Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Rancang Bangun Desain Armatur Lampu Berbasis Diversifikasi Fungsi Produk Kriya Jamaludin, J.; RRZ, Bambang Arief
Jurnal Rekarupa Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : FSRD ITENAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian rancang bangun ini berdasarkan pada kondisi nyata bahwa berbagai produk budaya lokal seperti peralatan menanak nasi tradisional telah tersisihkan oleh adanya peralatan elektronik seperti magic-jar atau rice-cooker.  Perlu upaya pelestarian produk kriya tradisional berbahan alami tersebut ke dalam bentuk lain yang disesuaikan dengan kondisi jaman modern dan isu global seperti green-design atau desain ramah lingkungan. Penelitian ini merupakan studi alih fungsi kukusan wadah menanak nasi tradisional di masyarakat di Jawa Barat. Alih fungsi tersebut dalam bentuk menjadi komponen desain armatur lampu sebagai bagian dari lighting design. Upaya ini dimaksudkan untuk membantu keberlanjutan produk kriya tradisional agar terjadi kesinambungan produksi guna menunjang ekonomi para pengrajin dan menciptakan produk asesoris interior dengan bahan alami berbasis budaya lokal. Metoda rancang bangun desain dalam penelitian ini berupa pembuatan sketsa desain, montase dan pembuatan model dan purwarupa (prototype). Metode komparasi dipakai untuk mencari kesamaan bentuk tudung lampu dari model  yang umum untuk dijadikan acuan.  Hasil akhir dari penelitian ini adalah prototip berbagai jenis armatur lampu dalam bentuk tudung lampu (lampshade) lampu meja, lampu dinding dan lampu lantai.Kata Kunci : kriya, anyaman bambu, transformasi desain, desain pencahayaan, tudung lampu  AbstraCT This design study is based on the real condition that local cultural products such as traditional rice cooking equipment have been marginalized by electronic equipment such as magic-jar or rice-cooker. It is necessary to conserve the traditional craft products into other forms adapted to modern times and global issues such as green-design or eco-friendly design. This research is a study of the function of steamed rice containers in West Java. Rather the function is in the form of a component of armature lamp design as part of lighting design. This effort is intended to help the sustainability of traditional craft products in order to ensure continuity of production in order to support the economy of the craftsmen and create interior accessories products with natural ingredients based on local culture. Design method of design in this research is making sketch design, montage and modeling and prototype (prototype). Comparative method is used to find the similarity of lamp hood form from common model to be used as reference. The end result of this research is prototypes of various types of armature lamps in the form of lampshades (lampshade) table lamps, wall lamps and floor lamps.Keywords: craft, woven bamboo, design tranformation, lighting design,  lampshade
Examining the STEM-Science Achievement Test (SSAT) Using Rasch Dichotomous Measurement Model Jamaludin, J.; Lay, Y. F.; Khoo, C. H.; Leong, A. S. Y.
Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Vol 10, No 4 (2021): December 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpii.v10i4.29405

Abstract

The main purpose of this study is to develop a valid and reliable instrument to measure the STEM-Science achievement of primary school students in Malaysia. Six Year 4 Science topics (Scientific Skills, Life Processes of Human, Properties of Materials, Measurement, Solar System, Importance of Technologies in Life) and Six Year 5 Science topics (Rules and Regulation in Science Lab, Life Processes of Plants, Acids and alkali, Electricity, Earth and Space Science, Technology and Sustainable Life) have been included in the development of the STEM-Science Achievement Test (SSAT). 226 Year 4 and 226 Year 5 primary school students in Sabah responded to the developed instrument to test their STEM-Science knowledge. The Rasch dichotomous measurement model approach was used to evaluate the validity and reliability of the SSAT. The validity assessed the Point-Measure Correlation (PTMEA CORR), Principal Component Analysis of Residuals (PCAR), as well as Infit and Outfit Mean Squares (MNSQ). In terms of reliability, Cronbach’s alpha, item reliability, and item separation index were analysed. The analysis results revealed the presence of unidimensionality for both objective and subjective items. For objective items, the reported values for Cronbach’s Alpha are .81 and .83; item reliability are .95 and .95; item separation are 4.21 and 4.25 for Year 4 and Year 5 students, respectively. Standardised residual correlations for Year 4 and Year 5 subjective items also showed satisfactory values. The assessment using Rasch measurement model has proven that SSAT is a valid and reliable instrument to measure Malaysian primary students’ STEM-Science-related knowledge.
Dinamika Perubahan Rumah Vernakular di Kampung Kuta Ciamis Jawa Barat Jamaludin, J.; Widia, Edwin
REKAJIVA Jurnal Desain Interior Vol 2, No 2 (2024): Rekajiva, Jurnal Desain Interior
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas dinamika perubahan pada rumah vernakular di Kampung Kuta, Ciamis, Jawa Barat, Indonesia. Kampung Kuta dikenal sebagai permukiman adat yang masih memegang teguh aturan leluhur dalam penggunaan material dan tata ruang. Namun, kebutuhan praktis serta pengaruh modernisasi memunculkan adaptasi minor yang tidak mengubah kerangka utama arsitektur tradisional. Dengan pendekatan analisis deskriptif dan studi komparatif terhadap beberapa rumah di Kampung Kuta, penelitian ini menemukan adanya penambahan terbatas, seperti penggunaan seng pada bubungan atap, pengecatan eksterior, serta pelapisan lantai bambu dengan vinyl buatan pabrik. Adaptasi tersebut dilakukan secara selektif dan fungsional, sehingga tradisi tetap menjadi fondasi utama, sementara material modern hanya hadir sebagai pelengkap. Temuan ini menunjukkan bahwa arsitektur vernakular mampu bernegosiasi dengan perubahan tanpa kehilangan identitas lokalnya, sekaligus merefleksikan ketahanan budaya masyarakat dalam menjembatani warisan masa lalu dengan kebutuhan kontemporer.Kata kunci: rumah vernakular, Kampung Kuta, adaptasi minor, tradisi, modernisasi,   konservasi
Unsur Identitas Tempat Pada Interior Hotel Grand Sunshine Resort & Convention Bandung Abdurrahman, Farhan Fadilah; Jamaludin, J.
Lintas Ruang: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior Vol 12, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/lintas.v12i1.12545

Abstract

Dunia bisnis pariwisata memiliki komponen penting berupa hotel yang menjadi sarana akomodasi utama. Banyaknya kegiatan yang dapat dilakukan pada hotel seperti sebagai tempat transit tamu dari luar kota maupun luar wilayah budaya sehingga sangat penting untuk dapat memperkuat citra dan karakteristik hotel dengan menerapkan sesuatu yang khas pada desainnya seperti memasukan unsur budaya setempat di dalam suasana ruangnya. Selain sebagai elemen estetik yang dapat membantu menciptakan suasana atmosfer ruang, juga sebagai media pengenalan budaya lokal setempat hotel tersebut berdiri. Metode analisis deskriptif dengan teknik identifikasi dan interpretasi terhadap makna unsur budaya dilakukan untuk mengidentifikasi fenomena pada studi kasus yang dilakukan pada Hotel Grand Sunshine Resort & Convention. Pemilihan hotel ini didasarkan pada kondisi hotel yang berada di daerah Jawa Barat dan memiliki misi untuk dapat mewujudkan “sentuhan Indonesia” pada fasilitas pelayanannya.