Riyadhotis Sholihah
Universitas Islam Negeri Madura

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Optimalisasi Minat Belajar Siswa Melalui Model Pembelajaran Berbasis TPACK di Kelas III SDN Bandaran 3 Pamekasan Riyadhotis Sholihah; Emna Laisa; Wildatun Nasihah; Muhammad Fauzul Adzim; Ramdhan Zaki Zakaria
Islamic Studies and Law Vol. 1 No. 2 (2026)
Publisher : PT. Riset Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66618/ef8sg675

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model pembelajaran berbasis TPACK dan kontribusinya dalam mengoptimalkan minat belajar siswa kelas III di SDN Bandaran 3 Pamekasan dengan menerapkan model pembelajaran yang didasarkan pada pengetahuan teknologi, pedagogi, dan materi ajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk menganalisis tiga hal utama, yaitu: (1) gambaran tentang bagaimana guru menerapkan TPACK, (2) faktor pendukung dan penghambat implementasi TPACK dan (3) dampak dari penerapan TPACK terhadap minat belajar siswa. Penelitian menunjukkan bahwa guru berhasil menggabungkan TPACK dengan cara menggabungkan materi pelajaran, metode mengajar, dan teknologi secara kreatif, meskipun mereka menghadapi kendala seperti listrik yang tidak stabil dan akses internet yang terbatas. Guru bisa menyesuaikan strategi pengajaran dengan memakai media belajar yang berbeda tetapi tetap menarik perhatian siswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan TPACK secara sistematis berhasil mengubah suasana belajar yang sebelumnya kurang menarik menjadi lebih interaktif. Hal ini berdampak pada peningkatan keterlibatan emosional, kognitif, dan perilaku siswa secara nyata. Dengan demikian, pendekatan TPACK terbukti menjadi solusi strategis bagi guru sekolah dasar dalam mengoptimalkan minat belajar siswa, sekaligus menjadi strategi adaptif dalam menghadapi keterbatasan infrastruktur pendidikan.