Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Perempuan Warga Binaan melalui Pendampingan Teknik Sashiko untuk Pengembangan Produk Hijab Kreatif Dewi Isma Aryani; Ucik Ana Fardila; Ida Ida; Miki Tjandra; Isabella Isthipraya Andreas; Dian Pratiwi Pribadi; Indra Janty Tan; Saskia Putri Agustine
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.26686

Abstract

Pemberdayaan perempuan warga binaan perlu diarahkan tidak hanya pada pembinaan selama berada di lembaga pemasyarakatan, tetapi juga pada pengembangan keterampilan yang dapat menjadi modal produktif setelah masa pembinaan berakhir. Salah satu keterampilan yang berpotensi dikembangkan adalah teknik sashiko yang dapat diaplikasikan pada produk tekstil dan dikembangkan menjadi produk kreatif bernilai ekonomi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan perempuan warga binaan melalui pendampingan teknik sashiko untuk pengembangan produk hijab kreatif serta mengidentifikasi potensi keberlanjutan keterampilan tersebut. Kegiatan dilaksanakan di Lapas Kelas IIA Kediri, Lapas Perempuan Kelas IIA Malang, dan Lapas Kelas IIA Tulungagung dengan melibatkan 92 perempuan warga binaan. Metode kegiatan meliputi persiapan, penyampaian materi, demonstrasi, praktik teknik sashiko, pendampingan, dan evaluasi. Evaluasi pengetahuan dilakukan melalui pretest dan posttest yang dianalisis menggunakan Wilcoxon Signed-Rank Test, sedangkan respons peserta dievaluasi melalui kuesioner kepuasan dan persepsi keberlanjutan usaha. Hasil menunjukkan bahwa seluruh peserta belum mengetahui maupun pernah mempraktikkan teknik sashiko sebelum kegiatan. Sebanyak 30 peserta mengalami peningkatan skor pengetahuan, 62 peserta memiliki skor yang sama, dan tidak terdapat peserta yang mengalami penurunan skor. Uji Wilcoxon menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan (Z = −4,949; p < 0,001). Evaluasi kepuasan menunjukkan 17,4% peserta sangat puas dan 82,6% puas. Seluruh peserta juga menilai keterampilan yang diperoleh dapat dilanjutkan untuk pengembangan usaha. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan teknik sashiko berpotensi menjadi salah satu bentuk pemberdayaan keterampilan kreatif bagi perempuan warga binaan yang dapat dikembangkan melalui pelatihan lanjutan, penguatan kualitas produk, kewirausahaan, dan pemasaran.