Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan English Speaking Confidence melalui English Club bagi Pelajar di SMP Negeri 5 Satu Atap Likupang Barat Jeane Tuilan; Herminus Efrando Pabur; Ignatius J. C. Tuerah; Fridolin J. P. Kukus; Dimas Pujianto; Christin Natalia Pajow
PEKAT: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Oktober
Publisher : Puslitbang Sinergis Asa Professional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37148/pekat.v5i2.244

Abstract

Kepercayaan diri berbicara (speaking confidence) dalam bahasa Inggris merupakan tantangan bagi pelajar EFL di Indonesia, termasuk di SMPN 5 Satu Atap Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara. Observasi awal menunjukkan tingginya kecemasan berbahasa (language anxiety), rendahnya tingkat kepercayaan diri, serta minimnya wadah latihan berbicara terstruktur di luar jam pelajaran formal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengatasi permasalahan tersebut melalui pembentukan dan pengelolaan English Club berbasis pendekatan low-anxiety environment. Program dilaksanakan melalui empat tahapan: sosialisasi dan perekrutan siswa, pendampingan guru pembina, pelaksanaan aktivitas English Club (Juli–Agustus 2026) dengan aktivitas role-play, conversational speaking, mini-debate, dan opinion sharing, serta evaluasi menggunakan instrumen adaptasi Foreign Language Classroom Anxiety Scale (FLCAS) dan rubrik penilaian speaking performance. Sebanyak 21 siswa kelas VII–IX berpartisipasi aktif. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan skor speaking performance rata-rata dari 30,8 menjadi 66,6 (dalam skala 0-100), dengan peningkatan tertinggi pada aspek confidence dan fluency. Hasil evaluasi juga menunjukkan bahwa aktivitas English Club berkontribusi dalam menurunkan tingkat kecemasan berbahasa siswa. Hasil dari kegiatan pengabdian ini mengindikasikan bahwa aktivitas English Club menunjukkan hasil positif dalam menurunkan kecemasan berbahasa Inggris sekaligus berkontribusi dalam membantu siswa untuk mengembangkan keterampilan berbicara dalam Bahasa Inggris.
Penguatan Kapasitas Guru dalam Literasi Lintas Mata Pelajaran melalui Pelatihan dan Pendampingan Teknik Reading Comprehension Ignatius J. C. Tuerah; Herminus Efrando Pabur; Jeane Tuilan; Ismail Ismail; Fridolin J. P. Kukus
Jurnal Garuda Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2026)
Publisher : Ali Institute of Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/gabdimas.v4i2.1884

Abstract

Rendahnya capaian literasi Provinsi Sulawesi Utara pada Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun Ajaran 2025/2026 menunjukkan bahwa persoalan literasi bersifat lintas mata pelajaran dan bukan semata-mata tanggung jawab guru bahasa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk membekali seluruh guru SMPN 5 Satu Atap Likupang Barat dengan teknik pengajaran reading comprehension yang dapat diadaptasi lintas mata pelajaran, guna mendukung penguatan literasi siswa secara menyeluruh. Kegiatan PkM ini dilaksanakan melalui tahap sosialisasi, pelatihan intensif, pendampingan berbasis observasi kelas, serta evaluasi, dengan melibatkan seluruh 18 guru lintas mata pelajaran. Data dikumpulkan melalui tes pengetahuan (pre-test dan post-test), catatan observasi kelas, dan catatan reflektif guru. Hasil tes menunjukkan peningkatan pengetahuan dengan peningkatan nilai rata-rata dari 37,78 (pre-test) menjadi 83,06 (post-test). Perhitungan N-Gain juga menunjukkan rata-rata gain sebesar 0,73 dengan kategori Tinggi. Peningkatan terbesar terjadi pada aspek penerapan reading comprehension pada mata pelajaran non-bahasa dan model pengajaran tiga tahap. Hasil observasi dan catatan reflektif guru menunjukkan perubahan praktik mengajar dan suasana belajar yang lebih interaktif, meski sebagian guru mata pelajaran yang berorientasi praktik masih menghadapi kendala adaptasi. Kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan guru dalam pendekatan literasi lintas kurikulum (cross-curricular literacy) dan implementasinya di dalam kegiatan pembelajaran.