Rahma Almira Humaera
Universitas Islam Negeri Mataram

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pembelajaran Keterampilan Berbicara Siswa Kelas V Menggunakan Metode Show and Tell Berbantuan Media Gambar Konkret Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia MI Bayyinul Ulum Santong Tahun Pelajaran 2026/2027 Rahma Almira Humaera; Hilmiati Hilmiati; Alwan Mahsul
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 7 No. 4 (2026): November (In Press)
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i4.3414

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pembelajaran keterampilan berbicara serta mengetahui perubahan dan hasil kemampuan berbicara siswa kelas V pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di MI Bayyinul Ulum Santong setelah diterapkannya metode Show and Tell berbantuan media gambar konkret. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek guru dan siswa kelas V. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi non-partisipan, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, dengan analisis data model interaktif Miles dan Huberman serta pengujian keabsahan data melalui perpanjangan pengamatan dan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran menggunakan metode Show and Tell berbantuan media gambar konkret berlangsung efektif, terstruktur, dan fleksibel sesuai sintaks yang dirancang, di mana media gambar konkret berfungsi sebagai pancingan visual (vocabulary trigger) yang membantu siswa menemukan ide dan kosakata secara spontan. Terjadi peningkatan yang signifikan pada keterampilan berbicara siswa, baik dari aspek kebahasaan (kelancaran tuturan meningkat, jeda ragu berkurang, artikulasi lebih tegas, dan struktur kalimat lebih runtut) maupun aspek non-kebahasaan (keberanian, kepercayaan diri, kontak mata, dan gestur tubuh yang lebih baik). Respon guru dan siswa terhadap penerapan metode ini sangat positif karena pembelajaran menjadi lebih interaktif, menyenangkan, dan tidak membosankan.