Koko Bustomi
Universitas Islam Kebangsaan Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENINGKATAN LITERASI DIGITAL DAN KAPASITAS PEMASARAN UMKM MELALUI PELATIHAN SHOPEE BAGI WARGA DESA TEUNGOH PIRAK, MATANGKULI, ACEH UTARA. Muhammad Haries; Teuku Irfan Fajri; Amrullah Amrullah; Koko Bustomi
SENTRA ABDIMAS: Sinergi dan Transformasi dalam Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2026): SENTRA ABDIMAS Volume 2, Nomor 1, Juni 2026
Publisher : STMIK Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33020/sentraabdimas.v2i1.1046

Abstract

Keterbatasan pemanfaatan platform e-commerce menjadi salah satu kendala yang dihadapi pelaku UMKM di Desa Teungoh Pirak, Kecamatan Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara dalam memperluas jangkauan pemasaran produk. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital serta kapasitas pemasaran warga melalui pelatihan penggunaan marketplace Shopee sebagai sarana pemasaran dan penjualan produk secara online. Metode yang digunakan meliputi  analisis kebutuhan (diskusi dan pre-test), sosialisasi, pelatihan (praktik), dan evaluasi (hasil praktik dan post-test). Materi pelatihan mencakup pengenalan e-commerce dan Shopee, instalasi aplikasi, pembuatan akun pembeli dan penjual, pengaturan profil toko, pengunggahan produk, penulisan deskripsi produk, pengelolaan harga, serta pemanfaatan fitur promosi dan komunikasi dengan pelanggan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta yang signifikan. Sebelum pelatihan, hanya 33,3% peserta yang mengetahui Shopee, sementara seluruh peserta belum pernah mengunduh aplikasi, membuat akun, maupun mengelola toko online. Setelah pelatihan, 100% peserta memahami Shopee, mampu mengunduh dan menginstal aplikasi, serta membuat akun Shopee. Selain itu, 93,3% peserta mampu membuat profil toko dan mengunggah produk, sedangkan 83,3% peserta telah mampu menggunakan fitur promosi dan chat. Tingginya keterlibatan peserta selama kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif dan edukatif yang diterapkan efektif dalam meningkatkan kompetensi digital masyarakat. Kegiatan ini memberikan manfaat nyata berupa peningkatan kemampuan warga dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pemasaran produk, memperluas akses pasar, serta memperkuat daya saing UMKM desa dalam menghadapi perkembangan ekonomi digital.