Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Chatbot AI Berbasis Telegram untuk Pencatatan Keuangan UMKM Terintegrasi Google Sheets Fatima Susiana Rusman; Maria Gundulfa Klau; Adriana Florensia Nana; Maria Yulianti Mitak; Elentria Asalnaije; Maria Bite; Niken Cantika Permatasari Dere; Vonilia Bere Loe; Johari Henukh; Zakarias Benyesi Mamwela Pampung; Hendrikus Loe; Yohanes Maria Vianey Arin Seran; Kornelius Juan Sebastian Kota; Paskalis Emanuel Boli; Laurensius Yustianus Gela; Alfry Aristo Jansen Sinlae
Jurnal Ilmiah Informatika dan Ilmu Komputer (JIMA-ILKOM) Vol. 5 No. 2 (2026): Volume 5 Nomor 2 September 2026
Publisher : PT. SNN MEDIA TECH PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58602/jima-ilkom.v5i2.82

Abstract

Pencatatan keuangan yang masih dilakukan secara manual dapat menimbulkan keterlambatan pencatatan, kesalahan input, dan kesulitan dalam pengelolaan data transaksi pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Penelitian ini bertujuan mengembangkan chatbot berbasis Artificial Intelligence (AI) yang diintegrasikan dengan Telegram dan Google Sheets untuk mendukung pencatatan transaksi keuangan pada UMKM Seafood Pariti. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development melalui tahapan identifikasi masalah, analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan evaluasi. Sistem dikembangkan dengan Telegram sebagai antarmuka percakapan, AI sebagai komponen pemrosesan informasi transaksi, dan Google Sheets sebagai media penyimpanan data berbasis cloud. Pengujian fungsional dilakukan menggunakan metode Black Box Testing dengan melibatkan tiga pengguna dan enam skenario pengujian yang mencakup penerimaan pesan, pemrosesan informasi, identifikasi data transaksi, penerusan data, penyimpanan transaksi, dan pengiriman konfirmasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh skenario berhasil dijalankan tanpa kegagalan dengan tingkat keberhasilan pengujian fungsional sebesar 100%. Sistem mampu menerima informasi transaksi melalui Telegram, memproses data, menyimpan hasil pencatatan secara otomatis pada Google Sheets, dan memberikan konfirmasi kepada pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi chatbot AI, aplikasi perpesanan, dan layanan cloud dapat digunakan sebagai alternatif untuk mendukung digitalisasi pencatatan transaksi pada UMKM. Penelitian selanjutnya perlu memperluas jumlah pengguna dan skenario pengujian serta mengevaluasi aspek kemudahan penggunaan, akurasi pemrosesan AI, keamanan data, dan kinerja sistem.
Integrasi Chatbot Telegram dan Branding Digital untuk Meningkatkan Kinerja Usaha UMKM Seafood Pariti Fatima Susiana Rusman; Maria Gundulfa Klau; Adriana Florensia Nana; Maria Yulianti Mitak; Elentria Asalnaije; Maria Bite; Niken Cantika Permatasari Dere; ⁠Vonilia Bere Loe; Zakarias Benyesi Mamwela Pampung; Yohanes Maria Vianey Arin Seran; Kornelius Juan Sebastian Kota; Hendrikus Loe; Paskalis Emanuel Boli; Johari Henukh; Laurensius Yustianus Gela; Alfry Aristo Jansen Sinlae
Journal Social Sciences And Technology For Community Service Vol. 7 No. 2 (2026): Volume 7 Nomor 2 September 2026
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jsstcs.v7i2.2776

Abstract

Transformasi digital menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan daya saing UMKM melalui pemanfaatan teknologi informasi yang sederhana dan mudah diimplementasikan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi digital pelaku UMKM Seafood Pariti Kota Kupang melalui implementasi chatbot Telegram sebagai aplikasi pencatatan transaksi otomatis yang terintegrasi dengan branding digital, promosi media sosial, dan penyusunan konten kreatif. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang meliputi identifikasi kebutuhan mitra, pelatihan, implementasi teknologi, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Kegiatan melibatkan tiga peserta yang merupakan pengelola UMKM Seafood Pariti. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi peserta dalam menggunakan chatbot Telegram untuk pencatatan transaksi, memahami branding digital, menyusun konten promosi, serta memanfaatkan media sosial sebagai media pemasaran. Peserta juga memberikan respons positif terhadap pelaksanaan kegiatan dan menunjukkan peningkatan kesiapan dalam mengadopsi teknologi digital pada aktivitas usaha. Dengan demikian, integrasi chatbot Telegram, branding digital, dan promosi kreatif mampu meningkatkan efisiensi administrasi usaha serta memperkuat kapasitas digital UMKM sebagai bagian dari transformasi digital yang berkelanjutan.