Suhari Suhari
Universitas Hafshawaty Zainul Hasan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pursed Lips Breathing Terhadap Tingkat Keparahan Sesak Pada Pasien Penyakit Paru Obstruktif Kronik Di Klinik Husada Mulia Klakah Sofiyatun Sofiyatun; Roisah Roisah; Suhari Suhari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 10 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i10.2477

Abstract

Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) merupakan penyakit paru kronis yang ditandai hambatan aliran udara progresif dan sering menimbulkan sesak napas sehingga menurunkan kualitas hidup pasien. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat diterapkan adalah Pursed Lips Breathing (PLB), yang bertujuan memperpanjang fase ekspirasi, mengurangi air trapping, serta meningkatkan ventilasi paru. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh PLB terhadap tingkat keparahan sesak pada pasien PPOK di Klinik Husada Mulia Klakah. Penelitian menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi penelitian sebanyak 115 pasien PPOK dengan sampel 54 responden menggunakan accidental sampling. Pengukuran tingkat sesak menggunakan Modified Medical Research Council (mMRC) dan lembar observasi. Intervensi PLB dilakukan satu kali sehari selama tiga hari. Analisis menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil menunjukkan sebelum intervensi sebagian besar responden mengalami sesak kategori sedang dan setelah intervensi seluruh responden berada pada kategori ringan. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p<0,05 sehingga terdapat pengaruh pemberian PLB terhadap penurunan tingkat keparahan sesak pada pasien PPOK.
Hubungan Rutinitas Kunjungan Ke Posyandu Lansia Dengan Psychological Well-Being Lansia Di Desa Mlawang Kecamatan Klakah Lumajang Tihematul Mukaddasah; Alwin Widhiyanto; Suhari Suhari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 10 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i10.2478

Abstract

Lansia merupakan kelompok usia yang mengalami perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang dapat memengaruhi kesejahteraan psikologis. Posyandu lansia tidak hanya menyediakan pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi wadah interaksi sosial yang dapat mendukung psychological well-being. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan rutinitas kunjungan ke posyandu lansia dengan psychological well-being lansia di Desa Mlawang Kecamatan Klakah Lumajang. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian sebanyak 70 lansia, dengan sampel 60 responden yang dipilih menggunakan proportional random sampling dari Posyandu Mangga dan Posyandu Apel. Data rutinitas kunjungan diperoleh dari catatan resmi posyandu, sedangkan psychological well-being diukur menggunakan Skala Psychological Well-Being Carol D. Ryff. Analisis data menggunakan uji Spearman’s Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 38 responden (63,3%) tergolong rutin mengunjungi posyandu, sedangkan psychological well-being mayoritas berada pada kategori sedang sebanyak 22 responden (36,7%). Hasil uji Spearman’s Rho menunjukkan p-value = 0,000 (<0,05) dengan koefisien korelasi r = 0,889. Terdapat hubungan positif yang sangat kuat dan signifikan antara rutinitas kunjungan ke posyandu lansia dengan psychological well-being lansia. Semakin rutin lansia mengikuti kegiatan posyandu, semakin tinggi tingkat psychological well-being yang dimiliki.