This Author published in this journals
All Journal Indonesia Berdaya
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Kelompok Tenun Desa Manurung Melalui Pengelolaan Limbah, Pewarnaan Alami, dan Ecoprinting untuk Mendukung Keberlanjutan Usaha Tenun: Empowering the Manurung Village Weaving Group Through Waste Management, Natural Dyeing, and Ecoprinting to Support the Sustainability of Weaving Enterprises Samsul Hadi; Deni Setiawan; M.laily Qadry Sukamana; Yusri Yusri; Noor Rahmi Febriani; Nor Khadijah; Nahdiati Ulfah; Erika Indriani; Nanda Hesti Rahmawati; Renara Christia Talyeta Leyen; Shada Maulida
Indonesia Berdaya Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20261628

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas kelompok Tenun Mandiri (Mitra I) dan Generasi Tenun Pagatan (Mitra II) di Desa Manurung melalui pengelolaan limbah pewarnaan, pewarnaan alami, dan ecoprinting. Kegiatan dilaksanakan pada Mei-Agustus 2026 dengan melibatkan 40 peserta, masing-masing 20 orang dari kedua kelompok mitra. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi sebelum-sesudah berdasarkan kemampuan peserta melakukan keterampilan secara mandiri. Hasil menunjukkan jumlah anggota Mitra I yang terampil mengelola limbah meningkat dari 0 menjadi 4 orang, sedangkan indikator gabungan keterampilan pewarnaan alami dan ecoprinting meningkat dari 1 menjadi 4 orang. Sebagai indikator pendukung keberdayaan ekonomi, aset Mitra I meningkat 25,1% dan Mitra II 88,6%, sementara pendapatan Mitra I meningkat 69,0% dan Mitra II 61,8%. Data ekonomi tidak diatribusikan secara langsung pada tiga pelatihan tahun ketiga karena program juga mencakup intervensi produksi, pemasaran, hilirisasi, dan manajemen usaha. Kegiatan ini menunjukkan peningkatan kapasitas keterampilan mitra, namun dampak lingkungan belum dapat disimpulkan secara langsung karena volume limbah dan kualitas air limbah belum diukur secara kuantitatif.   Abstract. This community service program aimed to strengthen the capacity of the Tenun Mandiri group (Partner I) and Generasi Tenun Pagatan group (Partner II) in Manurung Village through yarn-dyeing waste management, natural dyeing, and ecoprinting. The activities were conducted from May to August 2026 and involved 40 participants, with 20 participants from each partner group. The program consisted of outreach, technical training, hands-on practice, mentoring, and pre-post evaluation based on participants' ability to perform the targeted skills independently. The results showed that the number of Partner I members skilled in waste management increased from 0 to 4, while the combined indicator for natural dyeing and ecoprinting increased from 1 to 4 members. As supporting indicators of economic empowerment, Partner I's assets increased by 25.1% and Partner II's by 88.6%, while income increased by 69.0% and 61.8%, respectively. These economic changes were not directly attributed to the three third-year training activities because the broader program also included production, marketing, product downstreaming, and business-management interventions. The program improved partner skill capacity; however, direct environmental impacts cannot yet be concluded because waste volume and wastewater quality were not quantitatively measured.