Tasya Tasya
, Universitas Negeri Padang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penguatan Pemahaman Guru Sekolah Inklusif melalui Hilirisasi Instrumen E-Motion GEP: Analisis Tematik Pretest–Posttest dalam Deteksi Dini Gangguan Emosi dan Perilaku Murid Marlina Marlina; Endang sri Handayani; Randi Proska Sandra; Antoni Tsaputra; Syari Yuliana; Johandri Taufan; Ghina Mardhiyah; Tasya Tasya; Aufa Rizka Andini
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/a4srtr24

Abstract

Sekolah inklusif berperan penting dalam memberikan layanan pendidikan bagi seluruh peserta didik, termasuk murid yang berisiko mengalami gangguan emosi dan perilaku (GEP), tetapi guru sering kesulitan mengenali tanda-tandanya sejak awal karena selama ini mereka hanya mengandalkan pengamatan sehari-hari tanpa alat bantu yang jelas. Kegiatan pengabdian ini menghadirkan instrumen E-Motion GEP kepada guru-guru sekolah dasar inklusif binaan K3SD Kecamatan Sungai Geringging, Padang Pariaman, melalui sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan langsung. Untuk melihat apakah pemahaman guru benar-benar berubah, kami memberikan lima pertanyaan terbuka sebelum dan sesudah kegiatan, lalu membandingkan jawabannya satu per satu. Ada 20 pasang jawaban yang bisa dibandingkan langsung. Hasilnya menunjukkan perubahan yang signifikan, perubahan paling terlihat ada pada kemampuan guru membedakan antara identifikasi dan asesmen GEP, serta pemahaman yang lebih luas tentang pentingnya pendidikan inklusif. Akan tetapi, tidak semua bagian berubah secara merata, pemahaman tentang kriteria teknis GEP dan dampaknya terhadap perkembangan murid masih beragam antarguru. Secara umum, kegiatan hilirisasi E-Motion GEP ini berhasil membuka wawasan guru tentang deteksi dini GEP di sekolah inklusif.