Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Kemampuan Mengidentifikasi Unsur-unsur Berita Melalui Model Pembelajaran Problem Based learning (PBL) Siswa Kelas VII SMP Negeri 2 Namohalu Esiwa. Masrida Hulu; Lestari Waruwu; Yanida Bu'ulolo; Noibe Halawa
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 4 (2026): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i4.2992

Abstract

Kemampuan mengidentifikasi unsur-unsur berita menjadi bagian penting dalam pembelajaran membaca karena menuntut peserta didik memahami informasi tersurat, hubungan sebab-akibat, serta proses terjadinya peristiwa. Tantangan tersebut semakin nyata pada sekolah dengan keterbatasan sarana dan akses internet. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan peserta didik kelas VII SMP Negeri 2 Namohalu Esiwa dalam mengidentifikasi unsur berita melalui model Problem-Based Learning serta mendeskripsikan perubahan keterlibatan mereka selama pembelajaran. Penelitian menggunakan desain penelitian tindakan kelas dengan pendekatan deskriptif kuantitatif-kualitatif dalam dua siklus yang meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 23 peserta didik. Data dikumpulkan melalui observasi guru dan peserta didik, tes hasil belajar, dokumentasi, serta catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata meningkat dari 73,91 pada Siklus I menjadi 84,13 pada Siklus II, sedangkan ketuntasan belajar meningkat dari 65,22% menjadi 91,30%. Rata-rata hasil refleksi juga meningkat dari 70,68% menjadi 92,95%. Peningkatan tersebut diikuti oleh perbaikan keterlibatan peserta didik dalam diskusi, pengerjaan LKPD, presentasi, dan refleksi setelah dilakukan penguatan pendampingan kelompok, pengelolaan waktu, serta pengawasan partisipasi. Penelitian menyimpulkan bahwa Problem-Based Learning mendukung peningkatan kemampuan mengidentifikasi unsur ADIKSIMBA sekaligus memperbaiki proses pembelajaran. Kebaruan penelitian terletak pada penerapan PBL sebagai strategi relatif rendah teknologi pada konteks sekolah 3T dengan keterbatasan fasilitas dan internet. Kontribusinya adalah menyediakan model pembelajaran adaptif berbasis teks, LKPD, diskusi, presentasi, dan refleksi yang tetap mendorong literasi kritis, kolaborasi, serta pemecahan masalah tanpa ketergantungan pada perangkat digital. Temuan ini memperluas penerapan PBL dalam pembelajaran teks berita dengan menempatkan keterbatasan sumber daya sebagai konteks pedagogis yang harus direspons melalui desain pembelajaran fleksibel adaptif.