Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kontribusi Media Sosial Terhadap Nilai Pelanggan Usaha Agribisnis: Studi Kasus Cyclevalue Di Kota Makassar Suardi Bakri; Noor Aeni Zunia Syafitri; Majdah M. Zain; Helda Ibrahim; Awaluddin Yunus
Jurnal Sains Agribisnis Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jsa.v6i1.2538

Abstract

Media sosial menjadi salah satu instrumen penting dalam pemasaran digital, termasuk pada sektor agribisnis. Namun, sebagian besar pelaku usaha masih berfokus pada peningkatan jumlah pengikut dan jangkauan konten tanpa mengevaluasi kontribusinya terhadap pembentukan nilai pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi media sosial terhadap pembangunan nilai pelanggan pada usaha Cyclevalue di Kota Makassar menggunakan EAC Framework (engagement, awareness, convertion). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan daya yang diperoleh melalui observasi digital pada akun instagram resmi Cyclevalue selama periode April-September 2025 menggunakan Instagram Insight, yang meliputi data engagement, pertumbuhan pengikut, klik tautan, dan konversi, serta didukung oleh wawancara singkat dengan tim pemasaran digital untuk verifikasi data. Hasil penelitian menunjukan bahwa engagement mencerminkan keterlibatan audiens yang tinggi sehingga berkontribusi terhadap pembentukan nilai psikologis pelanggan. Brand awareness mengalami peningkatan sebesar 96%, yang menunjukkan meningkatnya pengenalan merek dan berkontribusi terhadap pembentukan nilai fungsional pelanggan. Sementara itu, conversion rate sebesar 1,16% menunjukkan bahwa media sosial mampu mendorong sebagian audiens menuju tindakan nyata sehingga berkontribusi terhadap nilai moneter, meskipun efektivitas konversinya masih perlu ditingkatkan. Penelitian ini memberikan kontribusi ilmiah melalui integrasi EAC Framework dengan konsep customer value dalam konteks usaha agribisnis menggunakan metrik digital sebagai indikator objektif untuk mengevaluasi efektivitas media sosial. Secara praktis, hasil penelitian dapat menjadi dasar bagi pelaku usaha agribisnis dalam menyusun strategi pemasaran digital berbasis data melalui optimalisasi engagement, brand awareness, dan conversion guna meningkatkan nilai pelanggan secara berkelanjutan.