan penurunan kualitas hidup, terutama pada kelompok usia lanjut. Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) merupakan salah satu modalitas fisioterapi yang banyak digunakan untuk mengurangi nyeri, sedangkan Kinesio Taping berpotensi meningkatkan efektivitas terapi melalui stimulasi mekanoreseptor, peningkatan propriosepsi, dan dukungan terhadap fungsi muskuloskeletal. Menganalisis efektivitas penambahan Kinesio Taping pada intervensi Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) terhadap penurunan nyeri pada pasien osteoarthritis genu. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental pretest–posttest two-group design. Sebanyak 30 pasien osteoarthritis genu dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok yang mendapatkan intervensi TENS dan kelompok yang mendapatkan kombinasi TENS serta Kinesio Taping. Intensitas nyeri diukur menggunakan Visual Analog Scale (VAS). Analisis data dilakukan menggunakan paired sample t-test dan independent t-test dengan tingkat kemaknaan p<0,05. Kedua kelompok menunjukkan penurunan intensitas nyeri setelah intervensi. Namun, kelompok yang menerima kombinasi Kinesio Taping dan TENS menunjukkan penurunan nyeri yang lebih besar dibandingkan kelompok TENS saja, dengan rerata penurunan sebesar 2,267 dibandingkan 0,533. Penambahan Kinesio Taping pada intervensi TENS lebih efektif dalam menurunkan nyeri dibandingkan pemberian TENS saja pada pasien osteoarthritis genu.