SMK Negeri 1 Siantar memiliki Unit Produksi Tata Busana dan sarana teknologi produksi tekstil digital berupa mesin printing sublimasi dan mesin fusing, tetapi pemanfaatannya belum optimal karena keterbatasan kompetensi guru, kondisi mesin yang lama tidak digunakan, serta belum tersedianya panduan operasional yang terintegrasi. PKM ini bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi printing sublimasi dan meningkatkan kompetensi guru dalam menggunakan teknologi printing sublimasi di SMKN 1 Siantar. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif dan learning by doing yang meliputi sosialisasi, pemulihan mesin, pelatihan, praktik produksi, penerapan panduan digital SUBLIMGUIDE, pendampingan, dan evaluasi. Pelaksanaan melibatkan 5 guru dan 10 siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mesin printing sublimasi yang sebelumnya tidak digunakan dapat kembali dioperasikan dengan tingkat operasional mencapai 90%. Mitra berhasil mengembangkan 3 desain motif digital dan menghasilkan 12 produk kaos bermotif digital, terdiri atas 10 kaos berbahan PE dan 2 kaos berbahan jersey. Evaluasi kompetensi 5 guru menunjukkan N-Gain rata-rata 0,56 dengan peningkatan tertinggi pada pengoperasian mesin sublimasi sebesar 0,82 dan pemahaman parameter pressing sebesar 0,71. Pada aspek manajemen, telah diterapkan aplikasi SUBLIMGUIDE yang terhubung dengan barcode pada mesin. Program ini menunjukkan bahwa integrasi teknologi produksi dengan panduan digital dapat memperkuat keberdayaan Unit Produksi Tata Busana dan mendukung penerapan Teaching Factory secara lebih terstruktur dan berkelanjutan.