Qadriyyah Qadriyyah
Universitas PTIQ Jakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Model Koordinasi Syura, Ta‘awun, Ukhuwah (STU) dalam Manajemen Pendidikan Islam Qadriyyah Qadriyyah; Mustofa Fahmi
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 8, No 5 (2026): In Progress
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v8i5.9423

Abstract

Koordinasi menentukan keterpaduan keputusan, tindakan, dan relasi dalam tata kelola pendidikan Islam, tetapi kajian yang ada masih memisahkan teori koordinasi organisasi modern dari basis normatif Al-Qur’an dan Hadis. Penelitian ini bertujuan mengonstruksi Model Koordinasi Syura–Ta‘awun–Ukhuwah (STU) dalam manajemen pendidikan Islam. Penelitian menggunakan studi kepustakaan kualitatif, tafsir maw??‘?, analisis tematik hadis, dan sintesis konseptual terhadap sumber normatif serta literatur koordinasi, kepemimpinan, kolaborasi, dan kepercayaan organisasi. Hasil penelitian menghasilkan tiga dimensi dan sembilan indikator konseptual: syura/koordinasi partisipatif (partisipasi, deliberasi, penyelarasan keputusan), ta‘awun/koordinasi kolaboratif (pembagian peran, kolaborasi tugas, dukungan timbal balik), serta ukhuwah/koordinasi relasional (kepercayaan interpersonal, solidaritas kelembagaan, resolusi konflik konstruktif). Model STU mengintegrasikan penyelarasan keputusan, tindakan, dan hubungan dalam satu kerangka koordinasi bernilai etik-teologis. Secara teoretis, model ini memperluas konseptualisasi koordinasi pendidikan Islam; secara praktis, model dapat menjadi kerangka evaluasi koordinasi kelembagaan serta dasar pengembangan instrumen dan pengujian empiris berikutnya.
Kerangka Qur’anic Ethical AI Management Berbasis Amanah, Tabayyun, dan Maslahah dalam Manajemen Pendidikan Islam Qadriyyah Qadriyyah; Susanto Susanto
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 8, No 5 (2026): In Progress
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v8i5.9422

Abstract

Transformasi melalui Artificial Intelligence (AI) membuka peluang efisiensi sekaligus menimbulkan persoalan akuntabilitas, validitas informasi, dan dampak keputusan dalam manajemen pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan mengonstruksi kerangka konseptual Qur’anic Ethical AI Management (QE-AIM) berbasis amanah, tabayyun, dan maslahah. Penelitian bersifat konseptual dengan pendekatan kualitatif berbasis kepustakaan. Data dianalisis melalui analisis isi, tafsir tematik (maudhu‘i) terhadap ayat-ayat yang relevan, dan sintesis literatur mengenai etika AI serta manajemen pendidikan. Proses analisis menemukan tiga pemaknaan operasional: amanah sebagai Accountability yang menuntut penetapan tanggung jawab dan pengawasan manusia; tabayyun sebagai Verification yang mewajibkan pemeriksaan data, sumber, dan rekomendasi AI; serta maslahah sebagai Benefit and Impact Orientation yang mengarahkan penilaian manfaat dan potensi mudarat. Ketiganya membentuk mekanisme tata kelola Responsibility–Verification–Impact Evaluation–Human Decision, dengan AI sebagai teknologi pendukung dan manusia sebagai pengambil keputusan akhir. Secara praktis, QE-AIM dapat digunakan untuk menyusun kebijakan penggunaan AI, prosedur verifikasi keluaran, pembagian tanggung jawab, dan evaluasi dampak pada lembaga pendidikan Islam. Temuan ini merupakan formulasi konseptual berbasis kepustakaan dan belum membuktikan efektivitas QE-AIM secara empiris; karena itu, validasi indikator dan pengujian lapangan diperlukan pada penelitian selanjutnya.
Model Integratif Teori Organisasi dalam Manajemen Pendidikan Islam: Pengembangan MITO-PI Qadriyyah Qadriyyah; Susanto Susanto
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 8, No 5 (2026): In Progress
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v8i5.9431

Abstract

Penelitian konseptual ini mengembangkan Model Integratif Teori–Organisasi untuk Manajemen Pendidikan Islam (MITO-PI) melalui telaah literatur integratif kritis atas teori organisasi, organisasi pendidikan, dan manajemen pendidikan Islam. Sumber yang tercantum dalam daftar pustaka dikode menurut definisi teori, ontologi organisasi, mekanisme, level analisis, implikasi pendidikan, dan orientasi normatif, lalu dibandingkan untuk menyusun lima domain diagnosis: tujuan dan batas, struktur dan peran, informasi dan keputusan, relasi dan pembelajaran, serta adaptasi dan legitimasi digital. Kebaruan MITO-PI terletak pada urutan kerja yang memisahkan penjelasan empiris, diagnosis lintas domain, dan audit etis berdasarkan amanah keadilan, syura, serta koherensi kolektif; tiap domain sendiri tidak diklaim sebagai teori baru. Model menawarkan pertanyaan diagnostik dan indikator awal untuk menilai kesesuaian rancangan organisasi, termasuk keputusan, kepemimpinan, serta tata kelola digital. Karena alur pencarian dan konsistensi pengodean tidak terdokumentasi lengkap dan model belum diuji pada lembaga, hasilnya merupakan proposisi konseptual yang memerlukan validasi ahli, studi kasus, dan pengujian empiris