Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelaksanaan Posyandu: Partisipasi Masyarakat dan peranan Mahasiswa KKN di Desa Karangasem Utara Fadila Devi Naluri; Sekar Prasetyoningrum; Miftah Aulia Rahmawati; Vita Veronicka; Rosida Nur Syamsiyati
Jurnal Imiah Pengabdian Pada Masyarakat (JIPM) Vol 4 No 1 (2026): Juli - September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Posyandu (Integrated Health Post) is a Community-Based Health Effort (UKBM) that plays a strategic role in providing basic health services for toddlers, pregnant women, and the elderly through promotive and preventive functions. This study aims to analyze the implementation of the Posyandu program, the level of community participation, and the contributions made by UIN Raden Mas Said Surakarta Community Service (KKN) students in Karangasem Utara Village, Cawas District, Klaten Regency. The study employed a descriptive method utilizing a participatory observation approach and a literature review. The results indicate that Posyandu activities are conducted regularly every month through the collaboration of health volunteers, village midwives, and Community Health Center (Puskesmas) staff activities include anthropometric measurements (weight, height, head circumference, and mid-upper arm circumference), health check-ups for pregnant women and the elderly, vitamin administration, and health education. Community participation is high, evidenced by the active awareness among mothers of toddlers regarding weighing results and the consistent attendance of pregnant women and the elderly. KKN students contributed through four key roles: providing technical support for measurements and recording in Maternal and Child Health (KIA) books; conducting educational outreach on nutrition and stunting and acting as motivators to encourage community participation. This synergy among the various stakeholders strengthens Posyandu's position as the frontline of community-based health services at the village level.
Mengamati, Bertanya, dan Menemukan: Praktik Pembelajaran Eksploratif Anak Usia Dini di Satuan Pendidikan Kerjasama Mila Faila Shofa; Nur Cholimah; Rosida Nur Syamsiyati
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 8 No 2 (2026): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi November)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v8i2.13022

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan praktik pembelajaran eksploratif pada anak usia dini di sebuah Satuan Pendidikan Kerja Sama (SPK), dengan fokus pada fasilitasi kesempatan bagi anak untuk mengamati, bertanya, mencoba, menemukan, dan menghubungkan pengalaman belajar di kelas dengan kehidupan nyata. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan dilaksanakan pada Agustus–September 2026. Data diperoleh melalui observasi terhadap kegiatan pembelajaran dan lingkungan sekolah, wawancara dengan kepala sekolah, guru, dan orang tua yang dipilih secara purposif berdasarkan keterlibatan dan pengalaman mereka dalam pelaksanaan pembelajaran eksploratif, serta telaah dokumen yang mencakup perencanaan pembelajaran, asesmen, portofolio, Learning Journey, dan program sekolah. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kredibilitas data dijaga melalui triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan empat pola utama. Pertama, lingkungan dan pengalaman nyata dimanfaatkan sebagai pemantik observasi dan rasa ingin tahu anak. Kedua, guru membangun ruang bagi anak untuk bertanya, mencoba, berdiskusi, dan menyampaikan gagasan melalui pembelajaran yang berpusat pada anak. Ketiga, eksplorasi diperluas melalui kegiatan bermain, proyek, literasi, STEM, coding, kegiatan kokurikuler, serta Learning Journey yang menghubungkan konsep pembelajaran dengan konteks kehidupan nyata. Keempat, asesmen autentik berbasis observasi, catatan anekdot, hasil karya, dan portofolio dimanfaatkan secara formatif untuk menyesuaikan pengalaman belajar dengan kebutuhan anak. Temuan ini menegaskan bahwa pembelajaran eksploratif pada pendidikan anak usia dini bukan merupakan aktivitas tunggal, melainkan suatu ekologi pedagogis yang menghubungkan lingkungan belajar, fasilitasi guru, agensi anak, pengalaman autentik, dan asesmen responsif. 
PENDAMPINGAN PENGELOLAAN BANK SAMPAH TERPADU BERBASIS KOMUNITAS DI LINGKUNGAN UIN RADEN MAS SAID SURAKARTA Rosida Nur Syamsiyati; Ainun Yudhistira
Al Basirah Vol. 4 No. 2 (2024): Al Basirah
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jab.v4i2.238

Abstract

Latar belakang dilakukannya kegiatan ini adanya permasalahan sampah yang menjadi masalah bagi masyarakat khususnya di sekitar lingkungan UIN Raden Mas Said Surakarta, sehingga kemudian ada beberapa bank sampah yang berdiri untuk mengelolanya. Namun demikian, pelaksanaan pengelolaan di bank sampah ini kurang efektif karena informasi yang masih terbatas dan belum adanya panduan yang bisa digunakan oleh anggota komunitas bank sampah. Kegiatan pendampingan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan, pemahaman, dan pelatihan sampah serta menyediakan/membuat buku pedoman dan videografi tentang pengleolan sampah yang nantinya digunakan komunitas bank sampah di sekitar UIN Raden Mas Said Surakarta. Kegiatan pengabdian berbasis komunitas ini menggunakan pendekatan metode PAR (Participatory Action Research). Peserta pengabdian ini adalah perwakilan dari 14 komunitas bank sampah, perwakilan mahasiswa, cleaning service, dan pedagang kakai lima di sekitar kampus UIN Raden Mas Said Surakarta. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan pengetahuan tentang pengelolaan sampah dengan bantuan buku panduan serta videografi yang telah disusun dan kemudian akan digunakan untuk sosialisasi lebih luas di komunitas masing-masing. Selain itu, setelah adanya kegiatan pendampingan, terbentuk 2 komunitas bank sampah baru.