Lansia merupakan kelompok usia yang mengalami perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang dapat memengaruhi kesejahteraan psikologis. Posyandu lansia tidak hanya menyediakan pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi wadah interaksi sosial yang dapat mendukung psychological well-being. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan rutinitas kunjungan ke posyandu lansia dengan psychological well-being lansia di Desa Mlawang Kecamatan Klakah Lumajang. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian sebanyak 70 lansia, dengan sampel 60 responden yang dipilih menggunakan proportional random sampling dari Posyandu Mangga dan Posyandu Apel. Data rutinitas kunjungan diperoleh dari catatan resmi posyandu, sedangkan psychological well-being diukur menggunakan Skala Psychological Well-Being Carol D. Ryff. Analisis data menggunakan uji Spearman’s Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 38 responden (63,3%) tergolong rutin mengunjungi posyandu, sedangkan psychological well-being mayoritas berada pada kategori sedang sebanyak 22 responden (36,7%). Hasil uji Spearman’s Rho menunjukkan p-value = 0,000 (<0,05) dengan koefisien korelasi r = 0,889. Terdapat hubungan positif yang sangat kuat dan signifikan antara rutinitas kunjungan ke posyandu lansia dengan psychological well-being lansia. Semakin rutin lansia mengikuti kegiatan posyandu, semakin tinggi tingkat psychological well-being yang dimiliki.