p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal RUMI
Muhammad Nurul Arifin
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Demokratisasi Era Habibie Dan Implikasi Otonomi Manajemen Pendidikan Islam di Indonesia Muhammad Nurul Arifin; Sabarudin
RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2026): RUMI (Rumah Ilmiah Jurnal Multidisiplin) (Juni)
Publisher : RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa pemerintahan B.J. Habibie menjadi penanda perubahan besar dalam perjalanan bangsa Indonesia, yakni peralihan dari sistem kekuasaan yang sentralistik dan otoriter menuju tatanan kehidupan berbangsa yang lebih demokratis. Gelombang reformasi yang hadir pada periode transisi tersebut melahirkan sejumlah produk legislasi yang strategis, salah satunya Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah, yang turut membuka celah kebebasan bagi pengelolaan institusi pendidikan, khususnya pendidikan Islam. Artikel ini berupaya mengkaji secara mendalam bagaimana kebijakan-kebijakan demokratisasi di bawah kepemimpinan Habibie memberikan dampak nyata terhadap kemandirian manajemen lembaga pendidikan Islam di tanah air. Pendekatan yang digunakan ialah kajian kepustakaan berdimensi historis-analitis yang bersumber dari regulasi, kebijakan, serta literatur akademik terkait. Temuan kajian mengungkapkan bahwa arus demokratisasi pada era tersebut telah mendorong terjadinya desentralisasi dalam tata kelola pendidikan Islam, memperkokoh kemandirian institusional madrasah, sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi pengembangan kurikulum yang berlandaskan nilai-nilai keislaman. Kajian ini menyimpulkan bahwa reformasi 1998 menjadi pijakan historis yang sangat berarti bagi perubahan manajemen pendidikan Islam ke arah yang lebih demokratis, transparan, dan bernafaskan nilai Islam.
Dinamika Perkembangan Teknologi Informasi Dalam Perspektif Sejarah Muhammad Nurul Arifin; Zainal Arifin Ahmad; Muhammad Hilma Alrosyid
RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2026): RUMI (Rumah Ilmiah Jurnal Multidisiplin) (Juni)
Publisher : RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Advances in information technology have become a key factor driving significant changes in various aspects of human life, including communication, work, and data management. From a historical perspective, information technology has undergone a long evolution that began with simple tools such as the abacus, then developed into computing machines, until entering the digital era marked by the presence of the internet and artificial intelligence. This study aims to examine the dynamics of information technology development from a historical point of view and its implications for human civilization. The method used is a qualitative approach through literature study by examining various scientific sources such as books, journals, and related documents. The results of the study show that the development of information technology has taken place gradually but continuously, which can be classified into several phases, namely the manual, mechanical, electronic, and digital eras. Each stage has made an important contribution to improving efficiency, speed, and accuracy in information processing. In addition, these advances have also accelerated the process of globalization and encouraged the occurrence of digital transformation in various fields of life. Thus, it can be concluded that the dynamics of information technology development not only reflect technological progress alone, but also serve as the main catalyst in social and cultural changes in modern society