Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Sosialisasi Potensi Komoditas Pisang dan Pemanfaatan Limbah Kulit Pisang Menjadi Produk Olahan di Desa Kalikatir fajar muharram; Naufal Taufiq Eriyono; Bryan Fido Widardo; Giezka Adinia Gunawan; Mohamad Faruq Bayu Putra; Siti Nabilah; Khoirun Nisak; Mochamad Ferdinand Maulana; Nabila Nurfaizah; Indriani Lintang Kirana Widyadhana; Nafilah Firdausy Nuzula; Tri Winda Jaya Fatmawati; Kautsar Nafis Kuncoro
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2026): Volume 8, No 1, Desember 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/2pptcf52

Abstract

Pisang merupakan salah satu komoditas yang banyak ditemukan di Desa Kalikatir, tetapi pemanfaatannya masih berfokus pada bagian buah, sedangkan kulit pisang umumnya dibuang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pengetahuan dan pengalaman praktis kepada masyarakat mengenai pemanfaatan kulit pisang menjadi produk olahan pangan berupa selai dan pancake. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan observasi, perencanaan, pelaksanaan, dan refleksi. Kegiatan diikuti oleh 19 peserta yang terdiri atas 17 ibu-ibu PKK dan 2 perwakilan Karang Taruna. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui sosialisasi, pemutaran video tutorial, serta praktik pengolahan kulit pisang yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok pembuatan selai dan kelompok pembuatan pancake. Berdasarkan hasil observasi selama kegiatan, peserta dapat mengikuti tahapan pengolahan dengan baik dan memperoleh pengalaman dalam memanfaatkan kulit pisang menjadi produk pangan. Hasil praktik menunjukkan bahwa selai dan pancake kulit pisang dapat diterima oleh peserta dari segi rasa. Pemanfaatan kulit pisang menjadi produk olahan pangan dapat menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi limbah sekaligus memberikan nilai tambah terhadap komoditas pisang yang terdapat di Desa Kalikatir.
Pelatihan Peningkatan Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Dana Infak dan Sedekah Melalui Digitalisasi Laporan Keuangan Fityan Izza Noor Abidin; Sarwenda Biduri; Giezka Adinia Gunawan; Vanesya Ardiana Putri
Share: Journal of Service Learning Vol. 12 No. 2 (2026): AUGUST 2026
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/share.12.2.93-104

Abstract

Pengelolaan dana infak dan sedekah pada Masjid Al-Manar Sepanjang masih menghadapi permasalahan berupa pencatatan keuangan yang dilakukan secara manual, keterlambatan penyusunan laporan, serta belum optimalnya penyampaian informasi keuangan kepada jamaah. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya peningkatan kapasitas pengurus dalam melakukan pencatatan dan pelaporan keuangan secara sistematis, transparan, dan dapat dipertanggung jawabkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana infak dan sedekah melalui edukasi akuntansi sederhana serta digitalisasi laporan keuangan berbasis spreadsheet. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan 3 orang pengurus Masjid Al-Manar yakni Ketua Takmir Masjid, Bendahara, dan Anggota Bidang Sosial dan Pemberdayaan sebagai peserta pelatihan, dengan Fityan Izza Noor Abidin dan Sarwenda Biduri dari Universitas Muhammadiyah Sidoarjo sebagai pemateri. Tahapan kegiatan meliputi analisis permasalahan dan kebutuhan, sosialisasi, edukasi pencatatan keuangan, praktik penggunaan spreadsheet, implementasi pencatatan digital, penyusunan laporan, serta evaluasi dan pemantauan. Materi yang diberikan mencakup konsep dasar pencatatan kas masuk dan kas keluar, klasifikasi transaksi infak dan sedekah, serta praktik pencatatan dan penyusunan laporan menggunakan spreadsheet. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengurus memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya pencatatan keuangan yang sistematis dan mampu melakukan pencatatan penerimaan serta pengeluaran dana secara lebih terstruktur. Penerapan spreadsheet juga membantu pengurus mendokumentasikan transaksi, menyusun rekapitulasi laporan, serta menyediakan informasi keuangan yang lebih mudah dipahami dan disampaikan kepada jamaah. Dengan demikian, kegiatan pelatihan memberikan manfaat nyata berupa peningkatan kemampuan pengurus dalam mengelola dan melaporkan dana infak dan sedekah secara lebih tertib, transparan, dan akuntabel. Keberlanjutan penerapan sistem tetap memerlukan pendampingan dan pemantauan secara berkala.