p-Index From 2021 - 2026
0.835
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Education Curiosity
Ainun Heiriyah
Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Indonesia

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Strategi Guru Bimbingan dan Konseling dan Wali Kelas dalam Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba pada Siswa SMA Negeri 6 Banjarmasin Siti Khadijah; Ainun Heiriyah; Nurul Auliah
EduCurio: Education Curiosity Vol 4 No 1 (2025): Agustus-November 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/ecu.v4i1.1437

Abstract

Salah satu masalah besar yang dihadapi Indonesia adalah penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja. Remaja, terutama siswa sekolah menengah atas (SMA), berada dalam fase pertumbuhan psikologis dan sosial yang sangat sensitif terhadap berbagai pengaruh eksternal, termasuk narkoba. Guru BK dan wali kelas sangat penting dalam mendidik siswa tentang bahaya penyalahgunaan narkoba. Guru BK bertanggung jawab untuk mendukung kesejahteraan psikologis siswa dan menumbuhkan pola pikir yang sehat. Wali kelas bertanggung jawab untuk melacak perilaku, sikap, dan interaksi siswa di kelas. Penelitian adalah kualitatif dan menggunakan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan guru BK untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di SMAN 6 Banjarmasin adalah dengan memberikan layanan preventif berupa layanan bimbingan klasikal serta bekerjasama dengan wali kelas, dimana wali kelas bertugas untuk mengawasi siswa ketika berada di dalam kelas dan memberikan informasi terkait permasalahan siswa kepada guru BK. Sedangkan strategi wali kelas dalam upaya pencegahan narkoba yaitu dengan mengajak siswa untuk hidup sehat dan melakukan senam sehat bersama setiap hari senin.
Hubungan Antara Body Shaming dan Self-Compassion dengan Interaksi Teman Sebaya di SMA Negeri 12 Banjarmasin Awalia; Ainun Heiriyah; Sanjaya
EduCurio: Education Curiosity Vol 4 No 1 (2025): Agustus-November 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/ecu.v4i1.1444

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada analisis mengenai keterkaitan antara body shaming dan self-compassion dengan interaksi teman sebaya pada peserta didik SMA Negeri 12 Banjarmasin. Metodeonal korelasi dalam pendekatan kuantitatif menjadi dasar analisis pada penelitian ini. Penentuan sampel dilakukan dengan metode sampling jenuh, yang melibatkan 60 siswa sebagai partisipan. Proses pengambilan data dilakukan dengan tiga jenis instrumen, yaitu skala body shaming , skala self-compassion , dan skala interaksi teman sebaya. Analisis korelasi Pearson dan korelasi berganda diterapkan sebagai metode untuk menguji hipotesis. Temuan penelitian ini mengindikasikan adanya hubungan antara body shaming dengan interaksi teman sebaya yang terbukti dari hasil analisis koefisien korelasi yang ditemukan dalam penelitian ini adalah -0,280 Dengan nilai signifikansi sebesar 0,031 < 0,05. Selain itu, ditemukan korelasi yang signifikan antara self-compassion dengan interaksi teman sebaya yang terbukti dari hasil analisis perolehan koefisien korelasi sebesar 0,661 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Selanjutnya dilihat dari analisis gabungan body shaming dan self-compassion memiliki hubungan yang signifikan terhadap interaksi teman sebaya yang berdasarkan hasil analisis ditemukan nilai korelasi sebesar 0,690 pada tingkat probabilitas (sig. F Change) sebesar 0,000. Temuan ini menunjukkan bahwa pengalaman body shaming cenderung menurunkan kualitas interaksi sosial siswa, sedangkan tingkat self-compassion yang tinggi berkontribusi positif terhadap kemampuan siswa dalam menjalin hubungan dengan teman sebaya.
Hubungan Antara Interaksi Teman Sebaya dan Minat Belajar dengan Prokrastinasi Akademik Siswa SMA Negeri 12 Banjarmasin Nur Ananda Puteri; Ainun Heiriyah; Sri Ayatina Hayati
EduCurio: Education Curiosity Vol 4 No 1 (2025): Agustus-November 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/ecu.v4i1.1445

Abstract

Hubungan antara interaksi teman sebaya dan minat belajar sangat mempengaruhi tingkat prokrastinasi akademik siswa. Dukungan positif dari teman sebaya berperan sebagai pendorong yang membangkitkan motivasi serta minat belajar siswa, sehingga membantu siswa menghindari perilaku bertahan nunda dalam memenuhi tanggung jawab akademik dengan menyelesaikan tugas. Riset ini dimaksudkan guna memahami dan menganalisis bentuk sekaligus kekuatan hubungan antara interaksi teman sebaya dan minat belajar dengan prokrastinasi akademik pada siswa SMA Negeri 12 Banjarmasin. Metode korelasional kuantitatif digunakan dengan instrumen kuesioner Likert dan analisis SPSS 27 (uji normalitas, linearitas, korelasi pearson, dan regresi ganda). Hasil menunjukkan adanya korelasi sedang, keterkaitan yang terbukti signifikan antara interaksi teman sebaya dan tingkat prokrastinasi akademik (r ≈ 0,44; p < 0,01), serta antara minat belajar dan prokrastinasi (r ≈ 0,50; p < 0,01). Analisis regresi ganda menggambarkan bahwa kedua variabel secara bersamaan menjelaskan sekitar 29 % variansi prokrastinasi (R = 0,538; F < 0,001). Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan interaksi sosial dan motivasi internal saling melengkapi dalam mengurangi perilaku penundaan tugas siswa.
Hubungan Antara Social Support dan Self Efficacy dengan Stres Akademik Siswa SMA Negeri 12 Banjarmasin Elisa Futri; Ainun Heiriyah; Yulizar Abidarda
EduCurio: Education Curiosity Vol 4 No 1 (2025): Agustus-November 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/ecu.v4i1.1446

Abstract

Pada penelitian ini yang melatar belakangi masalah yaitu kurangnya social support yang didapatkan dan kurangnnya self efficacy yang dimiliki oleh siswa kelas X, hal inilah yang bisa menyebabkan siswa merasakan stres akademik. Penelitian ini bermaksud untuk menganalisis dan memahami apakah ada atau tidak hubungan antara social support dengan stres akademik, untuk menganalisis dan memahami apakah ada atau tidak hubungan antara self efficacy dengan stres akademik, dan untuk menganalisis dan memahami apakah ada atau tidak hubungan antara social support dan self efficacy dengan stres akademik yang dialami siswa di SMA Negeri 12 Banjarmasin. Penelitian ini memakai pendekatan kuantitatif, dengan koefisien korelasi. Penelitian ini melibatkan 33 siswa kelas X-3 dan 31 siswa kelas X-4, sehingga totalnya 64 orang. Penelitian melibatkan 60 siswa. Metode sampling jenuh diterapkan untuk menetapkan jumlah sampel dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya korelasi antara social support (X1) variabel bebas dengan stres akademik (Y) variabel terikat dengan didapat nilai sig 0,001<0,05 juga adanya korelasi antara self efficacy (X2) variabel bebas dengan stres akademik (Y) variabel terikat dengan didapat nilai sig 0,000<0,05 dan hasil ketika social support (X1) dan self efficacy (X2) diuji secara bersamaan, ada korelasi antara keduanya dengan stres akademik (Y) dengan nilai sig 0,000<0,05.
Strategi Guru Bimbingan dan Konseling dalam Pembinaan Karakter Disiplin Siswa Madrasah Aliyah Negeri 1 Murung Raya Siti Umi latifah; Ainun Heiriyah; Yulizar Abidarda
EduCurio: Education Curiosity Vol 4 No 1 (2025): Agustus-November 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/ecu.v4i1.1449

Abstract

Pembinaan karakter disiplin siswa merupakan hal penting dalam menunjang keberhasilan dan pembentukan kepribadian positif, karakter disiplin harus ditanamkan sejak awal kepada siswa supaya mereka bisa kedepannya.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui metode yang digunakan guru bimbingan dan konseling untuk membina karakter disiplin siswa Madrasah Aliayah Negeri 1 Murung Raya serta faktor penghambatnya. Dalam penelitian ini, pendekatan deskriptif kualitatif digunakan untuk mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Guru BK menggunakan strategi bimbingan kelompok satu kali dalam dua minggu yang membantu membangun karakter positif dan edukatif. Selain itu, ada konseling khusus yang membantu siswa mengembangkan karakter positif dan menangani masalah pribadi. 2) Ada beberapa kendala yang jadi penghambat guru BK seperti beberapa siswa tidak memberikan dukungan dari orang tua dan keluarga, dan beberapa kurang terbuka dengan guru BK.