Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DINAMIKA VEGETASI DAN PERUBAHAN EKOSISTEM PADA LADANG BERPINDAH TRADISIONAL DI DESA PUGUK, BENGKULU Oktoyoki, Hefri; Susatya, Agus; Faradika, Mela
JURNAL HUTAN PULAU-PULAU KECIL Vol 8 No 2 (2024): JHPPK
Publisher : Program Studi Manajemen Hutan, Pascasarjana Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jhppk.v8i2.15855

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika vegetasi dan perubahan ekosistem pada sistem ladang berpindah di Desa Puguk, Bengkulu. Sistem ladang berpindah tradisional di desa ini melalui tahap pembukaan lahan untuk pertanian dan pemberaan selama beberapa tahun sebagai upaya pemulihan ekosistem. Penelitian ini menggunakan metode pengamatan lapangan dengan teknik plot sistematik pada lahan berpindah dengan usia berbeda, yaitu 1, 4, 10, dan 26 tahun. Parameter yang diukur meliputi komposisi jenis, struktur vegetasi, suhu udara, intensitas cahaya, dan kelembaban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keanekaragaman jenis vegetasi meningkat seiring dengan bertambahnya masa bera, dengan lahan berumur 26 tahun memiliki 25 jenis vegetasi, lebih banyak dibandingkan lahan berumur 1 tahun yang hanya memiliki 1 jenis. Penurunan suhu dan intensitas cahaya serta peningkatan kelembaban udara pada lahan yang lebih tua juga mengindikasikan keberhasilan proses suksesi alami. Sistem ladang berpindah tradisional tersebut terbukti mampu memulihkan keanekaragaman hayati dan struktur hutan sekunder apabila siklus bera dikelola dengan baik. Hasil ini memberikan rekomendasi untuk mempertahankan masa bera yang cukup panjang dalam pengelolaan ladang berpindah guna menjaga kelestarian ekosistem lokal.
Analisis Karbon Organik dan Sifat Tanah di Lahan Perkebunan Kelapa Sawit Desa Talang Pauh Kabupaten Bengkulu Tengah Provinsi Bengkulu Faradika, Mela; Wiryono, Wiryono; Nurliana, Steffanie
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v10i1.25518

Abstract

Konversi lahan dari hutan menjadi areal perkebunan kelapa sawit dapat menurunkan kandungan karbon organik tanah. Hutan merupakan ekosistem kompleks dan memiliki keanekaragaman hayati sehingga memiliki kapasitas penyimpanan karbon organik yang lebih tinggi dibandingkan perkebunan monokultur sawit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan karbon organik dan sifat-sifat tanah pada lahan perkebunan kelapa sawit di Desa Talang Pauh Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah. Pengambilan sampel tanah dilakukan pada kedalaman 0-10 cm, 10-20 cm, dan 20-30 cm. Sampel tanah yang diambil pada setiap kedalaman di uji kandungan karbon organiknya, pH, bulk density, kadar air kapasitas lapang, dan tekstur tanah (persentase pasir, liat, dan debu). Analisis statistik yang digunakan, yaitu analisis ANOVA, LSD, regresi, dan korelasi. Hasil penelitian menunjukkan cadangan karbon organik pada kedalaman 0-10 cm, 10-20 cm, dan 20-30 cm berturut-turut sebesar 46.78 ± 10.01 Mg ha-1; 34.90 ± 5.87 Mg ha-1; dan 35,40 ± 3.26 Mg ha-1. Selain itu, fraksi pasir, liat dan debu memiliki hubungan yang signifikan dengan karbon organik tanah. Lahan perkebunan kelapa sawit di wilayah Sumatera memiliki rata-rata cadangan karbon organik tanah yang relatif sama walaupun aktivitas penggunaan lahan menjadi areal perkebunan dapat menurunkan cadangan karbon organik.