Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PEMANFAATAN TEPUNG AZOLLA (Azolla pinnata) DAN LIMBAH AMPAS TAHU YANG DIFERMENTASI TERHADAPĀ  PERTUMBUHAN DAN EFISIENSI PEMANFAATAN PAKAN IKAN MAS (Cyprinus carpio) sri wahyuni arya; Patang; Amirah Mustarin; Muzayyana Dzul Khaira; Glenn Samorano Boro
Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian Vol. 11 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Agricultural Technology Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jptp.v11i2.13897

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan pakan ikan berbahan dasar tepung azolla (Azolla pinnata) dan limbah ampas tahu terfermentasi terhadap pertumbuhan, sintasan, efisiensi pemanfaatan pakan, serta kualitas air pada benih ikan mas (Cyprinus carpio). Metode yang digunakan adalah metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 3 ulangan, yaitu K (kontrol), A (tepung azolla fermentasi 30% + tepung ampas tahu fermentasi 20%), B (25% + 25%), dan C (20% + 30%), sehingga diperoleh 12 unit percobaan. Pemeliharaan dilakukan selama 30 hari dengan parameter pengamatan meliputi pertumbuhan berat mutlak, laju pertumbuhan spesifik (SGR), sintasan (SR), rasio konversi pakan (FCR), efisiensi pemanfaatan pakan (EPP), protein efficiency ratio (PER), serta kualitas air (suhu, pH, DO, dan amonia). Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan analisis sidik ragam (ANOVA) dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tepung azolla fermentasi dan ampas tahu fermentasi tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05) terhadap seluruh parameter yang diamati. Namun, secara deskriptif perlakuan A menunjukkan nilai pertumbuhan dan efisiensi pemanfaatan pakan yang lebih tinggi serta nilai konversi pakan yang lebih rendah dibandingkan perlakuan lainnya, tetapi perbedaan tersebut tidak berbeda nyata secara statistik. Tingkat kelangsungan hidup ikan pada seluruh perlakuan mencapai 100%. Kualitas air selama penelitian berada dalam kisaran optimal dan masih mendukung pertumbuhan serta kelangsungan hidup ikan.