Alya Oktavia Ramadhani
Universitas Negeri Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Kewirausahaan Pendidikan melalui Program Rumah ASA untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Anak di Desa Bocek Raditya Yusuf Ardiansyah; Alya Oktavia Ramadhani; Bayu Bahari; Dandy Akhmad Yusuf; Dwiki Revalian Satriani; Dwi Melva Nanda Agustin; Lailiah Lailiah; Muhammad Tegas Agustian; Nadin Sofia Syawal Maghfiroh; Nickita Dea Ananta; Tita Aulia Mardhatillah; Hasan Argadinata
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/2615-3122.006149

Abstract

Pendidikan nonformal memiliki peran penting sebagai pelengkap pembelajaran formal, namun anak-anak di Dusun Supiturang, Desa Bocek, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang masih memiliki keterbatasan akses terhadap ruang belajar yang mendukung penguatan literasi, kreativitas, dan pengalaman belajar yang menyenangkan di luar jam sekolah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengimplementasikan kewirausahaan pendidikan (edupreneurship) melalui Program Rumah ASA sebagai ruang belajar nonformal bagi anak jenjang PAUD hingga SMP. Program dilaksanakan di TPQ Al-Hikmah selama 16 hari (28 Juni–12 Juli 2026) dengan sekitar 60 peserta yang dibagi ke dalam tiga kelompok belajar sesuai jenjang pendidikan. Metode yang digunakan meliputi tahap observasi, perencanaan (penyusunan kurikulum, RPP, dan media pembelajaran), implementasi bimbingan belajar oleh 11 mahasiswa tutor dengan pendekatan drill, learning by doing, dan active learning, serta evaluasi berkelanjutan melalui presensi, pretest-posttest, dan observasi perkembangan peserta. Sebagai bentuk keberlanjutan, pengelolaan program diserahkan kepada guru bimbingan belajar lokal. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan motivasi, kreativitas, dan keaktifan anak, ditandai dengan meningkatnya antusiasme dan kehadiran peserta, kepercayaan diri, keberanian bertanya, serta hasil belajar dibandingkan kondisi awal. Dukungan masyarakat, orang tua, dan TPQ Al-Hikmah turut memperkuat keberhasilan program, meskipun terdapat hambatan berupa perbedaan kemampuan akademik peserta dan keterbatasan ruang belajar yang diatasi melalui pengelompokan dan pengaturan kegiatan. Dapat disimpulkan bahwa Program Rumah ASA berhasil menjadi model implementasi kewirausahaan pendidikan yang meningkatkan kualitas pembelajaran anak sekaligus membangun keberlanjutan layanan pendidikan nonformal di Desa Bocek melalui pemberdayaan tutor lokal.