Pertanian padi merupakan sektor penting bagi perekonomian masyarakat pedesaan, termasuk di Desa Hiliweto, Kecamatan Gido, yang sebagian besar penduduknya menggantungkan hidup pada usaha tani padi. Namun kenyataannya, pendapatan petani padi lokal di desa tersebut belum optimal meskipun produksi relatif stabil, karena sistem distribusi masih melibatkan banyak perantara dengan saluran panjang, serta pemasaran yang terbatas akibat minimnya akses pasar dan informasi harga, sehingga posisi tawar petani dalam menentukan harga jual menjadi lemah. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh distribusi dan pemasaran padi lokal, baik parsial maupun simultan, terhadap pendapatan petani di Desa Hiliweto, Kecamatan Gido. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi berjumlah 300 petani, dengan sampel 30 responden yang ditentukan melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert (1-5) yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, lalu dianalisis melalui uji asumsi klasik dan regresi linear berganda dengan SPSS. Hasil uji t menunjukkan Distribusi Padi Lokal berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pendapatan Petani (t hitung 2,976; signifikansi 0,006), sedangkan Pemasaran Padi Lokal berpengaruh positif dan signifikan (t hitung 5,601; signifikansi 0,000) sebagai variabel paling dominan. Secara simultan, uji F menghasilkan F hitung 28,091 dengan signifikansi 0,000, berarti distribusi dan pemasaran bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap pendapatan petani. Adjusted R Square sebesar 0,651 menunjukkan distribusi dan pemasaran menjelaskan 65,1% variasi pendapatan petani, sedangkan 34,9% sisanya dipengaruhi faktor lain. Dapat disimpulkan bahwa distribusi dan pemasaran padi lokal berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan petani di Desa Hiliweto, Kecamatan Gido, baik parsial maupun simultan, dengan pemasaran sebagai faktor paling menentukan.