Reno Rinaldi
Universitas Hang Tuah Pekanbaru

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Media Edukasi Digital Sebagai Strategi Promosi Kesehatan Di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Rika Helty; Oktavia Dewi; Yessi Harnani; Emy Leonita; Reno Rinaldi; Dewi Hayati Prabu
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.1375

Abstract

Media edukasi digital menjadi salah satu strategi promosi kesehatan yang memanfaatkan teknologi informasi untuk menyampaikan informasi kesehatan secara cepat, luas, dan mudah diakses masyarakat. RSUD Arifin Achmad Pekanbaru telah memanfaatkan berbagai platform digital sebagai media promosi kesehatan, namun pengelolaannya masih menghadapi beberapa kendala. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis media edukasi digital sebagai strategi promosi kesehatan di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus. Informan penelitian terdiri dari 1 informan kunci, 3 informan pendukung, dan 4 informan utama. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi dan telusur dokumen, kemudian dianalisis menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan media edukasi digital secara umum telah berjalan dengan baik. Dukungan manajemen, sarana prasarana, konten edukasi, perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, evaluasi, serta strategi promosi kesehatan yang meliputi advokasi, bina suasana, pemberdayaan, dan kemitraan telah terlaksana dengan cukup baik. Media edukasi digital dinilai efektif dalam meningkatkan akses informasi kesehatan, memperluas jangkauan promosi kesehatan, dan memperkuat komunikasi antara rumah sakit dan masyarakat. Namun, masih ditemukan kendala berupa keterbatasan kompetensi sumber daya manusia, belum adanya jadwal publikasi yang terdokumentasi secara formal, serta sistem evaluasi yang belum optimal. Disarankan agar rumah sakit meningkatkan kompetensi pengelola media digital melalui pelatihan berkala, menyusun kalender publikasi konten, serta mengembangkan sistem evaluasi yang terstruktur untuk meningkatkan efektivitas promosi kesehatan digital.