This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Dwi Dwi Apriadi
Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Faktor-Faktor Self-Care Hipertensi dengan Status Kontrol Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi di Uptd Puskesmas Muara Belida Tahun 2026 Armala Serotinus; Fauzi Ashra; Mellia Fransiska; Dwi Dwi Apriadi; Erian Fatria; Masyitah Fadhani
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.63084

Abstract

Hipertensi masih menjadi masalah kesehatan yang memerlukan pengelolaan berkelanjutan, sementara keberhasilan pengendalian tekanan darah tidak hanya ditentukan oleh terapi farmakologis, tetapi juga oleh perilaku self-care pasien. Tujuan penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor self-care hipertensi yang berhubungan dengan status kontrol tekanan darah serta mengidentifikasi faktor yang paling dominan pada pasien hipertensi di wilayah kerja UPTD Puskesmas Muara Belida Kabupaten Muara Enim Tahun 2026. Metode penelitian ini menggunakan desain kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri atas 100 pasien hipertensi usia 30–59 tahun yang dipilih menggunakan multistage random sampling. Perilaku self-care diukur menggunakan instrumen Hypertension Self-Care Activity Level Effects (H-SCALE), sedangkan status kontrol tekanan darah diukur menggunakan sphygmomanometer digital terkalibrasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dan regresi logistik biner. Hasil sebanyak 62,0% responden memiliki tekanan darah tidak terkontrol dan 38,0% terkontrol. Analisis bivariat menunjukkan bahwa medication adherence (p=0,023; OR=0,312; 95% CI: 0,133–0,731) dan weight management (p=0,008; OR=0,297; 95% CI: 0,116–0,758) berhubungan signifikan dengan status kontrol tekanan darah. Sementara itu, low salt diet, physical activity, smoking exposure, dan alcohol intake tidak menunjukkan hubungan yang bermakna. Analisis multivariat menunjukkan bahwa weight management merupakan faktor dominan yang berhubungan dengan status kontrol tekanan darah (AOR=0,325; p=0,023; 95% CI: 0,123–0,857). Kesimpulan weight management merupakan faktor self-care yang paling dominan berhubungan dengan status kontrol tekanan darah pada pasien hipertensi. Penguatan intervensi keperawatan komunitas melalui edukasi dan pendampingan pengendalian berat badan serta peningkatan kepatuhan minum obat perlu diprioritaskan dalam program pengendalian hipertensi di pelayanan kesehatan primer.