Penelitian ini difokuskan untuk mengetahui penerapan pembelajaran online di kelas bawah di salah satu SDIT yang ada di Kota Bengkulu pada masa pandemi covid-19 serta hambatan dalam penerapannya. Jenis penelitian ini menggunakan field research. Teknik pengumpulan datanya yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis datanya yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sedangkan teknik keabsahan datanya yaitu perpanjangan keikutsertaan peneliti dan triangulasi. Hasil dari penelitian ini yaitu:1) Penerapan media belajar berbasis pembelajaran daring di kelas bawah di SDIT tersebut pada masa pandemi covid-19 yaitu dilaksanakan dengan menggunakan aplikasi whatsapp setiap harinya, sedangkan pelaksanaan tatap muka secara virtual dilakukan seminggu sekali dengan aplikasi zoom meeting. Terkait tugas yang diberikan melalui pesan whatsapp ditujukan untuk memudahkan siswa, dengan cara tugas dikirim melalui pesan whatsApp dalam bentuk foto; 2) Hambatan yang dihadapi guru dalam penerapan media belajar berbasis pembelajaran daring di kelas bawah SDIT di Kota Bengkulu pada masa pandemi covid-19 seperti kendala pada koneksi internet yang berakibat pada pengumpulan tugas dan pada saat pelaksanaan tatap muka virtual menggunakan aplikasi zoom meeting, adanya keterbatasan kuota internet, para siswa yang merasakan kebosanan dalam belajar secara online di rumah, ketidaktepatan waktu siswa dalam pengumpulan tugas, serta pemantauan kejujuran siswa dalam mengerjakan penilaian lumayan sulit dilakukan oleh para guru. Dengan demikian, penerapan pembelajaran berbasis online di kelas bawah SDIT Kota Bengkulu pada masa pandemi covid-19 dinilai kurang berjalan efektif dalam hal efisiensi waktu dan penghematan biaya dikarenakan banyak terjadi permasalahan seperti keterbatasan sarana dan prasarana serta kurangnya pemahaman siswa terhadap materi pelajaran, khususnya pada bidang tematik.