Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

REDESAIN VISUAL IDENTITY BUNDAR KITCHEN SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN BRAND AWARENESS PADA AUDIENS USIA 18-30 TAHUN DI KOTA MALANG Sebastian Saksono; Bintang Pramudya Putra Prasetya; Amar Ma'ruf Stya Bakti
Sainsbertek Jurnal Ilmiah Sains & Teknologi Vol. 7 No. 1 (2026): September - Sainsbertek Jurnal Ilmiah Sains & Teknologi
Publisher : Ma Chung Press, Universitas Ma Chung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33479/sb.v7i1.441

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah berperan besar dalam perekonomian Indonesia, dengan sektor kuliner sebagai salah satu yang paling dominan. Tingginya persaingan membuat banyak usaha sulit menonjol, terutama tanpa visual identity yang kuat. Dalam kondisi ini, visual identity yang konsisten menjadi kunci untuk membangun citra merek. Penelitian ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan brand awareness UMKM Bundar Kitchen hingga tahap implementasi. Perancangan menggunakan metode Alina Wheeler, meliputi 5 tahap, yaitu conducting research, clarifying strategy, designing identity, creating touchpoints, dan managing assets. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi literatur. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode SWOT untuk mengidentifikasi kondisi brand sebagai dasar pengembangan konsep visual. Hasil perancangan berupa visual identity mencakup logo, warna, tipografi, serta elemen grafis yang merepresentasikan karakter brand. Selain itu, disusun juga Graphic Standard Manual sebagai panduan penggunaan visual identity. Hasil pengujian melalui angket menunjukkan bahwa redesain visual identity Bundar Kitchen memberikan dampak positif terhadap persepsi audiens, dengan penilaian yang meningkat dibandingkan sebelum dilakukan redesain. Penerapan visual identity yang terarah menunjukkan peningkatan kejelasan karakter merek serta potensi dalam memperkuat brand awareness. Integrasi strategi dan desain visual yang tepat menghasilkan komunikasi yang lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan audiens di era digital.