Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pemeriksaan Kesehatan Dan Edukasi DAGUSIBU Pada Warga Madras Hulu Petisah Tengah Medan Masniah, Masniah; Faisal, Ahmad Purnawarman; Lavinur; Tampubolon, Antetti; Masrah; Panjaitan, Rosnike Merly; Andarwati, Rini; Sitepu, Nadroh br; Fauzi, Zulfa Ismaniar; Ernoviya; Sinaga, Maya Handayani; Nurpermatasari, Adhisty; Hidayah, Nurul; Wakidi, Riza Fahlevi; Zulfikri; Nasution, Pratiwi Rukmana; Hilda; Ismedsyah; Sihombing, Jhonson P; Noviar, Irma; Wulandari, Mimin; Tanjung, Sri Wahyuni; Amrin; Yusnita, Henny; Nasution, Samihah
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 1 No 1 (2023): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.556 KB) | DOI: 10.63004/mcm.v1i1.100

Abstract

Pendahuluan. Kesehatan merupakan salah satu indikator tingkat kesejahteraan manusia sehingga senantiasa menjadi prioritas dalam pembangunan nasional suatu bangsa.Tujuan. Pentingnya edukasi DAGUSIBU bagi penggunaan obat yang aman dan rasional adalah terpenuhinya tepat pasien, tepat indikasi, tepat dosis, tepat waktu pemberian dan tepat informasi. Secara singkat pemakaian atau peresepan suatu obat dikatakan tidak rasional apabila kemungkinan untuk memberikan manfaat kecil atau tidak sama sekali atau kemungkinan manfaatnya tidak sebanding dengan kemungkinan efek samping atau biayanya.Metode. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu metode pemberdayaan masyarakat partisipatif dengan model Particatory Rural Appraisal (PRA), yaitu metode yang menekankan keterlibatan masyarakat dalam semua kegiatan yang dilakukan. Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan Dagusibu.Hasil. Tingkat pengetahuan responden sebelem penyuluhan paling banyak pada skala cukup pada presentase 71,6%, pada skala baik hanya 14,2%, sedangkan sesudah penyuluhan, pengetahuan responden naik drastis pada kategori baik sebanyak 85,7%.Simpulan. Responden telah terpapar mengenai DAGUSIBU dan cara penggunaan DAGUSIBU dalam penggunaan obat dan Responden sudah mengetahui tentang pentingnya penggunaan DAGUSIBU.
Pembuatan Infusa Labu Siam Sebagai Antihipertensi Dan Pemeriksaan Kadar Glukosa Darah Dan Kolesterol Pada Masyarakat Desa Lama Kecamatan Pancur Batu Tampubolon, Antetti; Sihombing, Jhonson P; Ernoviya, Ernoviya
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 1 No 3 (2023): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v1i3.110

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi adalah suatu kondisi ketika tekanan darah sistole 140 mmHg atau lebih tinggi dan tekanan darah diastole 90 mmHg atau lebih tinggi. Berdasarkan hasil riset menyebutkan terjadinya peningkatan hipertensi dibandingkan hasil penelitian tahun 2013. Salah satu solusi permasalahan dalam mengatasi hipertensi dengan pemberian obat tradisional yaitu buah labu siam. Obat tradisional telah lama digunakan sejak zaman nenek moyang sampai dengan sekarang. Obat tradisional banyak digunakan untuk pengobatan kolesterol, antidiabetes, kanker, diare, hipertensi dan lainnya.Tujuan: Tujuan dari Pengabdian ini adalah peserta mengetahui cara pembuatan infusa labu siam sesuai dengan syarat pembuatan infusa, mengetahui kadar glukosa darah dan kolesterol peserta pengabdian, serta mengedukasi masyarakat dengan memberikan penyuluhan tentang hipertensi, kolesterol, diabetes dan tanaman obat keluarga pada masyarakat Desa Lama Kecamatan Pancur Batu.Metode: Metode yang dilakukan adalah dengan membagikan kuesioner sebelum dan sesudah penyuluhan  untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat mengenai penyakit hipertensi diabetes, kolesterol, tanaman obat tradisional, cara pembuatan infusa, pemeriksaan glukosa darah dan kolesterol.Hasil: Dari 30 orang peserta yang mengikuti Pengabdian masyarakat diperoleh tingkat pengetahuan masyarakat tentang hipertensi, antidiabetes, kolesterol dan penggunaan infusa sebelum dilakukan penyuluhan adalah cukup baik dengan skor 60% dan sesudah dilakukan penyuluhan adalah baik dengan skor 86,7%Simpulan: Tingkat pengetahuan masyarakat meningkat dari cukup baik menjadi baik setelah dilakukan penyuluhan.
Pembuatan Infusa Daun Kelor Sebagai Antidiabetes Serta Pemeriksaan Kadar Glukosa Dan Kolesterol Masyarakat Desa Tengah Kecamatan Pancur Batu Tampubolon, Antetti; Sihombing, Jhonson P; Ismedsyah, Ismedsyah
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 2 No 4 (2024): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v2i4.529

Abstract

Pendahuluan: Obat tradisional merupakan bagian dari kekayaan alam Indonesia yang sangat banyak manfaatnya. Obat tradisional banyak digunakan untuk pengobatan kolesterol, antidiabetes, kanker, diare, hipertensi, mengurangi peradangan, melancarkan pencernaan dan lain sebagainya. Salah satu obat tradisional yang sering digunakan masyarakat adalah daun kelor yang berkhasiat sebagai antidiabetes dan penurun kolesterol. Tujuan: Tujuan dari pengabdian masyarakat adalah melakukan penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan tentang tanaman obat tradisionil, cara pembuatan infusa yang benar, penyakit diabetes dan kolesterol. Metode: Metode yang dilakukan adalah dengan membagikan kuisioner sebelum dan sesudah penyuluhan untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat mengenai penyakit diabetes, kolesterol, tanaman obat tradisional dan cara pembuatan infusa. Hasil: Dari 30 orang peserta yang mengikuti pengabdian masyarakat diperoleh tingkat pengetahuan masyarakat tentang antidiabetes, kolesterol, tanaman obat tradisionil dan infusa sebelum dilakukan penyuluhan adalah cukup baik dengan skor 63% dan sesudah dilakukan penyuluhan adalah baik dengan skor 85%. Simpulan: Dapat disimpulkan tingkat pengetahuan masyarakat meningkat dari cukup baik menjadi baik setelah dilakukan penyuluhan.
FORMULASI LIP BALM EKSTRAK LIDAH BUAYA (ALOE VERA) DAN BUAH NAGA MERAH (HYLOCEREUS POLYRHIZUS) SEBAGAI PELEMBAB BIBIR Tampubolon, Antetti
Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia
Publisher : APDFI (Asosiasi Pendidikan Diploma Farmasi Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33759/jrki.v5i2.394

Abstract

Lip balm is a cosmetic preparation with main components such as waxes, fats and oils. The purpose of this study was to determine whether Aloe vera and red dragon fruit extracts could be formulated as moisturizers and natural dyes in lip balm preparations. The study was carried out experimentally, including the formulation of preparations with concentrations of Aloe Vera extract 3%, 6%, 10%, and Red Dragon Fruit extract 3%, 5%, 7%. Examination of the physical quality of the preparation, namely homogeneity test, stability during 28 days of storage at room temperature, melting point, pH, and preference test. The results showed that (F1) with a concentration of 3% aloe vera and 3% red dragon fruit met the requirements for homogeneity, melting point, pH, and stability tests, on (F2) with a concentration of 6% aloe vera and 5% red dragon fruit does not meet the requirements of the pH test, but meets the requirements of the homogeneity test, melting point test, and stability test. Whereas for (F3) with a concentration of 10% aloe vera and 7% red dragon fruit did not meet the homogeneity and pH test requirements, but met the melting point and stability test requirements. It can be concluded that Aloe Vera Extract and Red Dragon Fruit can be formulated into lip balm dosage forms. Differences in concentration variations can affect the moisture on the skin and the color of the preparation.
FORMULASI SEDIAAN CREAM BLUSH ON MENGGUNAKAN EKSTRAK BUNGA MAWAR MERAH (Rosa damascena P.Mill) SEBAGAI PEWARNA ALAMI Tampubolon, Antetti
Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia
Publisher : APDFI (Asosiasi Pendidikan Diploma Farmasi Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33759/jrki.v6i2.524

Abstract

Blush on is a form of cosmetic preparation, aiming to give color to the cheeks and dimensions to the face. The purpose of this study was to determine the possibility of red rose extract (Rosa damascena P. Mill.) to be formulated as a blush on cream preparation, and the effective concentration to fulfill physical tests and evaluations. This research is an experimental study. Data collection was carried out through the formulation of blush on cream with the addition of red rose flower extract in a concentration combination of 10%, 20% and 30%. Then organoleptic test, stability test, pH test, topical test, irritation test, and hedonic test were carried out. Through research it is known that the preparation of blush on cream from red rose flower extract: fulfills the physical evaluation test and stability test; while the hedonic test at concentrations of 0% and 10% were included in the preferred category, and preparations at concentrations of 20% and 30% were included in the very preferred category by the panelists. The conclusion of this study is that cream blush from red rose flower extract is able to produce preparations that meet physical tests and evaluations; and can be formulated as a natural dye in blush on cream preparations that produce pale pink, intense pink, and intense red colors. The higher the concentration of the extract, the darker the resulting color.
PENGARUH PENAMBAHAN POLIETILEN GLIKOL 6000 PADA TABLET IBUPROFEN DISPERSI PADAT TERHADAP ABSORBSI IBUPROFEN SECARA IN SITU Tampubolon, Antetti
Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia Vol. 3 No. 3 (2021): Jurnal Riset Kefarmasin Indonesia
Publisher : APDFI (Asosiasi Pendidikan Diploma Farmasi Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33759/jrki.v3i3.167

Abstract

Drug absorption can be decided by various methods, namely in vitro methods, in situ methods, and in vivo methods. The in situ method is a procedure that is very close to the in vivo method. The aim of this study was to identify the effect of accumulation of polyethylene glycol 6000 (PEG 6000) on solid dispersion of ibuprofen tablets on the in-situ absorption of the drug. This research was conducted through an experiment to determine the effect of adding polyethylene glycol 6000 to the absorption of ibuprofen in situ by flowing the solution from solid dispersion ibuprofen tablets, solutions from generic ibuprofen tablets and standard ibuprofen solutions. The solid dispersion system was carried out by melting ibuprofen and polyethylene glycol 6000 in a ratio of 1:05. The drug solution was flowed through the lumen of the small intestine of male rats. Unabsorbed ibuprofen was measured by an ultraviolet spectrophotometer at a wavelength of 225.5 nm. Next, the absorbed level of ibuprofen was calculated. The results showed that ibuprofen from solid dispersion tablets was absorbed more than ibuprofen from generic tablets and standard ibuprofen. It can be concluded that polyethylene glycol 6000 has an effect on the absorption of ibuprofen in situ.