Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : LEBAH

General Ulysses S. Grant's Civil War Leadership: A Model for Indonesia's Sishankamrata Defense System Octaviana, Shoraya Lolyta; Suadnyana, I Nyoman; Widjayanto, Joni; Harefa, Faonaso; Djoko Purwanto, Ignatius Eko
Lebah Vol. 18 No. 4 (2025): July: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/lebah.v18i4.331

Abstract

This study was motivated by interest in reviewing the combat experience of military figures General Ulysses S. Grant During the United States Civil War and its Devoted to Strengthening the System and Defense Doctrine Models in Indonesia that already exist; Sishankamrata. This study uses a mixed methods approach. The results showed that General Grant's combat experience in civil war in the United States had a significant influence on its success in winning the Mexican war, with a very strong correlation (R = 0.979). This finding can be interpreted that experience in the battlefield contributes greatly to forming strategic intuition, the effectiveness of decision making, and the ability of individual military leadership. The novelty of this study lies in the use of the Mixed Methods approach which integratively examines the relationship between combat experience and the development of military strategies in a historical and contemporary perspective. This study made an important contribution as a reference to the strengthening of the doctrine and implementation of the defense and security system of the people's universe (Sishankamrata) in Indonesia. The implications of this finding underline the importance of integration of experience -based learning in education and training in military leadership, the need to build military strategic leadership capacity that is not only based on theory, but the importance of empirical experience, both through military training, learning from war history, and combat operation experience. Suggestions for further research are that similar studies are carried out on more military figures from various so as to get a more comprehensive picture of how individual combat experiences can form adaptive military strategies so that it can be useful for strengthening the SishanKamrata model in Indonesia.
Analysis of the synergy of public policy and defense to improve state security management Octaviana, Shoraya Lolyta; Supriyadi, Adang Asep; Harefa, Faonaso
Lebah Vol. 18 No. 4 (2025): July: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/lebah.v18i4.380

Abstract

Kebijakan publik dan pertahanan negara memiliki hubungan erat dalam pengelolaan wilayah pertahanan, yang tercermin dalam strategi keamanan nasional. Artikel ini menganalisis bagaimana kebijakan publik memengaruhi strategi pertahanan, terutama dalam konteks pengelolaan wilayah pertahanan di Indonesia, dengan mempertimbangkan dinamika lingkungan strategis dan ancaman keamanan yang terus berkembang. Keamanan suatu negara dipengaruhi oleh berbagai variabel, termasuk ekonomi, politik, hukum, sosial-budaya, ideologi, geografi, demografi, dan sumber daya alam, sehingga pertahanan negara tidak hanya bergantung pada tindakan keamanan konvensional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk menguji implementasi strategi keamanan siber nasional dan tantangan yang dihadapi, serta memberikan rekomendasi untuk peningkatan strategi di masa depan. Selain itu, penelitian ini juga menganalisis peran Indonesia dalam mempromosikan stabilitas regional melalui Pandangan ASEAN tentang Indo-Pasifik, yang mencerminkan upaya kolektif untuk menyeimbangkan pengaruh kekuatan-kekuatan besar di kawasan ini. Oleh karena itu, diperlukan kajian mendalam mengenai evolusi kebijakan publik pertahanan Indonesia untuk meningkatkan pertahanan negara di masa depan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pengelolaan wilayah pertahanan dan penguatan keamanan nasional memerlukan pendekatan yang komprehensif dan beragam, tidak hanya pada tingkat permukaan. Kebijakan publik dan strategi pertahanan nasional harus dikoordinasikan dengan cermat dan diintegrasikan secara mulus, dengan mempertimbangkan kondisi, tantangan, dan kemampuan unik dari setiap wilayah pertahanan. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis komprehensif tentang pengaruh kebijakan publik terhadap efektivitas pengelolaan wilayah pertahanan dan strategi keamanan nasional, dengan fokus pada adaptasi terhadap perkembangan teknologi dan perubahan dalam lingkungan strategis