Rahmi Amir
Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Pare Pare Sulawesi Selatan

Published : 10 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Analisis Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan Pajanan Sulfur Dioksida (SO2) Pada Pekerja Ternak Ayam Petelur Di Kecamatan Bacukiki Kota Parepare Andi Winda Sari; Rahmi Amir; Herlina Muin
Journal of Health Educational Science And Technology Vol. 4 No. 2 (2021): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology)
Publisher : Faculty of Health Sciences , Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (705.421 KB) | DOI: 10.25139/htc.v4i2.4177

Abstract

Abstract: Analysis Of Environmental Health Risk Exposure Of Sulfur Dioxide (So2) In Layer Livestock Workers In Bacukiki District, Parepare City One of the chemicals found in chicken farms is SO2 gas which is colorless and has a sharp smell. The purpose of this study was to determine the risk analysis of environmental health of exposure to Sulfur Dioxide (SO2) in laying hens in the Bacukiki sub-district, Parepare City. The farm has 15,000 chickens and has been established since 1999 with 8 livestock workers. This research is a quantitative research in analytical form using the ARKL method and was carried out from June to July 2021 with a total sample of 8 people. Based on the sample, it was found that the maximum amount of SO2 in this farm was 0.2mg/m3 while the minimum amount was 0.1mg/m3. With an average amount of 0.1mg/m3. The RfC value obtained is 0.00620mg/kg/day, which means it is still within the safe quality standard value. Value of Intake Life Time and Real Time Also still meet the safe requirements. After calculating the Life Time and Real Time RQ, it is found that the Life Time RQ <1 calculation means it is risky so Risk Management needs to be done. The conclusion in this study is that in the Real Time calculation, all respondents are not at risk of having health problems due to SO2 exposure, while in the Life Time calculation it is found that RQ <1 which means all respondents are at risk of having health problems due to SO2 exposure. For Laying Chicken Livestock Workers, it is expected that they will be more concerned about health and special attention from the Environment Service and the Parepare City Health Office. Keywords: ARKL, SO2 exposure, laying hens Abstrak: Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan Pajanan Sulfur Dioksida (So2) Pada Pekerja Ternak Ayam Petelur Di Kecamatan Bacukiki Kota Parepare. Salah satu bahan kimia yang ada di peternakan ayam adalah gas SO2 yang memiliki karakteristik tidak berwarna dan berbau tajam. Tujuan pada penelitian kali ini untuk mengetahui analisis risiko Kesehatan lingkungan pajanan Sulfur Dioksida (SO2) pada pekerja ternak ayam petelur yang berada di kecamatan bacukiki Kota Parepare. Peternakan tersebut memiliki ayam sebanyak 15.000 ekor dan telah berdiri sejak tahun 1999 dengan jumlah pekerja ternak sebanyak 8 orang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dalam bentuk analitik dengan menggunakan metode ARKL dan dilaksanakan dilaksanakan pada bulan Juni sampai dengan Juli tahun 2021 dengan jumlah sampel sebanyak 8 orang. Berdasarkan sampel yang ditemukan jumlah maksimal SO2 pada peternakan ini adalah 0,2mg/m3 sedangkan jumlah minimal adalah 0,1mg/m3. Dengan jumlah rata rata 0,1mg/m3. Adapun nilai RfC yang didapat yaitu sebesar 0,00620mg/kg/hari yang berarti masih dalam nilai baku mutu yang aman. Nilai Intake Life Time dan Real Time Juga masih memenuhi syarat aman. Setelah dilakukan perhitungan RQ Life Time dan Real Time di temukan pada perhitungan Life Time RQ <1 yang berarti berisiko sehingga perlu di lakukan Manajemen Risiko. Kesimpulan pada penelitian ini adalah pada perhitungan Real Time seluruh responden tidak berisiko memiliki gangguan kesehatan akibat pajanan SO2 sedangkan pada perhitungan Life Time di temukan RQ <1 yang berarti seluruh responden berisiko memiliki gangguan Kesehatan akibat pajanan SO2. Bagi Pekerja Ternak Ayam Petelur diharapkan agar lebih peduli terhadap kesahatan serta adanya perhatian khusus dari Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kesehatan Kota Parepare. Kata Kunci : ARKL, Pajanan SO2, Peternakan ayam petelur
Analisis Analisis Risiko Pajanan Nitrogen Dioksida (NO2) Pada Peternakan Ayam Petelur Di Kecamatan Bacukiki Kota Parepare Vinni Nopita; Rahmi Amir; Muh. Ishaq Nusu; Henni Kumaladewi Hengky
Journal of Health Educational Science And Technology Vol. 4 No. 2 (2021): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology)
Publisher : Faculty of Health Sciences , Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (702.258 KB) | DOI: 10.25139/htc.v4i2.4187

Abstract

Abstract: Risk Analysis of Nitrogen Dioxide (NO2) Exposure in Layer Farms in Bacukiki District, Parepare City. One of the chemicals produced from animal husbandry activities is NO2 gas, which has a toxic characteristic that stings the nose and is brownish red in color and can cause irritation to the walls of the respiratory tract and can cause narrowing of the airways in both healthy people and asthmatics. The purpose of this study was to determine the environmental health risk analysis of exposure to Nitrogen Dioxide (NO2) on laying hens in Bacukiki District, Parepare City. The farm has 15,000 chickens and has been established since 1999 with 8 workers. This research is a quantitative research in analytical form using the ARKL method. The sample in this study were livestock workers totaling 8 people using total sampling. Data analysis used univariate analysis and risk analysis. Based on the results of the study, the maximum amount of NO2 concentration in livestock was 0.07mg/m3 while the minimum amount was 0 mg/m3 with an average amount of 0.04mg/m3 while the RfC value obtained was 0.00537mg/kg/day with The lowest realtime intake value is 0.00035mg/kg and the highest is 0.00128mg/kg, with the lowest lifetime intake value is 0.00219mg/kg and the highest is 0.00356mg/kg which means it is still below the concentration of the standard quality standard for Nitrogen pollution. Dioxide is still safe. After calculating the realtime and Lifetime RQ values 1 which means that there is no risk of causing health problems and is still in the safe category, there is no need for Risk Management. It can be stated that NO2 exposure by inhalation on laying hens in Bacukiki District, Parepare City is still safe. Keywords: ARKL, NO2 Exposure, Layer Chicken Farm Abstrak: Analisis Risiko Pajanan Nitrogen Dioksida (NO2) pada Peternakan Ayam Petelur di Kecamatan Bacukiki Kota Parepare. Salah satu bahan kimia yang dihasilkan dari aktivitas peternakan adalah gas NO2 yang memiliki karakteristik racun berbau tajam menyengat hidung dan berwarna merah kecoklatan dan dapat menyebabkan iritasi pada dinding alat pernapasan dan dapat menyebabkan penyempitan saluran nafas baik pada orang sehat maupun penderita asma. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui analisis risiko kesehatan lingkungan pajanan Nitrogen Dioksida (NO2) pada peternakan ayam petelur di Kecamatan Bacukiki Kota Parepare. Peternakan tersebut memiliki ternak sebanyak 15.000 ekor ayam dan telah berdiri sejak tahun 1999 dengan jumlah pekerja sebanyak 8 orang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dalam bentuk analitik dengan menggunakan metode ARKL. Sampel pada penelitian ini adalah pekerja ternak yang berjumlah 8 orang dengan menggunakan total sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis risiko. Berdasarkan hasil Penelitian yang diperoleh jumlah maksimal konsentrasi NO2 pada peternakan adalah 0,07mg/m3 sedangkan jumlah minimum adalah 0 mg/m3 dengan jumlah rata-rata 0,04mg/m3 adapun nilai RfC yang didapatkan yaitu sebesar 0,00537mg/kg/hari dengan nilai intake responden realtime terendah 0,00035mg/kg dan tertinggi yaitu 0,00128mg/kg, dengan nilai intake lifetime terendah yaitu 0,00219mg/kg dan tertinggi yaitu 0,00356mg/kg yang berarti masih berada di bawah konsentrasi standar baku mutu pencemaran Nitrogen Dioksida yang masih aman. Setelah dilakukan perhitungan nilai RQ realtime dan Lifetime ≤1 yang berarti tidak berisiko menimbulkan gangguan kesehatan dan masih dalam katagori aman sehingga tidak perlu dilakukan Manajemen Risiko. Hal ini dapat dinyatakan bahwa pajanan NO2 secara inhalasi pada peternakan ayam petelur di Kecamatan Bacukiki Kota Parepare masih aman. Kata kunci : ARKL, Pajanan NO2, Peternakan Ayam Petelur
Gambaran Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Selama Pandemi Covid-19 Di Kelurahan Pangkajene Kecamatan Maritengngae Kabupaten Sidenreng Rappang Akmal Saleh; Rahmi Amir; Herlina Muin
Journal of Health Educational Science And Technology Vol. 4 No. 2 (2021): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology)
Publisher : Faculty of Health Sciences , Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.153 KB) | DOI: 10.25139/htc.v4i2.4188

Abstract

Abstract : Overview of Household Waste Management During the Covid-19 Pandemic in Pangkajene Village, Maritengngae District, Sidenreng Rappang Regency. Garbage is the remaining use of the benefits used by human needs. Human growth, which increases every year, cannot be separated from the largest contributor of waste in various regions. The purpose of this study is to find out the source of household waste, an overview of household waste management and the role of the government in handling household waste in Pangkajene Village, Maritengngae District, Sidenreng Rappang Regency. This research is a descriptive qualitative research, and uses an observational method which is carried out in the working area of ​​the Pangkajene Sidrap sub-district using an interview guide instrument. This study used 9 different informants. In this study, the sources of waste came from the daily activities of housewives and online shopping for teenagers, waste management was good using the 3R principles (reuse, reduce, and recycle), and the role of the government was also very good by distributing trash cans, providing officers and waste transport vehicles, TPS3R waste management sites, and provide TPS and TPA. Sources of waste come from the daily activities of housewives, waste management with the 3R principles (reuse, reduce, and recycle), and the government's role has been running as it should. The government must often conduct training so that the community's knowledge is more and more in managing household waste. Keywords: Waste, reuse, reduce, and recycle, government Abstrak : Gambaran Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Selama Pandemi Covid-19 Di Kelurahan Pangkajene Kecamatan Maritengngae Kabupaten Sidenreng Rappang. Sampah merupakan sisa pakai dari kemanfaatan yang digunakan oleh kebutuhan manusia. Pertumbuhan manusia yang setiap tahun bertambah, tidak lepas dari penyumbang sampah terbesar di berbagai daerah. Tujuan penelitian ini ntuk mengetahui sumber sampah rumah tangga, gambaran pengelolaan sampah rumah tangga dan peran pemerintah dalam penanganan sampah rumah tangga di Kelurahan Pangkajene Kecamatan Maritengngae Kabupaten Sidenreng Rappang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif, dan menggunakan metode observasional yang dilaksanakan di cakupan wilayah kerja kelurahan Pangkajene Sidrap menggunakan instrumen panduan wawancara. Penelitian ini menggunakan 9 informan yang berbeda. Dalam penelitian ini diperoleh sumber sampah berasal dari kegiatan sehari-hari ibu rumah tangga dan belanja online pada remaja, pengelolaan sampah sudah baik dengan menggunakan prinsip 3R (reuse, reduce, dan recycle), dan peran pemerintah juga sangat baik dengan membagikan tong sampah, menyediakan petugas dan kendaraan pengangkut sampah, tempat pengelolaan sampah TPS3R, dan menyediakan TPS dan TPA. Sumber sampah berasal dari kegiatan sehari-hari ibu rumah tangga, pengelolaan sampah dengan prinsip 3R (reuse, reduce, dan recycle), dan peran pemerintah sudah berjalan sebagaimana mestinya. Pemerintah harus sering melakukan pelatihan agar pengetahuan masyarakat semakin banyak dalam mengelola sampah rumah tangga. Kata kunci : Sampah, reuse, reduce, recycle, pemerintah
Polusi Udara Pada Ruang Basement Parkir A - Systematic Review Rahmat Hidayat; Rahmi Amir; Makhrajani Majid
Journal of Health Educational Science And Technology Vol. 5 No. 2 (2022): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology)
Publisher : Faculty of Health Sciences , Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.436 KB) | DOI: 10.25139/htc.v5i2.4417

Abstract

Pencemaran udara yang disebabkan oleh gas buang Kendaraan mengandung unsur CO yang bersifat mencemari lingkungan sekitar dalam bentuk polusi udara khususnya pada basement parkir. Pencemaran udara dapat memberikaan efek yang berbahaya bagi petugas parkir, kariawan dan pengunjung terutama gangguan kesehatan yang terjadi pada organ tubuh sepeti paru-paru, iritasi mata dan penyakit kulit. Sehingga perlu sebuah strategi untuk melakukan monitoring lingkungan guna menghindari efek bagi kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menambah wawasan tentang polusi udara pada ruang basement, terutama kepada petugas parkir, supir, pengunjung, penjaga toko dan masyarakat sekitar basement yang diakibatkan dari emisi asap kendaraan. Jenis penelitian adalah sistematik reviuw dengan mengembangkan konsep sensitivitas pada masalah yang dihadapi. Populasi penelitian adalah artikel yang berkaitan dengan topik polusi udara pada ruang basement parkir yakni sebanyak 45 artikel. Sampel dalam penelitian ini diambil berdasarkan sistem reviuw dengan jumlah sampel 13 artikel. Analisis data dilakukan dengan kajian literatur penelitian secara sistematis. Hasil penelitian, menunjukkan pulusi udara pada basement kebanyakan dari kendaraan bermotor yang berbahan bakar solar dan premium, adapun suhu tinggi pada ruang basement yang di sebabkan panas ruang karena panas kendaraan yang padat pada saat ada di parkiran dan pengendalian dapat dilakukan dengan memperbesar ventilasi pemilihan bahan material dan megurangi travel time supaya kualitas udara tidak membahayakan kesehatan. Kata Kunci: Polusi Udara,Basement Parkir Air pollution caused by vehicle exhaust gases contain elements of CO which pollute the surrounding environment in the form of air pollution, especially in the parking basement. Air pollution can have a harmful effect on parking attendants, employees and visitors, especially health problems that occur in body organs such as lungs, eye irritation and skin diseases. So we need a strategy to monitor the environment in order to avoid the effects on health. The purpose of this study was to find out and add insight about air pollution in the basement, especially to parking attendants, drivers, visitors, shopkeepers and the community around the basement caused by vehicle exhaust emissions. This type of research is a systematic review by developing the concept of sensitivity to the problems at hand. The research population is articles related to the topic of air pollution in parking basement spaces, which are 45 articles. The sample in this study was taken based on a review system with a sample of 13 articles. Data analysis was carried out by means of a systematic review of the research literature. The results show that air pollution in the basement is mostly from diesel and premium motorized vehicles, while the high temperature in the basement is caused by space heat due to the dense heat of the vehicle when it is in the parking lot and control can be done by increasing the ventilation material selection. and reduce travel time so that air quality does not endanger health. Keywords: Air Pollution, Basement Parking
Kajian Kejadian CVS (Computer Vision Syndrome) Akibat Keterpaparan Tingkat Radiasi Alat Digital Nurmala Nurmala; Rahmi Amir; Usman Usman
Journal of Health Educational Science And Technology Vol. 5 No. 1 (2022): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology)
Publisher : Faculty of Health Sciences , Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.21 KB) | DOI: 10.25139/htc.v5i1.4513

Abstract

Abstrak : Penggunaan ialati digitali saati inii sangati bermanfaat iuntuk ikebutuhan ihidup isetiap ihari.i penggunaanii alati elektronik ihampir isemuai orange membutuhkannya iserta imenggunakanya.i Namun itidaki semuai darii penggunaannyai sadari akani dampaki darii alati elektronik iterutamai pada igangguani kesehatani matai orange yangi menderita imasalahi pada imata iataui penglihatan ikarenai pekerjaan iyang imenggunakani computer.i Tujuani darii penelitiani inii adalah iuntuk imengetahuii kejadiani kasus iCVSi (Computeri Visioni Syndrome)I akibati keterpaparan itingkati radiasi ialati digitali padai Mahasiswa iFakultas iIlmu iKesehatan Universitas Muhammadiyah Parepare ditinjau dari usia, jenis kelamin, penggunaan kacamata, lamai penggunaan ikomputer,I lamai bekerja idengani komputeri dalami sehari, ilama ibekerjai dengani komputer isecarai terusi menerusi dalam isehari, ilama iistirahati setelahi penggunaan ikomputer, jaraki penglihatan idani keluhan iCVS.i Penelitian iinii menggunakani metode ipenelitiani kuantitatifi dengani pendekatani crossi sectional.i Tekniki pengambilan isampeli yang idigunakani adalahi purposivei sampling iyaitui pemilihani subjek iberdasarkan iatas iciri-ciri iatau isifati tertentui yang iberkaitani dengani karakteristik ipopulasi idiperoleh isampel ipenelitiani sebanyak i45 iresponden. Hasili penelitian, imenunjukkani bahwa iyang imengalamii CVSi sebanyak 29 iorang i(64.4%) dan yang tidak mengalami CVS isebanyak 16 orang i(35.6%). Kata kunci : Usia, Jarak penglihatan, Lama Penggunaan, Penderita CVS Abstrack : The..use.. of.. digital.. tools..today,.. it..is..undeniable. .that..in..everyday.. life..the..use..of. .electronic..devices.. almost..everyone.. needs..and..uses..them… However, not..all..of..its. .users..are..aware..of..the impact of electronic devices, especially on eye health problems. Bausch and Lomb reported that nearly 60 people suffer from eye or vision problems due to work using computers. The purpose of this study was to determine the incidence of CVS (Computer Vision Syndrome) cases due to exposure to digital device radiation levels in students of the Faculty of Health Sciences, University of Muhammadiyah Pare-Pare in terms of age, gender, use of glasses, duration of computer use, length of working with computers in a day, long hours of working with computers continuously in a day, long breaks after using computers, visual acuity and CVS complaints. This study uses a quantitative research method with a cross sectional approach. The sampling technique used was purposive sampling, namely the selection of subjects based on certain characteristics or characteristics related to the characteristics of the population, the research sample was 45 respondents. The results showed that 29 people (64.4%) had CVS and 16 people (35.6%) did not experience CVS. Keywords: Age, Visibility, Length of Use, CVS sufferers
Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Dermatitis Pada Pekerja Pabrik Tahu Di Kecamatan Soreang Rais Rais; Rahmi Amir; Herlina Muin
Journal of Health Educational Science And Technology Vol. 5 No. 2 (2022): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology)
Publisher : Faculty of Health Sciences , Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.246 KB) | DOI: 10.25139/htc.v5i2.4524

Abstract

Data awal yang diperoleh di Puskesmas Cempae kota pare-pare terdapat 125 penderita, dan 23 diantaranya pekerja pabrik tahu dan belum diketahui faktor apa yang berpengaruh terhadap kejadian dermatisis (Puskesmas Cempae). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara lama kontak, penggunaan APD, dan hygiene pada pekerja pabrik tahu di Kecamatan Soreang. Sampel dalama penelitian ini adalah sebanyak 23 orang. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini adalah total sampling. Adapun waktu penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni sampai Juli 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara lama kontak (p= 0,062), dan ada hubungan antara penggunaan APD (p= 0,007), dan tidak ada hubungan antara hygiene (p= 0,552) pada pekerja pabrik tahu di Kecamatan Soreang. Disarankan Pekerja diharapkan meningkatkan kesadaran terhadap penyakit yang diderita dan juga mengenai dermatitis kontak sehingga pekerja dapat mengurangi potensi terkena dermatitis kontak. Menjaga kebersihan kulit dengan mecuci tangan yang baik dan benar. Baik dalam arti tahapan mencuci tangan dan bahan yang digunakan dalam mencuci tangan. Dan sebaiknya pekerja memakai sarung tangan latex dapat digunakan sebagai pencegahan dermatitis kontak, sarung tangan yang digunakan saat bekerja harus menutupi sepertiga distal lengan bawah agar efektif penggunaanya. Kata Kunci: Dermatitis, Pekerja, Pabrik, Tahu The initial data obtained at the Cempae Health Center in Pare City were 125 patients, and 23 of them were tofu factory workers and it was not known what factors influenced the incidence of dermatosis (Cempae Health Center). The purpose of this study was to determine the relationship between length of contact, use of PPE, and cleanliness of tofu factory workers in Soreang District. The sample in this study were 23 people. The data collection technique in this research is total sampling. The time of this study was carried out from June to July 2021. The results showed that there was no relationship between length of contact (p = 0.062), and there was a relationship between the use of PPE (p = 0.007), and there was no relationship between hygiene (p = 0.552 ). ) to tofu factory workers in Soreang District. It is recommended that workers are expected to increase awareness of the disease they suffer from and also contact dermatitis so that workers can reduce the potential for contact dermatitis. Keep your skin clean by washing your hands properly and properly. Both in hand washing events and materials used in hand washing. And workers should wear latex gloves can be used as contact dermatitis prevention, gloves used when working must be for one third of the forearm to be effective.Keywords: Dermatitis, Workers, Factory, Tofu
Desain Tempat Sampah Edukatif Dan Persuasif Membentuk Karakter Cinta Lingkungan Bagi Anak Sekolah Dasar Feby Leony; Rahmi Amir; Ayu Dwi Putri Rusman
Journal of Health Educational Science And Technology Vol. 6 No. 1 (2023): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology)
Publisher : Faculty of Health Sciences , Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.177 KB) | DOI: 10.25139/htc.v6i1.4924

Abstract

Pendidikan cinta lingkungan merupakan upaya penting yang dapat dilakukan agar sikap dan karakter sumber daya manusia lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. cinta lingkungan pada studi kasus anak siswa SD di Kota Parepare. Metode eksperimen dalam penelitian ini dilakukan dengan merancang tempat sampah edukatif dan persuasif untuk membentuk karakter cinta lingkungan pada siswa sekolah dasar di Kota Parepare. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa Gerakan Peduli Lingkungan dan Budaya di Sekolah Dasar (PBLHS) yaitu Sekolah Dasar Negeri Adiwiyata. Negeri 71, Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi SD Negeri 28, Sekolah Adiwiyata Tingkat Kota SD. Negeri 27, dan Sekolah Adiwiyata untuk Tingkat SD Mandiri. Negara 29 di Kota Parepare. Sampel penelitian adalah 71 siswa dari perwakilan populasi. Analisis yang digunakan menggunakan uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perancangan tempat sampah anak sekolah dasar yang dijadikan sampel mampu memberikan pengaruh terhadap pengetahuan dan sikap anak yang berkarakter cinta lingkungan sehingga dapat meningkatkan kesadaran anak sekolah dasar untuk membuang sampah pada tempatnya. tempat sampah yang disediakan.Kata kunci: Anak Sekolah Dasar, Rash can Design, Lingkungan Environmental love education is an important effort that can be done for the atitude and character of human resources to be more concerned about environmental cleanliness.The purpose of this study was to determine the design of the trash can to be educative and persuasive in shaping the character of love for the environment in case study children of elementary school students in Parepare City. The experimental method in this study was carried out by designing educational and persuasive trash bins to form the character of love for the environment for elementary school students in Parepare City. The population in this study were students of the Movement for Environmental Care and Culture in School Elementary Schools (PBLHS), namely the Adiwiyata National Elementary School. State 71, Adiwiyata School at Provincial Level SD Negeri 28, Adiwiyata School at City Level SD. State 27, and Adiwiyata School for Elementary Level Independent. State 29 in the City of Parepare. The sample is 71 students from the population representative. The analysis used using the T test. The results showed that the design of trash cans for children in elementary schools who were the sample was able to have an influence on the knowledge and attitudes of children with environmental love characters so as to increase the awareness of elementary school children to dispose of garbage in the provided trash cans. Keywords:Elementary School Children, Rash can Design, Environment
Teknik Serangga Mandul Sebagai Alternatif Pengendalian Kepadatan Lalat Dan Pencegahan Penyakit Diare :A Systematic Review Yuslianthi Yuslianthi; Rahmi Amir; Herliana Muin
Journal of Health Educational Science And Technology Vol. 6 No. 1 (2023): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology)
Publisher : Faculty of Health Sciences , Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.692 KB) | DOI: 10.25139/htc.v6i1.5322

Abstract

Abstrak : Teknik Serangga Mandul atau TSM adalah merupakan salah satu metode pengendalian vektor yang tidak berbahaya bagi ekosistem, efektif, dan berpotensi. Strategi ini juga disebut sebagai kontrol spesies-eksplisit, misalnya membunuh vektor dengan vektor. Penggunaan strategi TSM telah dicoba pada nyamuk Aedes Aegyptiuntukmengendalikan vektor dengue dan secara efektif mengurangi populasi nyamuk sebesar 95.23 persen.Kondisi ini bertahan 3 sampai 6 bulan hingga kasus DBD kembali muncul. Konsekuensi dari eksplorasi nyamuk Aedes Aegypti yang dipimpin oleh Batan, dapat memandulkan nyamuk dengan tingkat keberhasilan 100%.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaplikasian teknik serangga mandul pada lalat sebagai alternatif pengendalian kepadatan dan pencegahan penyakit diare.Dengan metode systematic review menggunakan database Google Scholar, Pubmed, dan Science Direct. Hasil pencarian terkait judul adalah 11 artikel kemudian dilakukan analisis jurnal. Hasil menunjukkan bahwa systematic review pada 11 artikel terkait, 9 diantaranya menunjukkan bahwa TSM telah berhasil diimplementasikan pada berbagai berbagai jenis lalat, dan lebih dominan pada hama lalat buah spesies Bactrocera dorsalis, dan lebih banyak diterapkan pada hama pertanian khususnya tanaman buah dan sayur untuk intervensi pangan, tidak pada intervensi penyakit. Kata kunci :Teknik serangga mandul; lalat; pencegahan diare; pengendalian vektor lalat; kepadatan lalat Abstract : Sterile Insect Technique or SIT is one of the vector control methods that is not harmful to ecosystems, effective, and potentially. This strategy is also referred to as species-explicit control, for example killing vectors with vectors. The use of SIT strategies has been tried on Aedes Aegypti mosquitoes to control dengue vectors and effectively reduce mosquito populations by 95.23 percent. This condition lasts 3 to 6 months until the case of DENGUE re-emerges. The consequences of Aedes Aegypti mosquito exploration led by Batan, can guide mosquitoes with a 100% success rate. The purpose of this study was to find out the application of sterile insect techniques in flies as an alternative to density control and prevention of diarrheal diseases. Systematic review methods use Google Scholar, Pubmed, and Science Direct databases. Search results related to the title are 11 articles then conducted journal analysis. The results showed that systematic reviews in 11 related articles, 9 of which showed that SIT has been successfully implemented in various types of flies, and is more dominant in fruit fly pests of Bactrocera dorsalis species, and more widely applied to agricultural pests, especially fruit and vegetable crops for food interventions, not to disease interventions. Keywords: Sterileinsecttechniques; flies;prevention ofdiarrhea;control of fly vectors;flydensity
Efek Paparan Limbah Debu Pada Pekerja Pengangkut Semen Tonasa Farah Fadhillah Yusri; Rahmi Amir; Usman
Journal of Health Educational Science And Technology Vol. 6 No. 2 (2023): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology)
Publisher : Faculty of Health Sciences , Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/htc.v6i2.6432

Abstract

Efek paparan limbah debu pada pekerja pengangkut semen tonasa kabupaten pangkep Penelitian ini bertujuan untuk menemukan: 1) Untuk menemukan efek paparan limbah debu pada pekerja pengangkut semen tonasa; 2) Untuk menemukan perilaku pekerja yang mempunyai pengetahuan tentang cara menggunakan alat pelindung diri; 3) Untuk menemukan masa kerja pekerja pengangkut semen Tonasa. Metode penelitian yaitu deskriptif kualitatif yang diartikan sebagai teknik pengambilan sampel yang menggambarkan kejadian atau fenomena yang terjadi di lapangan dan menyajikan informasi tentang kejadian atau fenomena yang sebenarnya secara sistematis, faktual dan akurat dari lapangan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: 1) Karakteristik dari informan kunci dilokasi PT. Tonasa Lines dan PT. Prima Karya Manunggal ditemukan ada beberapa pekerja mengalami gangguan Kesehatan pada saat jam kerja berlangsung, hal ini ditandai dengan gejala yang muncul seperti batuk, iritasi mata dan iritasi pada kulit dikarenakan kontak langsung dengan debu dan semen di lapangan kerja baik semen curah ataupun semen zak; 2) Penggunaan APD digudang tidak selengkap APD dipelabuhan, karena tingginya kadar debu di dalam gudang penyimpanan semen tersebut mempengaruhi adanya efek dari paparan limbah debu mengakibatkan terganggunya kesehatan para pekerja; 3) Masa kerja rata-rata para pekerja pengangkut semen tonasa di Pelabuhan sekitar 20-30 tahun dan di Gudang sekitar 30-40 tahun. Kata Kunci : Efek paparan debu, pekerja PT. Semen Tonasa Effects of exposure to dust waste on workers transporting tonasa cement in Pangkep Regency This study aims to find: 1) To find out the effects of exposure to dust waste on workers transporting tonasa cement; 2) To find the behavior of workers who have knowledge about how to use personal protective equipment; 3) To find the working time of Tonasa cement transport workers. The research method is descriptive qualitative which is defined as a sampling technique that describes events or phenomena that occur in the field and provides information about the actual events or phenomena systematically, factually and accurately from the field. The research results show that: 1) The characteristics of the key informants at PT. Tonasa Lines and PT. Prima Karya Manunggal found that several workers experienced health problems during working hours, this was indicated by symptoms that appeared such as coughing, eye irritation and skin irritation due to direct contact with dust and cement in the workplace, both bulk cement and sack cement; 2) The use of PPE in the warehouse is not as complete as PPE in the port, because the high level of dust in the cement storage warehouse affects the effects of exposure to dust waste resulting in the disruption of the health of workers; 3) The average working period of tonasa cement transport workers at the Port is around 20-30 years and at the Warehouse around 30-40 years. Keywords: Effect of dust exposure on PT. Tonas Cement
Dampak Limbah Cangkang Tiram Terhadap Lingkungan Di Desa Lajari Kabupaten Barru asniar as; Haniarti; Rahmat Zarkasyi; Fitriani Umar; Rahmi Amir
Journal of Health Educational Science And Technology Vol. 6 No. 2 (2023): J-HESTECH (Journal Of Health Educational Science And Technology)
Publisher : Faculty of Health Sciences , Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/htc.v6i2.6725

Abstract

Abstrak : Keberadaan limbah sering kali dijauhi orang karena dianggap sebagai barang kotor, tidak berguna, dan tidak memiliki manfaat. Padahal jika limbah organic khususnya mampu dimanfaatkan dengan baik dibuat sebuah kerajinan bisa menghasilkan keuntungan yang besar. Salah satu limbah organik yang bisa dimanfaatkan dengan dibuat kerajinan adalah cangkang kerang. Adapaun informan yang diambil oleh penelitian ini sebanyak 11 orang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak limbah cangkang tiram serta pemanfaatan limbah cangkang tiramdi Kampung Lajari Kabupaten Barru. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa masyarakat kurang memperhatikan limbah cangkang tiram dan membuang limbah cangkang timaram disekitar kediamannya yang menimbulkan canggkang tiram berserakan serta bau yang menyengat dan merusak lingkungan. Dampak limbah cangkang tiram terhadap lingkungan di Kampung Lajari, Kabupaten Barru, Menggangu lingkungan disekitarnya berupa cangkang tiram yang berserakan bau yang menyengat, dan terjadi pencemaran air dan tanah. Limbah cangkang tiram di Kampung Lajari, Kabupaten Barru, dimanfaatkan sebagai timbunan disekitar lokasi pengelolahan cangkang tiram, juga sebagai souvenir berupa hiasan dinding, tempat tisu, bingkai foto. Disarankan instansi yang terkait untuk melaksanakan sosialisasi tentang manfaat limbah cangkang tiram kepada masyarakat pelatihan kerajinan seni berupa produk cendramata. Kata kunci: cangkang tiram, limbah, lingkungan Abstrack : The existence of waste is often shunned by people because it is considered dirty, useless, and has no benefits. In fact, if organic waste in particular can be put to good use, it can be made into a craft, which can generate huge profits. One of the organic wastes that can be utilized by making crafts is shells. There were 11 informants taken by this study. The purpose of this study was to find out the impact of oyster shell waste and the utilization of oyster shell waste in Kampung Lajari, Barru Regency. The results showed that the community paid less attention to oyster shell waste and disposed of the oyster shell waste around their residence which caused scattered oyster shells and a pungent odor and damaged the environment. The impact of oyster shell waste on the environment in Kampung Lajari, Barru Regency, disrupted the surrounding environment in the form of scattered oyster shells that had a pungent odor, and water and soil contamination. around the location for oyster shells processing, as well as souvenirs in the form of wall decorations, tissue boxes, photo frames. It is recommended that the relevant agencies carry out socialization on the benefits of oyster shell waste to the community for training in arts crafts in the form of souvenir products . Keywords: Oyster shell, waste, environment