Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Konten Promosi Kesehatan Melalui Media Sosial Sebagai Upaya Peningkatan Engagement Masyarakat di RSUD Arifin Achmad Rika Helty; Lita Lita; Dewi Hayati Prabu
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/a78ttn95

Abstract

RSUD Arifin Achmad memiliki akun Facebook, Instagram, Tiktok dan website dengan jumlah pengikut per oktober 2025 pada facebook 7500 orang, intagram 6022 orang, tiktok 2582 orang yang mana jumlah postingan sudah banyak namun engagement audiens belum maksimal di akun media sosial tersebut. Penelitian bertujuan mengidentifikasi karakteristik konten promosi kesehatan, mengukur tingkat engagement publik, menganalisis faktor penentu keberhasilan interaksi digital, serta merumuskan strategi pengembangan konten yang relevan. Desain kegiatan menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus dan kerangka Problem Solving Cycle. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap staf Humas/PKRS dan kontributor medis, observasi aktivitas digital pada platform Instagram, Facebook, dan TikTok, serta analisis dokumen internal seperti SOP, laporan media sosial, dan kalender konten. Validitas data diperkuat melalui triangulasi, member checking, dan audit trail. Hasil menunjukkan bahwa engagement publik masih fluktuatif akibat keterbatasan SDM pengelola, belum adanya SOP baku, kualitas visual yang tidak konsisten, minimnya segmentasi audiens, kurang optimalnya pemanfaatan format konten viral, serta evaluasi kinerja digital yang belum sistematis. Kesimpulan penelitian menegaskan perlunya penguatan kapasitas SDM, standarisasi alur kerja, peningkatan kualitas konten visual, penggunaan strategi komunikasi berbasis teori, serta analitik digital untuk optimalisasi kinerja engagement. Temuan ini dapat menjadi dasar pengembangan strategi branding digital rumah sakit yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Analisis Media Edukasi Digital Sebagai Strategi Promosi Kesehatan Di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Rika Helty; Oktavia Dewi; Yessi Harnani; Emy Leonita; Reno Rinaldi; Dewi Hayati Prabu
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.1375

Abstract

Media edukasi digital menjadi salah satu strategi promosi kesehatan yang memanfaatkan teknologi informasi untuk menyampaikan informasi kesehatan secara cepat, luas, dan mudah diakses masyarakat. RSUD Arifin Achmad Pekanbaru telah memanfaatkan berbagai platform digital sebagai media promosi kesehatan, namun pengelolaannya masih menghadapi beberapa kendala. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis media edukasi digital sebagai strategi promosi kesehatan di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus. Informan penelitian terdiri dari 1 informan kunci, 3 informan pendukung, dan 4 informan utama. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi dan telusur dokumen, kemudian dianalisis menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan media edukasi digital secara umum telah berjalan dengan baik. Dukungan manajemen, sarana prasarana, konten edukasi, perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, evaluasi, serta strategi promosi kesehatan yang meliputi advokasi, bina suasana, pemberdayaan, dan kemitraan telah terlaksana dengan cukup baik. Media edukasi digital dinilai efektif dalam meningkatkan akses informasi kesehatan, memperluas jangkauan promosi kesehatan, dan memperkuat komunikasi antara rumah sakit dan masyarakat. Namun, masih ditemukan kendala berupa keterbatasan kompetensi sumber daya manusia, belum adanya jadwal publikasi yang terdokumentasi secara formal, serta sistem evaluasi yang belum optimal. Disarankan agar rumah sakit meningkatkan kompetensi pengelola media digital melalui pelatihan berkala, menyusun kalender publikasi konten, serta mengembangkan sistem evaluasi yang terstruktur untuk meningkatkan efektivitas promosi kesehatan digital.