Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kebijakan MBKM Dalam Meningkatkan Skill Dan Karir Studi Kasus: Universitas Malikusshaleh Aceh Lismawati; Sabarudin
Jurnal BELAINDIKA (Pembelajaran dan Inovasi Pendidikan) Vol 5 No 1 (2023): Jurnal BELAINDIKA
Publisher : Nusa Putra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52005/belaindika.v5i1.93

Abstract

Perguruan tinggi sebagai wadah pengembangan keilmuan maupun skill yang bertujuan baik sebagai wawasan maupun karir masa depan mahasiswa, secara eksplisit belum dapat dikatakan berhasil. Hadirnya MBKM yang diusung oleh Menteri Pendidikan merupakan langkah yang tepat untuk menjawab permasalahan kurang menjaminnya perguruan tinggi atas masa depan mahasiswa. MBKM juga sebagai wadah yang menghantarkan mahasiswa untuk menggali pengalaman, skill, serta memberikan gambaran jelas untuk pengembangan karir masa depan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dampak penerapan program MBKM terhadap peningkatan skill mahasiswa. untuk memperoleh data, dilakukan menggunakan kualitatif deskriptif dengan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini bahwa implementasi kurikulum Merdeka Belajar-Kampus Merdeka di perguruan tinggi Malikussaleh Aceh secara pelaksanaan telah berhasil ditunjukkan dengan mahasiswa yang lulus dalam menyelesaikan program-program yang telah dipilih.
Manajemen Strategis Pimpinan Sekolah di MAN 2 Kulon Progo dalam Mempersiapkan Implementasi Kurikulum Cinta: Pengabdian Ansorul Alim; Ridwan Faqih Sihono; Winda Islamitha Nurhamidah; Sabarudin
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4868

Abstract

Artikel ini menganalisis manajemen strategis pimpinan MAN 2 Kulon Progo dalam mempersiapkan transisi "Kurikulum Cinta". Kajian ini menjadi urgen untuk mengisi kekosongan literatur yang selama ini minim membahas fase kesiapan (readiness) sekolah dalam menghadapi disrupsi kebijakan pendidikan. Menggunakan metode kualitatif studi kasus, penelitian ini menitikberatkan pada dinamika manajerial dalam mengkondisikan ekosistem sekolah. Temuan penelitian menunjukkan adanya siklus manajemen strategis yang komprehensif, meliputi: (1) Formulasi melalui redefinisi visi "Ruh Pendidikan" dan perencanaan proaktif (strategic foresight); (2) Implementasi berbasis Servant Leadership lewat strategi "Superteam" dan habituasi budaya 5S; serta (3) Evaluasi proses menggunakan intervensi berjenjang dan komunikasi tatap muka guna meminimalisir bias digital. Penelitian menyimpulkan bahwa kesiapan implementasi kurikulum bukanlah fenomena yang tumbuh secara organik, melainkan hasil rekayasa manajemen strategis yang secara sadar menggeser pendekatan administratif-birokratis menuju pendekatan humanis.
Demokratisasi Era Habibie Dan Implikasi Otonomi Manajemen Pendidikan Islam di Indonesia Muhammad Nurul Arifin; Sabarudin
RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2026): RUMI (Rumah Ilmiah Jurnal Multidisiplin) (Juni)
Publisher : RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa pemerintahan B.J. Habibie menjadi penanda perubahan besar dalam perjalanan bangsa Indonesia, yakni peralihan dari sistem kekuasaan yang sentralistik dan otoriter menuju tatanan kehidupan berbangsa yang lebih demokratis. Gelombang reformasi yang hadir pada periode transisi tersebut melahirkan sejumlah produk legislasi yang strategis, salah satunya Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah, yang turut membuka celah kebebasan bagi pengelolaan institusi pendidikan, khususnya pendidikan Islam. Artikel ini berupaya mengkaji secara mendalam bagaimana kebijakan-kebijakan demokratisasi di bawah kepemimpinan Habibie memberikan dampak nyata terhadap kemandirian manajemen lembaga pendidikan Islam di tanah air. Pendekatan yang digunakan ialah kajian kepustakaan berdimensi historis-analitis yang bersumber dari regulasi, kebijakan, serta literatur akademik terkait. Temuan kajian mengungkapkan bahwa arus demokratisasi pada era tersebut telah mendorong terjadinya desentralisasi dalam tata kelola pendidikan Islam, memperkokoh kemandirian institusional madrasah, sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi pengembangan kurikulum yang berlandaskan nilai-nilai keislaman. Kajian ini menyimpulkan bahwa reformasi 1998 menjadi pijakan historis yang sangat berarti bagi perubahan manajemen pendidikan Islam ke arah yang lebih demokratis, transparan, dan bernafaskan nilai Islam.