Ludfia Dwi Agustin
Program Studi Hukum Pidana Islam, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Pendidikan Karakter sebagai Upaya Pencegahan Bullying pada Siswa SD Negeri 26 Prabumulih Ludfia Dwi Agustin; Rosita Meilda; Paisol Burlian; Andi Arsyad; Nur Azizah Salsabilah; Nur Aisyah; Pira Yuniar; Ahmad Wahyudi
Journal of Law, Economics, and Engineering Vol. 2 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/g2xks805

Abstract

Bullying merupakan salah satu permasalahan yang dapat mengganggu perkembangan sosial, emosional, dan proses belajar siswa di sekolah dasar. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah perilaku bullying adalah melalui implementasi pendidikan karakter yang menanamkan nilai toleransi, empati, tanggung jawab, disiplin, kerja sama, kepedulian, dan sikap saling menghargai. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi pendidikan karakter sebagai upaya pencegahan bullying pada siswa sd negeri 26 prabumulih. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Partisipan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru, dan siswa. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan karakter di sd negeri 26 prabumulih dilakukan melalui pembiasaan perilaku positif, keteladanan guru, integrasi nilai karakter dalam proses pembelajaran, pemberian arahan dan nasihat, serta pembentukan budaya sekolah yang menekankan sikap saling menghargai. Hasil observasi menunjukkan bahwa nilai toleransi, empati, tanggung jawab, disiplin, kerja sama, kepedulian, dan saling menghargai telah diterapkan dalam berbagai aktivitas siswa. Perilaku yang berpotensi mengarah pada bullying, terutama dalam bentuk verbal dan sosial seperti mengejek, memberikan julukan yang tidak disukai, mengucilkan, dan bercanda secara berlebihan, mendapatkan perhatian dan arahan dari guru. Pendidikan karakter berperan sebagai strategi preventif dengan membangun kesadaran siswa untuk menghargai orang lain, memahami perasaan teman, mengendalikan perilaku, dan menyelesaikan konflik secara damai. Dengan demikian, implementasi pendidikan karakter dapat menjadi salah satu upaya yang relevan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan mendukung pencegahan bullying pada siswa sekolah dasar.