Angel Rachel Hutabarat
Prodi DIII Kebidanan Tapanuli Utara, Poltekkes Kemenkes Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMANFAATAN TANAMAN OBAT “REBUSAN KOMBINASI DAUN SENDOK DAN RIMPANG KUNYIT” DALAM PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM Juana Linda Simbolon; Emilia Silvana Sitompul; Antetti Tampubolon; Angel Rachel Hutabarat; Gerin Ruth Amelia Lumbantoruan; Juita Simanjuntak
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 5 (2026): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i5.42035

Abstract

Abstrak: Ruptur perineum merupakan komplikasi pasca persalinan pervaginam, secara global tercatat 2,7 juta kasus tahun 2020, di Indonesia dialami oleh 75% ibu melahirkan pervaginam. Di Puskesmas Sipahutar 21,6% ibu melahirkan mengalami luka perineum tahun 2025. Ibu nifas membutuhkan perawatan luka perineum, karena jika tidak dirawat dapat menyebabkan infeksi, kematian, berdampak kepada aspek ekonomi. Daun sendok (Plantago Mayor L.) dan rimpang kunyit (Curcuma Longa L.) merupakan tanaman berkhasiat obat yang memiliki senyawa kimia metabolit sekunder. Kombinasi kedua tanaman ini dapat melengkapi aktivitas antibakteri dalam proses penyembuhan luka perineum. Namun, bukti khusus mengenai penggunaan kombinasi kedua tanaman dalam bentuk rebusan untuk perawatan luka perineum masih terbatas. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu nifas mengenai pemanfaatan rebusan kombinasi kedua tanaman sebagai bagian dari perawatan luka perineum, yang melibatkan 30 ibu melalui metode penyuluhan, demonstrasi, dan praktik. Pengetahuan dievaluasi menggunakan 20 pertanyaan melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan adalah proporsi ibu dengan pengetahuan baik meningkat dari 16,7% pada tes awal menjadi 73,3% pada tes akhir.Abstract: Perineal rupture is a common postpartum complication following vaginal delivery, with an estimated 2.7 million cases globally in 2020. In Indonesia, approximately 75% of women delivering vaginally experience perineal tears, and at Sipahutar Community Health Center, 21.6% of delivering mothers sustained perineal wounds in 2025. Adequate perineal wound care is essential for postpartum women, as neglect can lead to infection, severe morbidity, and economic burden. Greater plantain (Plantago major L.) and turmeric rhizome (Curcuma longa L.) are medicinal plants containing bioactive secondary metabolites. Their combination may provide complementary antibacterial activity that supports perineal wound healing. However, specific evidence on the use of their combined decoction for perineal wound care remains limited. This activity aimed to improve postpartum women’s knowledge regarding the use of a combined decoction of these plants as part of perineal wound care. Thirty postpartum women participated through health education, demonstration, and hands-on practice. Knowledge was assessed using a 20-item questionnaire administered as pre-test and post-test. The proportion of women with good knowledge increased from 16.7% at baseline to 73.3% after the intervention.