Masalah kesehatan gigi dan mulut pada anak usia sekolah masih menjadi perhatian utama karena tingginya angka kejadian karies gigi yang disebabkan oleh rendahnya keterampilan menggosok gigi dengan benar. Kurangnya edukasi kesehatan gigi dan mulut yang menarik serta sesuai dengan karakteristik anak menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kondisi tersebut. Media edukasi berbasis video animasi dan simulasi dinilai mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan anak karena menyajikan informasi visual yang mudah dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media edukasi video animasi dan simulasi kesehatan gigi dan mulut terhadap keterampilan menggosok gigi pada anak di SDN 10 Gabung Makmur Kerinci Kanan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi eksperimen one group pretest–posttest. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas I sampai kelas VI sebanyak 171 anak, dengan jumlah sampel 119 anak yang diambil menggunakan teknik stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa lembar observasi keterampilan menggosok gigi. Intervensi dilakukan melalui pemberian edukasi menggunakan video animasi yang disertai simulasi cara menggosok gigi yang baik dan benar. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan menggosok gigi pada anak setelah diberikan intervensi dengan nilai p ≤ 0,05. Kesimpulan berdasarkan hasil penelitian, media edukasi video animasi dan simulasi dapat digunakan sebagai alternatif metode pendidikan kesehatan gigi dan mulut di sekolah dasar karena terbukti efektif meningkatkan keterampilan menggosok gigi pada anak penelitian ini menunjukkan bahwa media edukasi video animasi dan simulasi efektif.